Arrival-Pier-1-1500x1000 20181108_JoaliDay75092-1-1500x1010 20181107_JoaliDay64710-1-1500x1000 joali maldives
Kamar mandi vila yang cukup lapang dengan amenitas lengkap.

Jika biasanya penginapan di Maladewa hanya fokus pada program ramah lingkungan, kali ini, sebuah resor mewah resmi meluncurkan konsep terbaru yang mendedikasikan propertinya bagi penikmat seni. Dibuka pada Desember 2018 silam, Joali Maldives yang bersemayam di pulau Muravandhoo ini menaungi 73 vila privat, water villa, dan residence. Karena lokasinya yang cukup terpencil, untuk mencapainya, pengunjung harus menaiki pesawat amfibi dari Bandara Internasional Malé selama 45 menit.

Layaknya hotel seni, Joali Maldives mengoleksi rangkaian karya seni milik 13 seniman internasional yang menggambarkan keindahan alam Maladewa. Beberapa di antaranya adalah Glithero yang berbasis di London, Misha Kahn asal New York, dan Porky Hefer, seorang arsitek Afrika Selatan yang terkenal dengan kursi pantai ‘Heron’. Seluruh karya dikurasi langsung oleh No LaB, Ala Onur, dan Zeynep Ercan. Alih-alih meletakkan karya seni tersebut di seluruh kamar, pihak hotel justru memamerkannya di studio seni dan galeri khusus resor, serta di sekitar penginapan.

Baca juga: 4 Resor Baru MaladewaKamar Bawah Laut Resmi Beroperasi di Maladewa

Cüneyt Bükülmez yang tergabung dalam firma ternama asal Istanbul, Atölye4n bertanggung jawab atas desain resor. Salah satu yang menarik adalah atap jerami melengkung, meniru pergerakan ombak Samudra Hindia yang ada di dermaga resor. Sedangkan untuk kamar didominasi warna rose gold dengan nuansa kayu dan marmer.

Untuk urusan perut, Joali Maldives memiliki enam gerai F&B, mulai dari Saoke yang menawarkan hidangan Nikkei, hingga Bellinis dengan menu khas Italia. Fasilitas lainnya mencakup spa, kolam renang privat, dan aneka olahraga air seperti snorkeling hingga wakeboarding. Resor ini juga rutin menggelar workshop dan acara seni. Kamar dibanderol mulai dari Rp18.000.000 per malam.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Joali Maldives.