Oleh Nina Hidayat

Sejak lima tahun silam, meski belum khatam pose sirsasana dan tubuh sering kaku akibat duduk kerja kelewat lama, saya memandang yoga sebagai terapi mental, dengan bonus lengan dan paha kencang!

Saya cukup rutin yoga, baik di rumah ataupun saat liburan. Kini, saat terkurung PSBB, hari ideal bagi saya juga dimulai di karpet yoga, sebelum bendera maraton rapat Zoom diangkat. Dan berhubung pandemi adalah musim diskon, saya memanfaatkan momen ini untuk menjajal berbagai kelas dari pengajar terkenal atau studio populer di Jakarta.  

Mood Wellness Studio & Kitchen
Kelas: Ashtanga Full Primary Led bersama Mimi
Durasi: 90 menit | Tarif: Rp82.500 | Reservasi: Doogether

Yoga tradisional ashtanga terdiri dari 41 rangkaian gerakan yang rampung dalam waktu sekitar 90 menit. Lantaran berintensitas tinggi, kelas ini lebih cocok bagi mereka yang telah hafal gerakan dasar yoga. Sementara bagi saya yang tergolong amatir, ashtanga adalah ujian terberat untuk stamina, kelenturan, dan kekuatan otot perut. Sebelum kelas dimulai, Mimi sang pengajar memastikan seluruh peserta terlihat utuh di layar. Di tengah sesi, dia rajin membetulkan pose peserta, terutama saya. Walau berat, kelas dari Mood Jakarta ini mematahkan keraguan saya tentang yoga via Zoom. Berkat guru yang atentif, saya bisa meningkatkan kemampuan, kendati hanya belajar lewat layar.

Fiska, salah seorang guru di Gudang Gudang Yoga yang mengasuh kelas virtual. (Foto: Gudang Gudang Yoga)

Gudang Gudang Yoga
Kelas: Vinyasa bersama Fiska
Durasi: 90 menit | Tarif: Rp50.000 | Reservasi: Doogether

Kelas vinyasa bersama Fiska merangkap latihan kardio yang cukup menantang, karena itu Anda disarankan tidur cukup sebelum ikut serta. Di awal sesi, Fiska menjelaskan gerakan yang menjadi gol latihan: bakasana (mirip posisi jongkok, tapi dengan kedua kaki diangkat dari lantai). Sepanjang sesi, dia tekun menyemangati peserta yang kadang kelelahan dengan latihan otot perut yang cukup intens. Kelas ini ideal bagi mereka yang sudah cukup familiar dengan gerakan yoga, walau dalam setiap gerakan sang pengajar memperlihatkan opsi yang lebih mudah bagi pemula.

Sana Studio
Kelas: Vinyasa bersama Pishi
Durasi: 60 menit | Tarif: Rp50.000 | Reservasi: 0813-2233-2821 (WhatsApp)

Sana Studio cocok bagi mereka yang baru mempelajari yoga. Para pelatihnya dikenal ramah dan rajin menyemangati, termasuk Pishi yang mengasuh kelas vinyasa setiap pekan. Dalam kelas yoga ini, peserta melakukan sinkronisasi napas dan gerakan. Orientasinya ialah keringat yang dihasilkan dan kalori yang dibakar, dengan variasi gerakan yang cukup “ngepop.” Kebetulan sesi saya dijadwalkan sehari sebelum puasa, karena itu fokusnya ialah gerakan-gerakan twist yang berkhasiat memperlancar pencernaan.

Kiri-Kanan: Interior studio yoga Jeda Wellnest. (Foto: Jeda Wellnest); Lisa Samadikun, guru yoga Jeda Wellnest yang mengasuh kelas yoga via Zoom. (Foto: Lisa Samadikun)

Jeda Wellnest
26+2 Hatha Flow & Breathing Sequences bersama Lisa
Durasi: 90 menit | Tarif: Rp100.000 | Reservasi: Doogether

Dalam hatha, peserta diajak menaikkan dan menurunkan suhu tubuh memakai teknik pernapasan. Dengan penuh semangat, Lisa tekun membantu peserta dalam mempraktikkan teknik yang menuntut pelatihan khusus ini. Sambil bernapas dengan teknik ujjayi (membuat suara ombak saat menghela udara), dia memberi instruksi yang sangat detail demi mencapai gerakan yang ideal. Harus diakui, kelas yoga kadang terasa intimidatif bagi pemula, tapi Lisa berhasil meredakan ketegangan. Sesi ini sangat menenangkan sekaligus memotivasi untuk saya pribadi.

Dee Yogalates
Yogalates bersama Diana Fikri
Durasi: 60 menit | Tarif: Gratis | Reservasi: @deeyogalates  

Lewat Instagram Live, guru yoga Diana Fikri mengajak peserta berolahraga sambil berdonasi untuk para petugas medis yang menangani COVID-19. (Donasi via rekening BCA 255 0043 231.) Kelas yogalates (gabungan yoga dan pilates) ini digelar setiap Minggu sore, hingga 23 Mei 2020. Sesi ini cocok untuk membakar kalori sekaligus membentuk bagian perut dan paha. Atmosfer kelas yang energik (kadang diiringi lagu pop) juga kondusif bagi peserta yang baru menekuni yoga. Pastikan koneksi internet stabil, karena sesi Instagram Live biasanya membutuhkan bandwidth lebih besar dari sesi Zoom.