Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Tempat Kongko Baru di Bali

Oleh Cristian Rahadiansyah dan Yohanes Sandy

Omnia Dayclub
Usai diakuisisi investor asal Abu Dhabi, Hakkasan Group giat berekspansi ke banyak negara. Di Indonesia, ia melansir sebuah day club di Bali dan, kelak, night club di Jakarta. Sejak dibuka April silam, Omnia Bali disambut pasar, terutama segmen domestik. Berkat penampilannya yang fotogenik, kelab khusus dewasa ini merekah jadi tempat untuk “melihat dan dilihat” (juga memotret dan dipotret). Desainnya dicirikan oleh sudut-sudut tajam dan formasi kubus. Yang terakhir ini dipresentasikan secara sempurna oleh bar beratapkan kubus kristal.

Koleksi minumannya cukup ekstensif. Dua koktailnya yang populer adalah smoky passion dan tamarillo diablo. Untuk makanan, tempat ini mengandalkan hidangan berbahan hasil laut dan daging wagyu. Inspirasinya dipetik dari kuliner khas Jepang di restoran Sake no Hana, bagian dari kompleks Omnia Bali. Jl. Belimbing Sari, Banjar Tambiyak, Uluwatu; 0361/8482-150; omniabali.com.

Kolam renang yang menatap pantai Canggu di La Brisa. (Foto: Johannes P. Christo)

La Brisa
Senada dengan saudara-saudara tuanya seperti La Plancha dan La Favela, La Brisa mengombinasikan desain tropis dan rustic, tapi dengan sentuhan nautikal yang lebih kental. Kompleks ini ditaburi beragam ornamen yang sepertinya dicomot dari rumah-rumah nelayan, contohnya sampan, jaring ikan, bubu, dan ayakan. Atmosfernya mengingatkan kita pada tempat mangkal pelaut dalam Pirates of the Caribbean.

La Brisa berlokasi di sentra selancar Echo Beach. Konsep hidangannya simpel dengan presentasi yang rendah hati. Opsinya antara lain ricotta hotcakes, pastrami benedict, dan maple pumpkin. La Brisa memang sepertinya lebih fokus sebagai tempat minum. Membuka buku menunya, daftar makanan hanya sepanjang dua lembar, sementara daftar minuman 10 lembar, termasuk halaman khusus berisi lima signature cocktail. Jl. Pantai Batu Mejan, Echo Beach, Canggu; 0811-3946-666; labrisabali.com.

Kolam dengan ujung berdesain kantilever di oneeighty. (Foto: Yohanes Sandy)

oneeighty
Kolam renang menjadi daya tarik utamanya. Bagian ujungnya menjorok melewati tebing dan dialasi kaca, hingga memberi sensasi melayang di atas laut Uluwatu. Di Indonesia, oneeighty merupakan cliff club pertama yang memiliki kolam kantilever berlantai transparan. Berkat suguhan itu pula, sarang kongko yang beroperasi sejak akhir 2017 ini laris dikunjungi turis, kecuali tentunya pengidap akrofobia.

Restoran ini berada di kompleks resor The edge. Dapurnya dikepalai oleh koki lokal dengan portofolio yang menjanjikan: Nyoman Suasa, mantan koki The Beverly Wilshire Los Angeles. Kreasinya cukup beragam, mulai dari ayam goreng ala Korea hingga lobster porsi jumbo. Kelak, tempat ini akan menghadirkan restoran fine dining yang melayani makan siang dan malam. Jl. Pura Goa Lempeh, Uluwatu; 0361/8470-700; oneeightybali.com.

Daybed dan sun lounger milik Artotel Beach Club di pantai yang menatap Gunung Agung. (Foto: Johannes P. Christo)

Artotel Beach Club
Di Sanur, sebuah destinasi yang didominasi turis manula, Artotel Beach Club (ABC) bagaikan sebuah mesin waktu yang menawarkan nostalgia. Kontras dari banyak gerai tetangganya, ABC tampil bugar dengan desain yang energik dan trendi. Kompleks ini dihuni bangunan bambu dua lantai, kolam renang berbentuk laguna, serta sebuah stan DJ yang dinaungi atap berbentuk daun. Pramusaji muda dengan seragam bertema nautikal berseliweran. Musik senantiasa berdentum dari pengeras suara.

Buku menu ABC cukup tebal dengan konten yang inovatif, contohnya kalio betis kambing dan kecombrang martini. Konsep hidangannya, yang dinamai tropical comfort cuisine, diciptakan oleh koki Manuel Effendi, alumni restoran Mama San. Sejak diresmikan Desember silam, ABC mulai merekah jadi wadah komunal baru di Sanur. Tempat ini aktif menggelar acara, contohnya bazar akhir pekan dan pentas DJ khusus tembang 80 dan 90-an. Sesuai standar Sanur, musik berhenti pukul 21:30. Tak peduli gayanya tua atau muda, semua tempat di kawasan ini memang diwajibkan tidur lebih cepat. Jl. Danau Tamblingan 35, Sanur; 0361/4491-888; artotelbeachclub.com.

Area bersantai di Ulu Cliffhouse. (Foto: Johannes P. Christo)

Ulu Cliffhouse
Kolaborasi apik firma Shed London dan Design Assembly menghasilkan sebuah tempat kongko yang menyerupai rumah selebriti di California. Bangunan utamanya bergaya mansion khas Palm Springs. Plazanya dibelah oleh sebuah kolam sepanjang 25 meter dan ditaburi payung bundar.

Tapi desain bukan magnet satu-satunya tempat ini. Buku menunya menampilkan aneka menu seafood dan beberapa menu daging kreasi Ben Leek, mantan koki restoran 24 jam tertinggi di London, Duck & Waffle. Koleksi minumannya tak kalah atraktif dan variatif, contohnya mojito kelapa yang disajikan dengan taburan kelapa kering, serta tasting my melon man yang berbasis vodka dan disajikan di buah semangka utuh. Ulu Cliffhouse beroperasi di bawah bendera Out & Out Hospitality, otak di balik gerai KILN Petitenget. Jl. Labuan Sait 315, Padang-Padang, Uluwatu; 0813-3881-2502; ulucliffhouse.com.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Juli/September 2018 (“Suguh Segara”).

Show CommentsClose Comments

Leave a comment

0.0/5