Four Seasons mengumumkan langkah progresifnya dalam luxury hospitality. Bukan hotel, bukan resor, melainkan yatch: Four Seasons I.
Pada 20 Maret 2026, Four Seasons I resmi memulai pelayaran perdananya di Mediterania. Momentum ini terasa semakin signifikan karena bertepatan dengan perayaan 65 tahun Four Seasons.

Dengan panjang mencapai 207 meter, Four Seasons I hadir bukan sebagai kapal pesiar konvensional, melainkan sebagai “hunian terapung” yang mengedepankan ruang, privasi, dan personalisasi. Hanya terdapat 95 suite di seluruh kapal, masing-masing dirancang dengan pendekatan residential-style yang lapang, lengkap dengan area indoor-outdoor yang menyatu. Beberapa bahkan dilengkapi dengan teras luas dan plunge pool pribadi.
Tidak ada kabin tanpa jendela. Sebaliknya, jendela setinggi lantai hingga plafon, teras terbuka, serta ruang-ruang yang dipenuhi cahaya alami menciptakan koneksi yang konstan dengan lanskap sekeliling. Dengan rasio staf terhadap tamu yang mendekati satu banding satu, setiap perjalanan terasa personal, intuitif, dan tanpa kompromi.
Desainnya sendiri mengambil inspirasi halus dari era keemasan yachting, dengan referensi pada superyacht legendaris Christina O, namun diterjemahkan dalam pendekatan kontemporer yang elegan oleh sejumlah nama besar di industri desain.

Kuliner menjadi salah satu pilar utama pengalaman di Four Seasons I. Kapal ini menghadirkan 11 restoran dan lounge dengan konsep yang beragam, mulai dari hidangan laut Mediterania hingga pengalaman omakase yang intim.
Salah satu yang paling dinantikan adalah konsep Chef-in-Residence di restoran Sedna, yang menghadirkan rotasi chef berbintang Michelin dari berbagai properti Four Seasons di dunia.
Setiap kolaborasi menawarkan pengalaman bersantap yang imersif, dengan tasting menu yang dirancang khusus untuk mencerminkan karakter, musim, dan destinasi yang disinggahi.
Di luar restoran, pengalaman kuliner mengalir secara natural ke berbagai ruang sosial di kapal. Horizon Bar menawarkan suasana santai dengan pemandangan laut terbuka, sementara Bar O menghadirkan atmosfer yang lebih intim dengan fokus pada craft cocktails dan koleksi spirit premium.
Wellness di Four Seasons I tidak hadir sebagai fasilitas tambahan, melainkan sebagai bagian integral dari perjalanan. Berpusat di L’Oceana Spa, konsepnya terinspirasi dari lima elemen vitalitas serta kekuatan restoratif laut.

Fasilitasnya mencakup hammam, sauna, ruang uap aromatik, hingga terapi modern seperti cryotherapy dan infrared therapy. Namun yang membedakan adalah bagaimana pengalaman ini dirancang menyatu dengan ritme perjalanan, mulai dari yoga saat matahari terbit di dek kapal, sesi meditasi dengan latar suara ombak, hingga program kebugaran yang dipersonalisasi.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran preferensi luxury traveller masa kini, yang semakin mengutamakan keseimbangan, pemulihan, dan kualitas hidup dalam setiap perjalanan.
Salah satu fitur paling inovatif di Four Seasons I adalah transverse marina, yaitu platform unik yang terbuka di kedua sisi kapal, memungkinkan akses langsung ke laut. Saat kapal berlabuh di perairan yang tenang, area ini berubah menjadi ruang eksplorasi privat dengan berbagai aktivitas air, dari paddleboarding hingga berenang di laut lepas.
Pengalaman juga meluas ke daratan melalui itinerary yang sepenuhnya dikurasi. Tidak ada ekskursi standar, setiap perjalanan dirancang berdasarkan minat tamu, mulai dari eksplorasi pesisir tersembunyi hingga pengalaman budaya dan kuliner yang eksklusif.
Rute Pelayaran
Untuk pelayaran perdananya, Four Seasons I akan berlayar di Mediterania, mengombinasikan destinasi ikonik seperti Saint-Tropez dan Bodrum dengan pelabuhan yang lebih jarang disinggahi seperti Hydra dan Montenegro. Dalam tahun debutnya, yacht ini akan menghadirkan puluhan pelayaran yang mencakup lebih dari 130 destinasi di berbagai negara.
Ke depannya, rute perjalanan akan diperluas ke Karibia dan Bahama, sekaligus membuka visi jangka panjang Four Seasons untuk menghadirkan pengalaman serupa di berbagai belahan dunia. (chs)



