
[dropcap type=”default”]”Y[/dropcap]ordania bagaikan sebuah museum raksasa,” ujar Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Walid Al Hadid. “Mirip Roma, tapi jumlah situsnya lebih banyak.” Kepada Cristian Rahadiansyah, dia merekomendasikan delapan tempat wisata favorit di negaranya. Aqaba, kota pesisir yang menjadi gerbang utama di Yordania.
1. Aqaba
—Kota pesisir ini adalah gerbang utama Yordania untuk menjangkau laut lepas. Pelabuhan nasional bermarkas di sini, begitu pula resor-resor tepi laut. Di akhir pekan dan hari libur nasional, Aqaba ramai diserbu oleh warga dari kota-kota sekitar yang ingin membenamkan kaki di pasir pantai. Daya tarik lainnya adalah diving. Ada sekitar 21 titik penyelaman di perairannya, termasuk wreck site yang menampilkan tank M40 di kedalaman hanya enam meter, serta kapal kargo Lebanon di kedalaman 27 meter. >>

2. Wadi Rum
—Dijuluki “The Valley of the Moon,” gurun ini adalah lokasi terbaik bagi pencinta petualangan. Anda bisa mengarunginya dengan jip atau unta; juga melintasinya dengan microlight atau parasut. “Wadi Rum juga populer bagi penggemar panjat tebing,” kata Walid. Bukit-bukit batu di sini menjulang hingga ketinggian 1.700 meter. Wadi Rum juga sempat dijadikan lokasi syuting film, sebut saja Transformers dan Prometheus. >>

3. Desert Castles
—Di padang pasir di timur negeri tersebar kastel yang merekam keagungan arsitektur Islam sekaligus mengisahkan kehidupan di abad ke-7 saat Khalifah Umayyah berkuasa. Bangunan-bangunan di sini disebut kastel karena strukturnya yang megah. Fungsinya sebenarnya cukup beragam, misalnya sebagai pondok persinggahan kaum pedagang, paviliun, pos pengawasan, dan kedai. Di dalamnya tersimpan banyak mosaik, lukisan dinding, serta relief yang sebagian bertema Islam. >>

4. Jerash
—Kota historis ini menyimpan banyak legenda dan drama dalam sejarah peradaban. Alexander Agung pernah singgah untuk menanam fondasi kota. Jenderal Pompey lalu datang untuk menaklukkannya. Di bawah kekuasaan Roma, Jerash merekah dan melahirkan banyak struktur megah. “Tempat ini selalu mengingatkan orang akan Roma. Yang menarik, semua ini terletak di Timur Tengah,” ujar Walid. Proses restorasi yang dimulai 70 tahun silam berhasil memulihkan sebagian warisan berharga tersebut. >>

5. Madaba
—Kota yang penting bagi tiga agama samawi ini dijuluki “Kota Mosaik.” Ada banyak mosaik sepuh yang ditemukan di situs-situs bersejarahnya. Temuan yang paling bernilai adalah peta dari abad ke-6 yang menampilkan mosaik Jerusalem dan Holy Land. Tak jauh dari Madaba terdapat dua tempat lain yang juga termaktub dalam rute wisata spiritual. Pertama, Mukawir, tempat John the Baptist dipenggal atas titah Raja Herod Antipas. Kedua, Gunung Nebo, di mana makam Nabi Musa dipercaya berada. Kata Walid, dari gunung ini pula “Nabi Musa menyaksikan Tanah Yang Dijanjikan untuk pertama kalinya.” Walid juga menyarankan untuk pergi ke tenggara Madaba guna menikmati air panas Ma’in Hot Springs. Airnya yang berkhasiat bagi kesehatan sudah dimanfaatkan manusia sejak zaman kekuasaan Roma. >>

6. Ashabul Kahfi Cave
—“Gua ini diceritakan di dalam Alquran sebagai tempat persembunyian tujuh orang dan seekor anjing. Mereka mendapatkan ilham bahwa hanya ada satu Tuhan, tapi keyakinan itu ditentang oleh warga. Mereka lalu tertidur di gua dan dibangunkan sekitar 300 tahun kemudian,” tutur Walid. Kisah serupa juga hidup dalam tradisi Kristen dan diberi tajuk “The Seven Sleepers.” Lokasi gua yang dirujuk Alquran mengundang perdebatan yang berlarut hingga kini. Sebagian orang percaya, gua itu berlokasi di Ephesus, Turki. Sisanya, termasuk Walid, yakin gua tersebut berlokasi di dekat Amman, Yordania. >>

7. Jordan Valley
—Lembah raksasa ini diapit oleh Danau Tiberias dan Laut Mati, membentang di antara Yordania dan Israel. Laut Mati, tentu saja, menjadi daya tarik utamanya. Permukaan danau raksasa ini berada sekitar 400 meter di bawah permukaan laut, menjadikannya lokasi terendah di muka bumi. Yordania adalah destinasi wisata medis nomor satu di Timur Tengah, dan Laut Mati merupakan persinggahan favorit bagi para pasien yang hendak menikmati terapi memakai air kaya mineral. “Kunjungan ke Jordan Valley biasanya juga dikombinasikan dengan trip ke Bethany Beyond the Jordan untuk melihat lokasi Yesus dibaptis oleh John the Baptist. Ini salah satu tempat terpenting dalam sejarah Kristiani,” jelas Walid. >>

8. Petra
—“Kota bersejarah ini bisa dibilang merupakan ikon pariwisata Yordania,” ujar Walid. “Keajaiban Petra tidak bisa dijelaskan lewat kata-kata, Anda harus mengunjunginya untuk merasakannya.” Petra, anggota New Seven Wonders of the World, adalah kota yang dirintis lebih dari 2.000 tahun silam. Arsitekturnya begitu memukau. Banyak bangunan dipahat di batu cadas dengan fasad yang mengombinasikan tradisi Asia dengan gaya Yunani Kuno. Strukturnya yang paling tersohor adalah Al Khazneh, bangunan yang awalnya berfungsi sebagai mausoleum dan bungker, walau versi lain menyebutkan tempat ini sempat dijadikan gudang harta.
Dipublikasikan di majalah DestinAsian Indonesia edisi Januari/Februari 2015 (“Local’s Insight: Yordania”)

