Yohanes Sandy
21 Februari 2014
[dropcap type=”default”]E[/dropcap]nam pameran dan bursa seni kontemporer yang layak dinanti tahun ini.
Kinetica Art Fair
9-12 Februari; London, Inggris
Kolaborasi seni dan sains telah berlangsung lama. Melalui Kinetica Art Fair, publik bisa menyaksikan bagaimana kedua kutub tersebut berkelindan guna memproduksi dialog multidimensi. Ajang ini memamerkan karya para artis yang menggeluti medium seni baru, teknologi kinetik, serta seni elektronik. Selain pameran, Kinetica menampilkan diskusi, presentasi, dan pementasan di gedung Ambika P3. Tahun lalu, wakil Indonesia, Edwin Rahardjo, menyumbangkan karya bertajuk “Light Rhythm,” instalasi robotik yang terinspirasi gerakan cumi-cumi. kinetica-artfair.com.
Biennale of Sydney
21 Maret-9 Juni; Sydney, Australia
Pada 1973, saat banyak negara masih bergulat dengan perang dan ideologi, Australia meluncurkan bienial pertama di Asia Pasifik. Episode ke-19 akan bergulir di Art Gallery of New South Wales, Museum of Contemporary Art Australia, serta dua lokasi baru, Carriageworks dan Pulau Cockatoo. biennaleofsydney.com.au.
Art Brussels
25-27 April; Brussels, Belgia
Ratusan galeri, ribuan artis, dan puluhan ribu pencinta seni. Art Brussels adalah salah satu wadah terbesar yang mempertemukan pembeli dan produsen karya seni kontemporer. Pergelaran yang digelar di Brussels Expo ini menampilkan pameran, pentas teater dan musik, serta diskusi. Juga tersedia Solo Show bagi perupa muda berbakat untuk menyuguhkan proyek-proyek spesifik dan meraih hadiah utama berupa uang puluhan ribu euro. artbrussels.com.
Art Basel
19-22 Juni; Basel, Swiss
Pameran ini dirintis pada 1970. Pada 2002, cabang Miami diluncurkan. Seiring tumbuhnya gairah seni di Asia, cabang Hong Kong dilansir pada 2013. Khusus Basel, pengunjung bisa mengunjungi galeri milik pencetus Art Basel: Trudi Bruckner, Balz Hilt, dan Ernst Beyeler. artbasel.com.
Frieze New York
9-12 Mei; New York, Amerika
Randall’s Island Park akan disulap menjadi wadah bagi 180 galeri ternama untuk memamerkan koleksinya dalam ajang Frieze New York, pameran yang fokus pada karya kontemporer dari seniman yang masih hidup. Ada tiga turunan acara di dalamnya. Pertama, Frieze Projects yang menampilkan karya seniman yang dibuat khusus untuk acara ini. Kedua, Frieze Talks, yakni diskusi dan debat panel. Ketiga, Frieze Sounds, karya audio yang diseleksi oleh kurator. Suguhan yang tak kalah menarik adalah pameran karya-karya terpilih dalam Sculpture Park. friezenewyork.com.
International Fair of Contemporary Art
23-26 Oktober; Paris, Prancis
Ajang ini lazimnya terbagi ke dalam tiga program: ekshibisi khusus seniman muda, ekshibisi khusus seni video, serta sesi yang paling ditunggu, penyerahan Marcel Duchamp Prize. Sejak digelar pada 1974, pameran ini mengambil tempat di titik-titik bersejarah, seperti Stasiun Bastille dan Grand Palais. Ada pula acara pendamping unik seperti Taxi Before Midnight, tur taksi dengan itinerary yang dirancang seniman. fiac.com.
Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Jan/Feb 2014 (“Kontemplasi Kontemporer”)


