
London, Inggris
“Kota yang menakjubkan. Tube (subway) selalu menghubungkan ke mana pun kita ingin pergi,” kata Oli. Tiap sudut London seolah menyimpan drama sejarah. Cara ideal untuk memulai wisata ke masa silam adalah mengunjungi Natural History Museum (nhm.ac.uk) dan Science Museum (sciencemuseum.org.uk). Untuk restoran favorit, Oli memilih Dabbous (dabbous.co.uk) atas dua pertimbangan: “salah satu restoran terbaik di kota, dan dikelola teman sekolah saya.”

Phuket, Thailand
Orang tuanya menetap di sini. Sudah lebih dari 15 tahun Oli bolak-balik ke Phuket. Bagi yang mencari ketenangan, dia menyarankan Laguna (lagunaphuket.com), area yang dihuni banyak resor premium. Tak jauh dari sini terdapat Tatonka (phuket.com/tatonka), restoran yang dipimpin koki Harold Schwarz. “Crab cakenya juara. Sang koki sering menghampiri meja-meja dan merekomendasikan makanan pada tamu.” Suasana yang lebih unik bisa ditemukan di gerai tetangga, Siam Supper Club (siamsupperclub.com), restoran yang dibalut atmosfer kelab-kelab jazz ala New York.

Hong Kong, RRC
Bagi yang ingin menyerap keindahan kota, Oli merekomendasikan Peninsula Hong Kong (peninsula.com), hotel bergaya Kolonial di kawasan Kowloon. “Kita akan disuguhi pemandangan ikonis Hong Kong,” terangnya. Selain menikmati dim sum dan berbelanja, aktivitas terbaik adalah menonton balap kuda di Happy Valley Race Course. “Sorakan penonton saat menyaksikan kuda-kuda melewati tikungan terakhir dengan latar pencakar langit menghadirkan suasana yang menakjubkan.”

Tokyo, Jepang
“Siapa pun harus merasakan arus hidup salah satu kota super ini,” jelas Oli. Setiap kali ke Tokyo, dia selalu menyempatkan diri menginap di kawasan Shinjuku. Tentu saja, Tokyo merupakan surga makanan, dan menurut Oli, salah satu sashimi paling enak tersaji di Tsukiji Market (tsukiji-market.or.jp). “Irisan salmonnya langsung meleleh di lidah. Siap-siap mengantre,” pesannya.

Los Angeles, Amerika
“Salah satu kota di mana secara instan saya merasa terkoneksi,” ujar Oli. “Setiap area di kota ini memiliki karakter yang khas, meskipun mereka terpisah hanya beberapa kilometer satu sama lain. Lihat saja Hollywood, Beverly Hills, atau Sherman Oaks.” Untuk menginap, area favoritnya Santa Monica yang dihuni kawasan pedestrian dan beragam toko. Sementara untuk mengisi perut, pilihannya jatuh pada Sushi Yuzu di Jalan Toluca Lake. “Epic! Sushi paling lezat dalam hidup saya,” kenangnya.

Singapura
“Rumah kedua saya selama sembilan tahun,” katanya. “Hanya ada dua hal yang berlaku di sini: belanja dan makan.” Tempat terbaik untuk menyelami masa silam Singapura adalah kawasan bersejarah Tiong Bahru. Salah satu tempat makan andalannya di Singapura adalah restoran Meksiko, El Patio (elpatio.com.sg). “Hampir tiap minggu selama sembilan tahun saya selalu pergi ke tempat ini bersama istri. Masakannya sangat autentik.”
Pertama kali dipublikasikan di majalah DestinAsian Indonesia edisi September/Oktober 2013 (Insider – “Berkah Profesi”)

