Updates

Bye-bye Stiker Visa di Paspor, Sekarang Inggris Gunakan eVisa

Ucapkan selamat tinggal pada tempelan stiker visa Inggris di paspor kamu. Di tengah arus digitalisasi global, Inggris melangkah lebih jauh dengan mentransformasi sistem imigrasinya menjadi sepenuhnya digital.

Lewat kebijakan terbaru dari pemerintah Inggris, visa fisik, mulai dari stiker di paspor hingga kartu izin tinggal, secara bertahap akan digantikan oleh eVisa, sebuah identitas imigrasi digital yang tersimpan secara online.

Apa Itu eVisa ?

eVisa adalah rekam digital status imigrasi seseorang atau visa Inggris yang terhubung langsung dengan akun UK Visas and Immigration (UKVI).  Mengutip laman resmi Visa dan Imigrasi Inggris GOV.UK,  eVisa  memuat identitas pemegang visa, status imigrasi (misalnya jenis visa atau izin tinggal tetap).

Bagi traveler, perubahan ini penting karena akan memengaruhi cara mengajukan visa hingga proses sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Golden Egg Hunt is Back, Ini Waktunya Liburan Paskah di Padma Hotels

Seiring dengan kebijakan ini, dokumen fisik seperti biometric residence permit (BRP) telah lebih dulu dihapus dan digantikan oleh eVisa. Ke depan, sistem ini juga akan sepenuhnya menggantikan biometric residence card (BRC) serta visa vignette atau stiker di paspor.

Mulai 25 Februari 2026, sebagian besar pengajuan visa ke Inggris, termasuk visa kunjungan, akan langsung diterbitkan dalam bentuk eVisa. Setelah aplikasi disetujui, pemohon akan menerima informasi mengenai cara mengakses eVisa mereka melalui akun UKVI, serta pemberitahuan apakah masih mendapatkan stiker visa (dalam kondisi tertentu).

Karena tidak lagi bergantung pada dokumen fisik (visa stiker/vignette), traveler diwajibkan untuk memastikan akses ke eVisa sudah ada sebelum berangkat.

Cara Mendaftar eVisa Inggris

Untuk mengajukan visa, proses dilakukan secara online melalui laman resmi pemerintah Inggris di UKVI. Setelah mengisi aplikasi, tahap berikutnya adalah pengumpulan dokumen pendukung secara online.

Bus merah khas London. (Foto: Aron Van de Pol)

Mengutip laman sosial media Kedutaan Inggris di Indonesia, Namun meski sudah mengunggah dokumen secara online, Anda tetap harus mengunjungi VFS untuk melakukan biometrik dan foto. Hanya saja, kunjungan ini hanya diperlukan satu kali saja dan paspor akan dikembalikan di hari yang sama.

Status visa Inggris Anda (approve atau ditolak) akan tersimpan di akun UKVI, dan semua data akan terhubung langsung dengan paspor traveler. Dengan sistem online ini, maskapai dan petugas imigrasi akan memverifikasi visa secara digital. Langkah ini juga bertujuan meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko pemalsuan dokumen.

Baca Juga: 5 Hari 4 Malam di Disney Adventure, Pelayaran Penuh Keajaiban

ETA: “Boarding Pass Digital” ke Inggris

Selain eVisa, Inggris juga memperkenalkan Electronic Travel Authorisation (ETA), izin digital bagi traveler dari negara bebas visa.

 ETA menjadi syarat wajib sebelum naik pesawat, ferry, atau kereta menuju Inggris. Penting untuk dicatat bahwa ETA bukan visa, melainkan izin untuk bepergian. Tanpa ETA, traveler bisa ditolak naik sebelum berangkat

Izin bepergian ini berlaku untuk kunjungan singkat hingga 6 bulan. Dalam praktiknya, sistem ini mirip dengan ESTA di Amerika Serikat, sebuah lapisan keamanan sebelum perjalanan dimulai.