Adventures

48 Jam di Desaru Coast, Johor

Sebelum meninggalkan Singapura yang vibrant, saya sudah membayangkan wajah Desaru Coast, sebuah kawasan wisata yang kini dikenal sebagai salah satu destinasi resor paling lengkap di Malaysia. Terletak di pesisir tenggara Johor, kawasan ini menaungi deretan resor premium dan luxury, lapangan golf kelas dunia, taman rekreasi air, hingga hutan tropis yang masih rimbun.

Sebuah pilihan tepat untuk menyepi sejenak dari riuh ramai kota. Saya siap untuk sejenak menggantikan suara klakson kendaraan, ketukan tuts keyboard, dan getaran notifikasi gawai, dengan suara debur ombak, gemerisik pepohonan, dan kicauan burung yang saling bersahutan.

Perjalanan darat kurang lebih dua jam dari Singapura akan terasa singkat, terutama bagi yang menikmati perjalanan jalur darat melintasi perbatasan seperti saya. Alternatif lain yang lebih efisien adalah menyeberang dengan BatamFast Ferry dari Pelabuhan Tanah Merah menuju Pelabuhan Feri Desaru Coast, dengan durasi sekitar 90 menit. Namun, layanan ini hanya beroperasi pada Kamis hingga Senin dengan waktu berlayar yang terjadwal.

Hari pertama

The Sirēya Desaru Coast
Setibanya di kawasan seluas hampir 4.000 hektar ini, lanskap seketika berganti menjadi suasana pantai dan resor menghadirkan atmosfer yang lebih tenang dan privat. Nuansa itu semakin terasa saat memasuki The Sirēya Desaru Coast, yang sebelumnya dikenal sebagai One&Only Desaru Coast, dan akan bertransformasi menjadi Mandarin Oriental Desaru Coast di awal 2026 mendatang.

Resor ini memiliki 44 suites dan 1 villa, termasuk Ocean Front Suite dengan plunge pool pribadi, bathtub, serta veranda yang langsung menghadap ke pantai—tempat saya bermalam. Jika Anda pernah berkunjung ke Aman Tokyo, The Datai Langkawi, atau Amankila di Bali, gaya desainnya akan terasa familiar.

Bukan kebetulan, karena tiap sudut The Sirēya merupakan hasil karya Kerry Hill Architects, firma asal Australia yang dikenal lewat pendekatan arsitektur tropis modern; dengan garis-garis bersih dan penggunaan material alami yang melebur dengan lingkungan sekitarnya.

Infinity pool sepanjang 56 meter di sini sangat iconic, sementara Dusky Monkey Bar menawarkan suasana kasual untuk kongko atau santai sambil menyesap koktail. Menginap di sini mengajak saya untuk lebih mindful, karena tiap sudut bisa dijangkau dengan berjalan kaki, tanpa tergesa.

Ember Beach Club
Beach club ini berjarak beberapa menit dari area utama resor, menggunakan buggy. Lokasinya tepat di pinggir pantai. Menu bakaran menjadi andalan, dengan bahan utama berupa seafood dan sayuran segar. Beberapa yang layak dicoba antara lain grilled baby romaine dengan seaweed, caesar dressing, dan pickled onion; grilled chicken paillard dengan marinated citrus pepper; serta salad chimichurri dengan taburan garlic flakes.

Untuk penutup, tropical fruit salad dengan basil sorbet menjadi pilihan menyegarkan. Selain bersantap, tamu bisa menikmati cocktail sambil berenang di infinity pool atau bersantai di daybeds.

Tur hutan mangrove. (Foto: Desaru Coast)

JungleWalla Tour
Tur ini mengajak pengunjung menyusuri danau dan sungai menggunakan boat mini. Pemandu akan menjelaskan berbagai jenis mangrove yang tumbuh di kawasan ini, sekaligus menunjukkan satwa liar yang mendiami hutan seperti elang bondol laut, ibis putih, hingga sekelompok monyet yang sesekali menggantung dan berayun di dahan.

Menariknya, ada sebuah akomodasi unik berupa “hotel terapung” tanpa listrik, dirancang bagi tamu yang ingin benar-benar lepas dari gawai dan dekat dengan alam. Pada malam hari, langit berbintang menjadi penerangan alami.

Facial Spa dengan Augustinus Bader
Selepas berpetualang singkat, The Sirēsa Spa menawarkan perawatan untuk lebih rileks. The Sirēya Desaru Coast merupakan properti pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan perawatan Agustinus Bader, jenama besar dalam dunia skincare berbasis sains. Spa ini memiliki sejumlah ruang perawatan, lengkap dengan lounge outdoor yang menghadap ke laut. Di jantung area berdiri pohon beringin berusia ratusan tahun, menjadi simbol keteduhan sekaligus saksi bisu tempat yang ditujukan untuk memulihkan raga dan pikiran.

Hari kedua

Nature Walk di area resor
Pagi hari berikutnya, saya bergabung dalam Nature Walk bersama naturalist in-house resor. Aktivitas ini mengajak saya dan tamu lain menyusuri kawasan hutan sembari mengenal flora dan fauna lokal. Kala itu saya beruntung. Saat berjalan, sejumlah satwa populer terlihat jelas di depan mata. Di titik tertinggi, seekor macaque dan burung hornbill tampak bertengger, bisa diamati lebih dekat dengan binoculars yang disediakan.

Nature Walk ini terasa interaktif karena banyak detail kecil yang biasanya luput dari perhatian seperti kicauan burung yang beragam, aroma laut, serta bentuk tumbuhan liar yang jarang ditemui.

Adventure Waterpark Desaru Coast.

Adventure Waterpark Desaru Coast
Bergeser ke luar area resor, Adventure Waterpark Desaru Coast bisa jadi pilihan bagi yang mencari aktivitas air lebih menantang. Dengan luas lebih dari 20 hektare, tempat ini menghadirkan berbagai wahana, dari seluncuran ekstrem hingga kolam ombak raksasa. Cocok untuk keluarga maupun pencinta adrenalin. Kalau ke sini, pastikan Anda mencoba wahana roller coaster Kraken’s Revenge, perosotan Super Twister, perahu Wild Whirl, dan corong The Tempest.

Lokasinya tepat di samping Hard Rock Hotel Desaru Coast. Tidak perlu khawatir, tamu luar resor dapat mengakses destinasi ini dengan membeli tiket masuk. Tapi, jika menginap di Hard Rock Hotel, tamu bisa memilih paket bundling menginap dengan tiket masuk ke wahana ini.

Berburu oleh-oleh di Hard Rock Hotel Desaru Coast
Hanya beberapa langkah dari Adventure Waterpark, Hard Rock Hotel Desaru Coast menjadi tempat ideal untuk berburu merchandise eksklusif Hard Rock. Toko di sini merupakan yang terbesar di Malaysia, dengan ribuan pilihan item, mulai dari t-shirt klasik, aksesori, hingga koleksi edisi khusus untuk anak-anak yang hanya tersedia di lokasi ini.

Bersantai di Observatory Bar, Anantara Desaru Coast Resort & Villas
Tengah hari, singgah di Observatory Bar milik Anantara Desaru Coast Resort & Villas memberi kesempatan menikmati panorama laut dan area resor dari ketinggian. Jangan lupa mengalasi perut dengan light snack dan minuman ringan sebelum makan siang; mengisi energi sebelum melanjutkan aktivitas berikutnya.

Jetskiing
Tak lengkap ke Desaru tanpa mencoba jetski. Aktivitas ini mengajak tamu menyusuri garis pantai dengan kecepatan penuh, memberikan sensasi yang kontras dengan ketenangan resor. Selain jetski, Dash Outdoors di Anantara Desaru Coast Resort & Villas juga menawarkan paddleboard, banana boat, hingga parasailing, sehingga tamu dapat memilih tantangan sesuai keinginan.

Pilihan Aktivitas Lain
Desaru Coast memang cocok untuk short escape namun rasanya sayang jika hanya bertandang selama 48 jam. Jika Anda punya lebih banyak waktu, Desaru Coast masih punya segudang opsi lain mulai dari bermain golf di lapangan kelas dunia, bersantap di pilihan gerai kuliner yang tersebar di empat resor utama kawasan ini, atau mencoba olahraga paddle outdoor yang kian populer.