Aksi Peduli Komunitas Traveler Selama Pandemi

Inisiatif sosial traveler Indonesia menggalang donasi bagi tenaga medis dan pekerja informal.

Lewat kampanye #kartuposberbagi, Kenny Santana menggalang donasi bagi tenaga medis dan pekerja informal

Kartu Pos
Kenny Santana, travel blogger pendiri @KartuPosInsta, meluncurkan kampanye #kartuposberbagi dengan tujuan mengumpulkan donasi bagi para tenaga kesehatan dan pekerja informal yang terdampak COVID-19. Dana dikumpulkan via KitaBisa.com untuk kemudian dipakai membeli APD (alat pelindung diri), makanan, dan sembako. Sebagai apresiasi bagi para donatur, Kenny dan teman-temannya menyediakan beragam hadiah, antara lain paket menginap dua malam di Dialoog Banyuwangi Resort, empat tiket pemutaran perdana film garapan Ernest Prakasa, serta sesi sarsi bersama Kenny dan Kadek Arini. Tanggal untuk semua hadiah ini ditentukan setelah wabah berakhir. kartupos.co.id

Sekolah Musa
Sekolah Musa, lembaga pendidikan multimedia berbasis komunitas di Kupang, menanggap kampanye Ketong Bisa dengan tujuan menggalang donasi bagi para tenaga medis di Nusa Tenggara Timur. Dana ditransfer ke rekening Sekolah Musa, untuk kemudian dipakai untuk membuat APD (alat pelindung diri) yang terdiri dari pakaian hazmat dan pembungkus sepatu. sekolahmusa.org

InstaNusantara
Bermitra dengan Human Initiative, komunitas fotografer InstaNusantara mengajak publik menyisihkan rezeki untuk membantu para pedagang kaki lima—salah satu kelompok pekerja yang paling terdampak pandemi, terutama di periode PSBB. Dalam kampanye bertajuk Bantu Pedagang Kaki Lima ini, dana ditransfer ke rekening bank, untuk kemudian disalurkan langsung kepada para pedagang. @InstaNusantara 

IndoRunners
Melalui program LUAS (lari untuk amal sosial), IndoRunners menggali dukungan publik bagi para tenaga medis yang berjuang menangani korban pandemi. Pada perayaan Hari Kesehatan pada 7 April, komunitas pelari ini mengajak publik memberikan kata-kata penyemangat dengan hadiah Honor Band 5. Sementara pada peringatan Hari Kartini pada 21 April, IndoRunners menggelar program unik “donasi keringat,” di mana para pelari menyumbangkan aktivitas mereka lewat aplikasi Cause Virtual Run. Tiap aktivitas akan dikonversi menjadi donasi senilai Rp21.040. Selain itu, publik bisa menyumbang dana ke rekening Yayasan Mari Lari, dan tiap rupiah yang masuk akan digandakan oleh IndoRunners dengan batas top-up Rp10 juta. @IndoRunners

Comments