Yohanes Sandy
3 Oktober 2014
[dropcap type=”default”]L[/dropcap]ima aplikasi yang siap membunuh kamus saku.
1. Vocre Translate
vocre.com; gratis; iOS, Android
Bagaikan penerjemah di ruang konferensi PBB, Vocre mampu menghadirkan diskusi multibahasa. Begitu diaktifkan, aplikasi ini akan menampilkan dua layar. Sisi pertama untuk pengguna, sementara sisi kedua untuk berinteraksi dengan lawan bicara. Dari tiap kata yang diketik, layar kedua secara otomatis menampilkan hasil terjemahan ke bahasa yang dipilih. Dan bukan cuma interaksi teks, tapi juga suara. Tiap pembicaraan pada Vocre juga bisa disimpan agar kelak dapat digunakan saat pengguna berada di kawasan yang terisolasi dari jangkauan internet.
2. iTranslate
itranslateapp.com; gratis; iOS , Android, Windows Phone
Aplikasi ini tidak cuma menerjemahkan tulisan, tapi juga suara. Hasilnya bisa kembali diperdengarkan dalam dialek beragam, baik dalam format suara wanita maupun pria. Pelafalan kata-katanya bahkan bisa diperlambat agar lebih mudah dipahami. Aplikasi buatan Sonico Mobile ini menguasai lebih dari 80 bahasa, termasuk kemampuan membaca huruf kanji. Bonus lainnya adalah fitur kamus yang lumayan komprehensif.
3. Odyssey Translator
odysseytranslator.com; $4,99; iOS
Layaknya kamus lingua franca versi digital, Odyssey memiliki program penerjemah untuk frasa yang lazim dipakai saat berwisata di negeri orang, misalnya kalimat untuk reservasi kamar di Roma atau memesan bir di ajang Oktoberfest di Munich. Seluruh frasa dipecah dalam 210 kelompok berdasarkan kategorinya, misalnya makanan, transportasi, dan penginapan. Terjemahan lisan juga tersedia, tapi berbeda dari aplikasi lain, Odyssey memakai suara yang berkarakter warga pribumi pemilik bahasa. Mungkin ini sebabnya koleksi bahasanya relatif minim.
4. Jibbigo Translator
jibbigo.com; gratis; iOS , Android
Aplikasi penerjemah lazimnya beroperasi mengandalkan layanan data atau koneksi Wi-Fi, tapi kualitas jaringan dan disparitas tarif kadang menjadi masalah. Isu inilah yang hendak diatasi oleh Jibbigo, aplikasi besutan Mobile Technologies. Jibbigo sanggup beroperasi secara offline. Di dalamnya tersimpan lebih dari 40.000 koleksi kata dan fitur rekam suara. Aplikasi ini memang hanya menguasai 22 bahasa, tapi koleksinya cukup memadai bagi mayoritas pelancong, sebut saja bahasa Spanyol, Prancis, Jepang, Mandarin, Arab, dan Tagalog.
5. Pixter Scanner
pixter.quanticapps.com; $2,99; iOS
Saat tersesat di jalan yang hanya dilengkapi pelang-pelang berbahasa asing, aplikasi ini adalah solusinya. Cukup potret pelang memakai iPhone, lalu biarkan Pixter mengalihbahasakan aksaranya. Pixter dibekali otak cerdas yang sanggup mengenali 32 bahasa dan menerjemahkannya secara instan ke dalam 70 bahasa. Rahasianya terletak pada fitur optical character recognition yang sanggup membaca pola lakukan pada huruf atau karakter. Agar fitur ini bekerja maksimal, ada satu syarat yang mesti dipenuhi: foto yang diambil tidak boleh kabur atau berbayang.
Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Sep/Okt 2014 (“Seni Transliterasi”)

