Pandemi masih belum bisa dibilang resmi berakhir. Varian baru yang kerap muncul membuat pemerintah terus menerapkan beragam kebijakan baru untuk meminimalisir penyebaran. Namun, berbeda dengan di Indonesia yang terus memberikan kebijakan terbaru demi memutus rantai penyebaran, di beberapa negara di Eropa justru telah menghapus pembatasan sosial dan melonggarkan syarat tes COVID-19. Menurut mereka, pembatasan tersebut tidak menghentikan penyebaran lebih lanjut dari virus dan variannya. Mereka menyebutkan bahwa vaksinasi adalah satu-satunya jalan untuk melawan COVID-19.

Swedia
Swedia adalah salah satu negara pertama yang mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menerapkan aturan tes negatif COVID-19 untuk pelancong yang masuk. Pemerintah Swedia yakin jika situasi sudah cukup stabil karena hampir 73 persen warga telah melakukan vaksinasi penuh. Selain itu, pemerintah juga ingin mengklarifikasi ulang COVID-19 sebagai penyakit yang tidak berbahaya atau ancaman bagi kesehatan masyarakat mulai 1 April 2022. Para pelancong dari Wilayah Schengen akan dapat memasuki negara itu tidak lagi diharuskan untuk menunjukkan Sertifikat COVID Digital UE atau bukti vaksinasi, pemulihan, atau negatif lainnya..

Norwegia
Pihak berwenang Norwegia mengumumkan bahwa persyaratan karantina akan dihapus karena tindakan ini dianggap tidak lagi perlu untuk pengendalian infeksi. Bahkan, pelancong dapat memasuki Norwegia tanpa karantina meskipun mereka belum divaksinasi. Namun, mereka tetap perlu melengkapi formulir masuk sebelum tiba di Norwegia. Sebaliknya, orang yang telah pulih atau telah divaksin secara penuh tidak perlu mengikuti aturan tambahan saat bepergian ke Norwegia.

Kini pelancong bisa kembali datang ke Yunani tanpa perlu tes negatif COVID-19. (Foto: Artiom Vallat)

Yunani
Yunani hanya menghapus persyaratan tes COVID-19 bagi pelancong yang memiliki Sertifikat COVID Uni Eropa yang masih berlaku. Keputusan tersebut diumumkan oleh pemerintah Yunani dan berarti bahwa pelancong yang memegang salah satu sertifikat yang diakui di Yunani tidak lagi diharuskan menjalani tes pra-masuk.

Denmark
Sejalan dengan aturan baru yang dimiliki Denmark, para pelancong tidak lagi diwajibkan menggunakan masker atau menunjukkan sertifikat vaksin untuk memasuki restoran, bar, dan venue indoor lainnya. Selain itu, persyaratan karantina juga telah dihapuskan.

Turis tidak lagi diwajibkan pakai masker di Inggris. (Foto: Karina Anandya)

Inggris
Kini, pelancong yang telah divaksinasi dapat memasuki Inggris tanpa tes negatif COVID-19. Sebelumnya, Inggris telah menghapus sebagian besar pembatasan COVID-19 untuk pelancong yang divaksinasi penuh, termasuk pemakaian masker dan penerapan jarak sosial.

Pemandangan kota Paris dari atas Menara Eiffel. (Foto: Karina Anandya)

Prancis
Pemerintah Prancis menyatakan akan menghapus syarat negatif tes COVID-19 bagi para turis yang sudah divaksin. Namun, bagi turis yang tidak atau belum divaksinasi, mereka tetap masih wajib menunjukkan tes negatif COVID-19. Selain itu, Prancis juga termasuk deretan negara yang mulai melonggarkan penggunaan masker.

Ceko
Negara ini resmi menghapus kebijakan yang mewajibkan menunjukkan sertifikat vaksin saat memasuki restoran, bar, acara budaya, dan fasilitas lainnya.