Saudi kini semakin mudah diakses bagi wisatawan Indonesia. Pemegang visa Inggris, Amerika, atau Schengen yang masih berlaku dapat mengajukan e-visa atau visa on arrival. Bahkan bagi jemaah Umrah, kini terbuka kesempatan untuk memperpanjang perjalanan dan menjelajahi lanskap alam di luar kota suci. Laut Merah menjadi salah satu alasan untuk singgah lebih lama.
Membentang sepanjang 1.800 kilometer, garis pantai Laut Merah di Arab Saudi menyimpan ragam pengalaman yang paut dijelajahi. Hanya satu setengah jam dari Jeddah, kawasan ini menawarkan perpaduan antara keindahan bawah laut, rekreasi tradisional dan modern, hingga petualangan di tepi pantai.
Lebih dari seribu pulau alami, ratusan lokasi menyelam, dan hamparan pasir putih yang masih perawan menjadi alasan mengapa Laut Merah mulai dilirik sebagai destinasi baru di kawasan ini.
Berikut enam pengalaman yang bisa Anda coba saat bertandang ke sini:
1. Menyelami Dunia Bawah Laut
Wilayah utara Laut Merah menjadi surga bagi penyelam dan snorkeler. Karang staghorn berkelok-kelok membentuk labirin alami, rumah bagi ikan-ikan tropis dan kehidupan laut yang beragam. Bagi pemula tersedia kursus perkenalan, sementara penyelam berpengalaman bisa mencoba spesialisasi lanjutan, dari fotografi bawah laut hingga konservasi hiu. Bahkan, penyelaman malam memberi sensasi tersendiri, ketika plankton bioluminescent berkilau dan makhluk nokturnal seperti gurita keluar dari persembunyian.

2. Golf dengan Latar Laut Merah
Sekitar satu jam ke utara Jeddah, King Abdullah Economic City (KAEC) hadir sebagai kota pesisir modern, dengan Royal Greens Golf & Country Club sebagai daya tarik utamanya. Lapangan golf 18-hole ini tak hanya dikenal karena kualitasnya, tetapi juga panorama laut yang membentang di kejauhan. Perpaduan fairway hijau rapi dan birunya Laut Merah menciptakan pengalaman golf yang tak biasa.
3. Menjajal Olahraga Air
Laut Merah menawarkan petualangan air untuk semua level pencari adrenalin. Dari e-foiling, paddleboarding di atas air, hingga kayak melintasi teluk berhiaskan mangrove. Di kawasan tengah, Pantai Yam menjadi pusat aktivitas, termasuk kite surfing dengan pelatihan privat maupun berkelompok.
4. Memancing di Perairan Jernih
Dari Dourat Al-Arous Marina di Jeddah, wisatawan dapat berlayar ke perairan tenang yang kaya akan ikan kakap, kerapu, hingga barakuda. Layanan private charter tersedia untuk mereka yang berpengalaman, sementara pemula tetap bisa merasakan sensasi memancing ditemani kru profesional. Setelahnya, kunjungan ke Al-Balad, yaitu kawasan bersejarah Jeddah yang terdaftar di UNESCO yang menjadi pelengkap perjalanan.

5. Menyusuri Al-Balad dan Cita Rasa Hijazi
Al-Balad menghadirkan suasana Arab klasik dengan lorong sempit, bangunan batu karang berusia ratusan tahun, serta pasar yang ramai. Selain menjelajah sejarah, kawasan ini juga menggoda lewat kuliner khas. Mulai dari sobia, minuman barley fermentasi yang menyegarkan, hingga mutabbaq, pancake gurih isi daging. Restoran seafood setempat menyajikan hasil laut segar, sementara toko-toko kerajinan menawarkan rempah, kurma, dan suvenir tradisional.

6. Berkuda di Tepi Pantai
Di pusat berkuda dekat pesisir, pelatih memperkenalkan wisatawan pada kuda Arab yang legendaris. Setelah sesi perkenalan, pengunjung diajak menungganginya di tepi pantai dengan latar laut biru dan cahaya senja. Usai berkuda, tersedia majlis tradisional untuk bersantai, menikmati santapan lokal, hingga bermain permainan papan khas Arab.








