Features

8 Restoran Baru di Jakarta

Oleh Falencia Naoenz

[dropcap type=”default”]P[/dropcap]eta kuliner di Jakarta tak pernah sepi. Tiap bulan, selalu ada restoran baru yang siap manjakan para tukang makan dengan menu-menunya yang impresif. Kami hadirkan delapan restoran baru di Jakarta. Kami pilih yang berlokasi di luar mal. Selamat menikmati!

Sajian dim sum di Tim Ho Wan.

Tim Ho Wan
Tim Ho Wan, gerai dim sum asal Hong Kong yang menyandang satu bintang Michelin, telah membuka cabangnya di Jakarta. Dapurnya dipimpin oleh Poon Kit yang pernah bekerja untuk Duck King dan Shangri-La Jakarta. Seperti cabang lain di Singapura atau Kuala Lumpur, menu-menu di Jakarta merujuk pada resep-resep orisinal koki Mak Kwai Pui dan Leung Fai Keung. Salah satu andalannya, big four heavenly kings, terdiri dari empat dim sum, yakni vermicelli roll, pan fried carrot cake, kue telur kukus, dan pork bun. Dim sum di Tim Ho Wan bukan yang termurah, tapi pastinya yang paling terjangkau untuk standar restoran berbintang Michelin. Setelah Pantai Indah Kapuk, cabang kedua akan dibuka akhir tahun ini di mal Grand Indonesia.

Rekomendasi makanan: pork bun, big four heavenly kings
Rekomendasi minuman: –

Ruko Crown Golf Blok D No.8-10, Pantai Indah Kapuk; Jakarta Utara; 021/2251-0206; timhowanid.com

Desain interior Bottega Ristorante dengan tanaman artifisial.

Bottega Ristorante
Sukses melahirkan Wilshire pada 2013, tak perlu waktu lama bagi para penggawa di baliknya untuk membidani restoran kedua. Bottega Ristorante hadir pada akhir 2014. Bersemayam di area Mega Kuningan, desain interiornya mirip dengan saudara tuanya: bergaya industrialis dan klasik. Desainnya dipercantik dengan penggunaan material marmer dan kaca. Guna menghadirkan kesan natural, sang pemilik menyematkan sejumlah tanaman artifisial. Merujuk pada namanya, menu Bottega fokus pada hidangan khas Italia dan Eropa. Steik, pasta, serta beragam hidangan berbahan daging mendominasi daftarnya. Untuk menemani makanan yang disajikan, Bottega juga memiliki pilihan wine yang cukup lengkap.

Rekomendasi makanan: steak with crispy chips dan risotto quina dengan labu.
Rekomendasi minuman: nutella martini

Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. E4 No. 6 (Menara Bank Danamon), Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan; 021/5799-2222; facebook.com/bottegaristorantejkt

GIA menyajikan hidangan Italia premium dengan bahan-bahan terbaik.

GIA
Nama Ismaya Group cukup dikenal di industri kuliner di Indonesia, terutama di Jakarta. Portofolionya sangat impresif dengan nama-nama restoran yang menjadi favorit warga ibu kota maupun turis. GIA adalah properti termuda mereka. Restoran yang memiliki nama lengkap GIA Italian Restaurant & Lounge ini desainnya digarap oleh firma desain asal Australia, Hecker Guthrie. Tampilannya mengingatkan pada restoran-restoran fine dining Prancis. GIA dibagi menjadi empat area utama, yaitu restoran, bar wiski, bar wine, dan ruangan VIP. Jangan terkecoh dengan penampilannya yang bernuansa Prancis. Sesuai dengan namanya, GIA fokus pada hidangan Italia. Dapurnya dikepalai oleh Tommaso Gonfiantini yang sebelumnya berkarier di New York dan Swiss.

Rekomendasi makanan: black angus carpacio, Caserecce
Rekomendasi minuman: negroni classico, sofia loren

Sampoerna Strategic Square, Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 45-46, Jakarta Pusat; 021/5795-3300; ismaya.com

Pohon zaitun di Por Que No.

Por Que No
Meski tak sebanyak penggemar pasta atau makanan Prancis, tapas tetap memiliki penggemar di Jakarta. Salah satu restoran baru yang wajib dicoba adalah Por Que No. Restoran dengan spesialisasi hidangan tapas khas Spanyol ini bercokol di kawasan Menteng. Desain restorannya cukup kreatif dengan permainan warna yang memikat. Salah satu yang menyita perhatian adalah hiasan dinding raksasa bertuliskan nama restoran yang terbuat dari ratusan batang pensil warna. Daya tarik lainnya adalah penyajian hidangannya yang unik. Misalnya, Arbol de Aceitunas Alinadas yang berarti pohon zaitun disajikan di ranting yang dibentuk menyerupai pohon.

Rekomendasi makanan: Arbol de Aceitunas Alinadas, Solomillo de Terner
Rekomendasi minuman: Agnes, Bring the Beet Back

Jl. H.O.S. Cokroaminoto No. 91, Menteng, Jakarta Pusat; 021/390-1950; porqueno.co.id

Interior The Prohibition yang terinspirasi era 1920-an.

The Prohibition
Pemilihan namanya terinspirasi pada keadaan di era 1920 dan 1930-an di mana perdagangan alkohol di Amerika Serikat dilarang sepenuhnya. Pemilihan desain restorannya pun mewakili era Great Gatsby tersebut dengan pemilihan warna-warna solid dan material kayu. Berbanding terbalik dengan inspirasi pemilihan namanya, The Prohibition justru memiliki opsi minuman beralkohol yang masif mulai dari wiski hingga gin dan vodka. Pilihan menunya pun cukup impresif  dan tercetak di dalam buku menu setebal 13 halaman. Untuk makanan, The Prohibition menyajikan hidangan khas Amerika dengan sentuhan penyajian ala Prancis. Bintang utamanya adalah steik dan seafood

Rekomendasi makanan: steik Rib Eye US Prime, Papilote of the Sea
Rekomendasi minuman: Prohibition Mint Julep, Whiskey Sour

Plaza Senayan Arcadia Lantai 2, Unit X215-217,  Jl. New Delhi No.9, Jakarta Selatan; 021/5790-1295; prohibition.asia

Kuliner Asia yang menjadi fokus menu di Ms Choo.

Ms. Choo Brasserie and Bar
Ms. Choo sejatinya bukan restoran baru. Dulu restoran ini dikenal dengan nama Publico sebelum akhirnya ganti identitas pada Mei 2015. Perubahan minor dilakukan di interiornya, namun menu makanan dan minumannya dirombak seluruhnya. Jika Publico fokus pada hidangan Barat, maka Ms. Choo fokus pada sajian Asia mulai dari Cina, Vietnam, hingga Thailand. Konsepnya pun diubah. Jika dulu Publico lebih menargetkan pada tamu eksekutif muda, Ms. Choo membidik pasar yang lebih masif—termasuk tamu keluarga.

Rekomendasi hidangan: daging babi bakar ala Mu Yang dengan saus Nam Jim Jaew, kepiting soka goreng kering dengan kuah kari
Rekomendasi minuman: cincau susu kedelai pandan, Pink Blossom

Jl. Senopati Raya No. 65, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan; 021/5296-4960; facebook.com/mschoobrasseriebar

Interior Ristorante da Valentino.

Ristorante da Valentino
Mengawali debutnya di Singapura, Ristorante da Valentino adalah salah satu restoran paling laris di negara tetangga tersebut. Banyak politisi dan pengusaha asal Indonesia yang menjadi pelanggan di restoran Italia itu. Diusung oleh Manoj Punjabi, salah satu raja sinetron Indonesia, cabang Jakarta dibuka pada Januari 2015 di Gedung MD Place di kawasan Setiabudi. Interiornya didominasi furnitur kayu. Dindingnya dibiarkan telanjang. Penambahan lampu-lampu kandil serta lukisan karya seniman Indonesia, LK Bing, menambah kesan elegan restoran tersebut. Menu makanannya tak perlu diragukan lagi. Seperti properti perdananya, da Valentino menyajikan hidangan Italia premium dengan bahan-bahan terbaik.

Rekomendasi makanan: Fettucine al Granchio, piza Bismark
Rekomendasi minuman: –

MD Place Tower 1, Lantai 11, Jl. Setiabudi Selatan No. 7, Jakarta Selatan; valentino-id.com

Monty’s
Restoran dengan fasad berwarna hitam ini adalah salah satu tempat makan terbaru di Senopati. Dibesut oleh Klabo Group yang juga mewadahi restoran Nip & Dram dan Ivy’s, Monty’s menawarkan beragam hidangan Barat dengan bahan-bahan premium, sebut saja caviar, daging sapi impor, daging ayam organik, serta masih banyak lagi. Salah satu menu yang menjadi andalannya adalah pipi sapi yang diolah selama enam jam sehingga menghasilkan daging yang sangat lembut. Untuk desain interiornya, Monty’s mengaplikasikan gaya modern elegan dengan sentuhan nuansa industrialis yang kental.

Rekomendasi makanan: Beef Cheek Stew, Champagne & Oyster Angel Hair
Rekomendasi minuman: –

Jl. Senopati Raya No. 84, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan; 021/7279-2323; montys.co.id