[dropcap type=”default”]B[/dropcap]anyak hotel memesan kasur edisi khusus langsung ke pabrikan, lalu memberinya nama-nama seksi guna menggoda tamu. Apa sebenarnya kunci kenikmatan sebuah kasur? Reza Idris membedahnya secara lengkap.

Sheraton Sweet Sleeper
Manufaktur Sealy
Jumlah pegas 899
Ketebalan 11,5 inci
Seprai 300 thread count
Daya tarik Pegas-pegasnya ditempatkan dalam selongsong yang menjulang 30 sentimeter di dalam matras, serta didesain untuk memberi efek orthopedic, artinya bisa mengikuti lekuk tubuh.

Sofitel MyBed
Manufaktur Epeda
Jumlah pegas 800
Ketebalan 8 inci
Seprai 600 thread count
Daya tarik Berkat kemampuannya “memeluk tubuh,” selimut dan bantal MyBed dipakai oleh Air France di first class La Première.

Marriott Bed
Manufaktur Jamison dan Serta
Jumlah pegas 800
Ketebalan 7 inci dan 11 inci
Seprai 300 thread count
Daya tarik Seprainya tidak berisik saat bergesekan dengan tubuh, sementara pegasnya mampu melokalisasi efek gerakan agar pasangan tidur tak terusik.

Westin Heavenly Bed
Manufaktur Simmons
Jumlah pegas 900
Ketebalan 12,5 inci
Seprai 250 thread count
Daya tarik Pegasnya mendistribusikan berat tubuh secara optimal, tapi keunggulan Heavenly Bed sebenarnya terletak pada kombinasi seprai dan duvet-nya yang sintal.

Four Seasons Bed
Manufaktur Simmons
Jumlah pegas 848
Ketebalan 12 inci
Seprai 300 thread count, dengan sejumlah variasi di tiap properti
Daya tarik Matras ini dilengkapi Gel Touch Foam Center yang sanggup menyerap panas dan menjaga suhu tubuh tetap stabil baik di siang maupun malam hari.
Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Maret/April 2016 (“Mitos Matras”)

