Armada Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta. Tahun ini, Garuda berada di peringkat 31 dalam World Airline Rankings. (Foto: Julianto Saputra)

Tak cuma terlilit problem keuangan, Garuda Indonesia juga memperlihatkan performa yang terus menurun. Merujuk World Airline Rankings, peringkat maskapai pelat merah ini kembali merosot. Tahun ini, Garuda teronggok di posisi 31, drop drastis 16 tingkat dari 2021.

World Airline Rankings 2022 disusun oleh lembaga konsultan Skytrax berdasarkan survei kepuasan pelanggan dari September 2021-August 2022. Total ada 350 maskapai yang tercantum dalam survei ini.

Merujuk catatan World Airline Rankings, Garuda sempat menempati ranking 11 pada 2012. Pencapaian tertingginya diraih pada 2014, yakni ranking tujuh dunia.

Namun, dalam empat tahun terakhir, posisinya terus merosot. Pada 2019, Garuda menduduki posisi 12. Pada 2021 (versi 2020 tidak diumumkan karena pandemi), maskapai ini turun ke peringkat 15. Dan tahun ini, posisinya kembali drop ke ranking 31.

Kabin ekonomi di pesawat A330 Garuda Indonesia. Dalam kategori Best Economy Class, Garuda berada di ranking 19. (Foto: Edwin Petrus)

Survei kepuasan pelanggan Skytrax juga jadikan landasan untuk menentukan peringkat dalam beberapa kategori, contohnya kabin terbaik dan awak terbaik. Di kategori-kategori turunan ini, hanya 20 maskapai terbaik yang diumumkan, dan Garuda tercantum hanya di lima kategori.

Untuk kategori Best First Class, Garuda berada di posisi 13. Sementara untuk Best Economy Class, yang sebelumnya merupakan andalan Garuda, rankingnya justru drop ke posisi 19.

Prestasi terbaik Garuda diraih di kategori yang ditopang servis para kru. Untuk kategori Best Airport Services misalnya, Garuda masuk peringkat empat dunia. Sementara untuk Best Cabin Crew, peringkat tiga.