48 Jam di Makau

Tak hanya kasino dan gedung tua, Makau kini menawarkan beragam kuliner dan pertunjukan yang atraktif.

Gerbang Kuil A-Ma, rumah ibadah tua yang menyimpan kisah asal-muasal nama Makau. (Foto: MGTO)

Oleh Karina Anandya

SABTU

08:00 Kuil A-Ma
Dibangun pada 1488, A-Ma (culturalheritage.mo/en/) merupakan kuil tertua yang masih lestari di Makau. Tapi usia bukanlah daya tariknya satu-satunya. A-Ma, yang berada di dekat pelabuhan, merupakan tempat pertama yang didatangi bangsa Portugis di Makau. Uniknya, dari kuil ini pula nama Makau berasal. Alkisah, usai mendarat, orang Portugis bertanya tentang nama lokasi yang mereka datangi, dan warga menjawab Maa-gok, pelafalan A-Ma dalam bahasa Kanton, lantaran berpikir para tamu asing itu bertanya tentang nama kuil. Seiring waktu, Maa-gok berubah menjadi Macok, hingga akhirnya menjadi Macau. 

Ruins of St. Paul’s, objek wisata sejarah yang paling tersohor di Makau. (Foto: MGTO)

10:00 Ruins of St. Paul’s
Ini reruntuhan yang paling populer sekaligus paling laris difoto di Makau. Ruins of St. Paul’s (culturalheritage.mo/en) awalnya adalah sebuah gereja Katolik yang didirikan pada abad ke-17. Akibat kebakaran besar, bangunannya rontok dengan menyisakan hanya bagian fasad, tangga, dan fondasi di beberapa sisinya. Kompleks ini senantiasa ramai, karena itu Anda disarankan datang lebih awal. Tak jauh dari sini, ada Macao Museum (macaumuseum.gov.mo) dan Senado Square (macaotourism.gov.mo) yang menampung banyak toko suvenir.

Wong Kun Sio Kung menghidangkan beragam hidangan autentik Kanton. (Foto: Karina Anandya)

12:00 Wong Kun Sio Kung
Kasino masih menjadi mesin kas utama kota, tapi kuliner terus merekah sebagai pemikat turis. Dalam daftar 50 restoran terbaik di Asia, Makau rutin menempatkan wakilnya. Membuka Michelin Guides 2018, kota ini sukses menyabet total 27 bintang. Salah satu restoran tersohor di sini ialah Wong Kun Sio Kung (wongkun.com.mo), sekitar sembilan menit berjalan kaki dari Senado Square. Dapurnya meracik beragam hidangan tradisional Kanton, contohnya mi bambu dengan taburan ebi dan bubur kepiting. Jika beruntung, Anda bisa melihat selebriti lokal makan di meja sebelah.

360° Café yang bersemayam di Macau Tower jadi salah satu lokasi favorit turis untuk menikmati pemandangan kota. (Foto: Karina Anandya)

14:00 Macau Tower
Jika Ruins of St. Paul’s adalah ikon Makau dari masa lalu, maka Macau Tower (macautower.com.mo) adalah ikon kreasi zaman modern. Menara rancangan Moller Architects ini menampung ruang pertemuan, restoran berputar, bioskop, hingga pusat perbelanjaan. Berkat posturnya yang semampai, Macau Tower juga dikenal sebagai “gardu pandang” terbaik untuk menikmati lanskap kota sekaligus tempat menguji nyali. Di puncaknya, wahana Skywalk (ajhackett.com) menantang Anda berjalan di lantai kaca yang bertengger di ketinggian 233 meter. Jika tak lemah jantung, silakan coba bungy jumping tertinggi sejagat.

Turis dapat jalan-jalan dan berfoto dalam busana tradisional Tiongkok yang dapat disewa di QiYuan QiPao Rental. (Foto: QiYuan QiPao Rental)

16:00 QiYuan QiPao Rental
Berjalan-jalan (dan berfoto) mengenakan changshan dan cheongsam adalah salah satu aktivitas terpopuler di Makau, dan salah satu tempat yang menyewakan busana tradisional Tiongkok itu ialah QiYuan QiPao Rental (qiyuanmacau.com). Meski usianya baru setahun, tempat ini kerap kebanjiran pemesan, karena itu Anda sebaiknya memesan jauh hari. 

Egg tart di Lord stow’s Bakery. (Foto: MGTO)

MINGGU

09:00 Pulau Coloane
Konon katanya, Coloane (macaotourism.gov.mo) pernah berperan sebagai sarang bajak laut. Kini, tempat ini dikenal sebagai wadah pelarian bagi turis yang ingin menikmati sisi kalem Makau. Anda bisa menyusuri perkampungan yang dihuni rumah-rumah bercat pastel, menyambangi toko-toko barang antik, serta mengeksplorasi kuil fotogenik St. Francis Xavier (Rua do Caetano). Sebelum hengkang, cicipi egg tart di Lord Stow’s Bakery (lordstow.com) yang sudah buka sejak pukul tujuh pagi.

African Chicken, salah satu menu favorit di Miramar. (Foto: MGTO)

12:00 Miramar
Eksistensi bangsa Portugis selama 400 tahun di Makau mewariskan banyak hal, mulai dari bangunan, bahasa, serta tentu saja kuliner. Salah satu restoran Portugis yang punya banyak penggemar ialah Miramar (miramar.com.mo), sekitar 10 menit berkendara dari Coloane Town Square. Kreasi andalannya antara lain octopus salad, kerang dengan saus keju, serta seafood yang dimasak dalam kuah kental bersama nasi. Yang terakhir ini mirip risotto namun dengan isian melimpah.

14:00 Zero Latency  
Tak cuma mengoleksi banyak situs sejarah, Makau giat melahirkan hiburan modern, salah satunya Zero Latency (zerolatencyvrmacau.com). Tempat ini menyajikan simulasi realitas virtual yang diklaim sebagai pengalaman VR free roam tercanggih di dunia. Cocok dicoba bersama teman atau keluarga, permainan berdurasi 45 menit ini dilengkapi pistol mainan, ransel PC, dan VR headset.

Venetian Macao memadukan wahana wisata, pusat perbelanjaan, serta sentra kuliner dalam bangunan bergaya Venesia.

15:00 Venetian Macao
Berkat koleksi kasinonya, Makau kerap dijuluki “Las Vegas dari Timur.” Memasuki Venetian Macao (venetianmacao.com), kita mungkin akan merevisi julukan itu menjadi “Venesia versi Tiongkok.” Kompleks yang berlokasi di Cotai Strip ini memadukan wahana wisata, pusat perbelanjaan, serta sentra kuliner dalam bangunan bergaya Venesia. Melengkapi suguhannya, Venetian Macao menawarkan kanal yang bisa disusuri menaiki gondola bersama gondolier asli Italia.

Elēkrŏn merupakan pertunjukan spektakuler yang berhasil menempatkan Macao di garis depan industri hiburan global. (Foto: Studio City Macau)

17:00 Studio City
Resor rekreasi gigantik ini mengajak kita memasuki dunia fantasi lewat beragam atraksi, mulai dari Legend Heroes Park, Warner Bros. Fun Zone, hingga wahana Batman Dark Flight. Akhir 2018, Studio City (studiocity-macau.com) menghadirkan Elekron, pentas futuristik garapan firma yang pernah menangani seremoni pembukaan Olimpiade Beijing dan konser Lady Gaga. Diklaim sebagai “the most electrifying stunt show in the world,” Elekron mengombinasikan sirkus, akrobat, serta teknologi cahaya dan audio mutakhir.

Comments