Disney Cruise Adventure resmi angkat jangkar dan berlayar pada 10 Maret 2026. Menjadi yang terbesar di antara armada Disney Cruise Line lainnya, kapal sepanjang 342 meter ini memiliki segudang aktivitas dan kurasi kuliner imersif.
Dalam pelayaran tiga hingga empat malam, Disney Adventure tidak singgah di pelabuhan mana pun, karena ia adalah destinasi itu sendiri.
Bagi para Disney Fans, berlayar bersama karakter ikonik di tengah samudra mungkin sudah menjadi agenda wajib. Namun, bagaimana dengan mereka yang bukan fans Disney?
Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berlayar Bersama Disney Cruise Adventure
1. 7 Area utama bertema Disney
Disney Adventure memiliki lebih dari 30 area atraktif, namun tujuh di antaranya tidak boleh terlewat. Di dek 5-7 MID, Town Square menjadi panggung bagi para Disney Princess dan beragam tenan kuliner. Naik ke dek 7 AFT, San Fransokyo Street menyuguhkan permainan arcade interaktif, bioskop, hingga area anak yang penuh warna.
Jantung Disney Adventure berada di Disney Imagination Garden di dek 10-11, dengan instalasi taman magis dan topiari Mickey setinggi 2,9 meter yang ikonik. Di lantai yang sama, Disney Discovery Reef memanjakan visual dengan instalasi dan desain bawah laut, sementara Wayfinder di area AFT menghadirkan dek terbuka tempat para tamu bisa bersantai atau menikmati atraksi Moana.
2. Pertunjukkan broadway karakter Disney
Walt Disney Theater, dengan kapasitas lebih dari 1.000 kursi, menjadi panggung bagi dua pertunjukan utama: Disney Seas the Adventure dan Remember. Produksi ini dirancang dengan kompleksitas efek suara, pencahayaan teatrikal, hingga semburat konfeti dan asap yang dramatis.
Disney Seas the Adventure, adalah sebuah perjalanan nostalgia musikal yang mampu memicu rasa haru. Sementara Remember, yang dipandu oleh karakter Wall-E dan Eve, membangun emosi lewat rentetan memori karakter Disney dari masa ke masa. Pertunjukan ini sudah termasuk dalam paket perjalanan, namun ingat, ada aturan ketat untuk tidak merekam pertunjukkan demi eksklusivitas momen.
3. Rotational Dining
Konsep fine dining mungkin sudah biasa, namun di sini Disney Adventure mengemasnya lewat Rotational Dining, sistem unik di mana tamu berpindah restoran setiap malamnya. Selain makanan dan pertunjukan menarik, sorotan utama dalam sesi ini adalah dedicated server yang akan melayani hingga sesi makan malam di hari terakhir. Pelayanan ini membuat esensi eksklusif rotational dining semakin kuat, dan menonjolkan kesan mewah yang sesungguhnya.
Selama empat malam, saya mencicipi tiga atmosfer berbeda: Navigator’s Club yang elegan dengan sesi interaktif bersama Mickey dan Minnie; Animator’s Palate, menawarkan sesi kreatif di mana coretan tangan tamu “dihidupkan” menjadi animasi di dinding restoran; serta Pixar Market yang menawarkan pengalaman bersantap santai dengan pemandangan laut lepas dari dek 17.
Rotational dining sudah termasuk ke dalam agenda perjalanan. Tidak diwajibkan namun akan sayang jika dilewatkan.
4. Adult only area
Satu miskonsepsi besar adalah kapal ini hanya untuk “keluarga.” Faktanya, Disney Cruise Adventure menyediakan spot khusus bagi tamu dewasa yang mencari ketenangan. Di area khusus dewasa (Adult-only area), suasana bising akan berganti dengan ketenangan lounge yang musiknya lebih tenang, desain ruang lebih simple, di tengah ornamen dan pernak-pernik khas Disney yang colorful, serta layanan lebih personal.
Para tamu bisa menikmati koktail di bar tematik yang elegan atau bersantai di area spa, sementara anak-anak memiliki dunia sendiri di Kids Club yang dijaga ketat oleh kru profesional.

5. iron cycle, Roller-coaster terpanjang di atas laut
Ini bukan yang pertama, tapi yang terpanjang di atas kapal. Lokasinya ada di deck 18, tepatnya di area Marvel Landing. Tidak seperti roller-coaster pada umumnya, Iron Cycle memiliki konfigurasi kursi tandem 1-1, di bagian depan dan belakang. Kendaraan mesin fituristik ini akan berputar dua kali, dengan kemudi gas di bagian depan yang dapat dioperasikan saat putaran kedua.
Saya duduk di kursi bagian belakang. Gugup, peluh keringat dingin menetes, kedua tangan saya mencengkram gagang kursi bagian depan.
“Are you going to count?” tanya rekan saya yang duduk di kursi depan. Petugas wahana tidak menjawab sambil menunjukkan senyum jahil penuh rahasia. Benar saja, tanpa aba-aba mesin meluncur dengan cepat melewati garis lintas. Jalurnya menukik, dengan latar laut lepas yang tak berujung; yang bisa dilakukan hanyalah berdoa dan teriak sekuat tenaga. Adrenalinnya terasa berbeda jika dibandingkan dengan roller-coaster pada umumnya, karena yang satu ini melintas di atas samudra.
Keberadaannya di atas kapal menjadikannya salah satu yang patut dicoba. Aktivitas ini dapat diikuti dengan sistem reservasi melalui aplikasi Disney Cruise Line Navigator App. Para penumpang tidak diperkenankan membawa apapun saat menaiki wahana, seperti kacamata dan segala jenis kamera, serta diwajibkan menggunakan alas kaki tertutup demi alasan keamanan.
Bagaimana, apakah daftar alasan ini sudah cukup kuat untuk meyakinkan Anda menekan tombol reservasi untuk berlayar bersama Disney Cruise Adventure? (chs)

















