Myranda Fae
31 Agustus 2026
Pertanyaan tentang destinasi musim panas kini tak lagi sebatas “ke mana harus pergi”, tetapi mulai bergeser pada “apa yang akan disantap setibanya di sana”. Untuk kuliner Turki, tren tersebut menemukan bentuknya lewat hidangan yang familiar dan nostalgic, semacam nonna-stalgia, ketika resep rumahan dan cita rasa keluarga menjadi bagian dari perjalanan.
Temuan terbaru Mastercard menunjukkan bahwa perjalanan dan pariwisata menjadi pilihan rekreasi utama musim panas ini, dengan 79% responden memilihnya, disusul aktivitas yang berkaitan dengan makanan (70%) dan pengalaman di luar ruang (69%). Pergeseran ini turut menempatkan kuliner sebagai bagian yang semakin tak terpisahkan dari pengalaman menjelajah sebuah destinasi.
Dari pasar ikan di Istanbul hingga kedai-kedai tepi laut di Bodrum dan Antalya, serta dapur rumahan di Anatolia, kuliner Turki musim panas hadir dengan karakter yang ringan dan menyegarkan. Bahan-bahan segar, minyak zaitun, rempah aromatik, sayuran musiman, dan hasil laut menjadi fondasi sajian yang terasa begitu selaras dengan lanskap negeri ini. Dari pesisir Aegea dan Mediterania hingga kawasan pegunungan Laut Hitam,
6 Kuliner Turki yang Wajib Dicoba Saat Musim Panas

1. Ayran Aşı
Berasal dari lanskap bersejarah Anatolia Timur, Ayran Aşı adalah jawaban tradisional warga lokal terhadap teriknya musim panas. Sup dingin berbahan dasar yogurt segar, gandum utuh, dan kacang arab (chickpeas) ini dibumbui mint segar yang memberi efek menyejukkan seketika. Meski berakar dari perdesaan, kini hidangan ini kerap dijumpai di kedai-kedai di istanbul sebagai menu pembuka yang elegan.
2. Zeytinyağlılar
Kategori masakan bernama Zeytinyağlılar (hidangan yang dimasak dengan minyak zaitun dan disajikan dingin) merupakan salah satu yang patut dicoba. Mulia dari buncis muda (zeytinyağlı fasulye), zukini, hingga enginar (artichoke) yang melimpah di kawasan pesisir. Tak ketinggalan , tanaman herbal khas pesisir Aegean seperti şevketibostan (sejenis taaman thisthle liar) dan deniz börülcesi (samphire pesisir) dioalah untuk mempertahankan tekstur dan kesegaran alami.

3. Çoban Salatası & Menu Pendamping Segar
Meja makan musim panas tak lengkap tanpa hadirnya Çoban Salatası (Salad Gembala). Potongan dadu tomat, mentimun segar, paprika hijau, dan bawang merah dipercik minyak zaitun extra virgin serta perasan lemon murni. Kesegaran ini dipadukan bersama kısır (salad bulgur rempah), mücver (bakwan zukini dan adas), serta piyaz (salad kacang putih khas Antalya).
4. Esnaf Lokantaları: Rumah Masakan Nenek (Grandma-Core)
Jauh sebelum tren estetika “grandma-core” mewarnai media sosial, Turki telah memiliki Esnaf Lokantaları—warung makan tradisional yang awalnya hadir untuk para pekerja lokal. Di sini, suasana kekeluargaan begitu kental. Tamu dapat memilih hidangan langsung dari etalase kaca berbagai hidangan hangat yang dimasak hari itu, lengkap dengan roti segar yang disajikan tanpa batas. Ini adalah cara paling autentik untuk merasakan masakan rumahan dengan harga bersahabat.
5. Meyhane Tepi Laut
Saat matahari terbenam di horizon Bodrum atau Alaçatı, kehidupan berpindah ke meyhane, yaitu kedai santap tradisional tepi pantai. Santapan dimulai dari aneka meze dingin berbasis yogurt seperti haydari, dilanjutkan cumi olahan, udang mentega, hingga ikan segar yang dipanggang sederhana di atas bara api. Ini bukan sekadar makan malam, melainkan ritual kebersamaan yang menjadi bagian dari pengalaman bersantap itu sendiri.
6. Dondurma Maraş
Sebagai penutup santapan, es krim khas Kahramanmaraş menyajikan sensasi yang pas. Dibuat dari campuran susu kambing murni dan salep (tepung dari umbi anggrek liar), es krim ini memiliki tekstur sangat padat, kenyal, dan tidak mudah meleleh. Kekhasan teksturnya membuat es krim ini disajikan dalam bentuk irisan tebal dan dinikmati menggunakan pisau dan garpu.



