
[dropcap type=”default”]D[/dropcap]i pulau kedua terkecil di Malaysia, jajanan kaki lima menjadi daya tarik utama. Penang telah berhasil meletakkan pamornya dalam barisan kota yang patut dikunjungi karena tawaran kulinernya. Berikut empat pusat makanan kaki lima di Pulau Pinang yang layak disambangi.

Pasar Air Itam
Pasar Air Itam adalah salah satu pasar tradisional di Penang. Letaknya hanya selemparan batu dari Kuil Kek Lo Si. Selayaknya pasar di Penang, Pasar Air Itam juga memayungi sejumlah pedagang makanan kaki lima. Namun di sini, hanya satu jenis hidangan yang namanya cukup berkibar: asam laksa. Tanpa pelang besar dan gerobak mewah. kedai asam laksa tanpa nama ini saban hari laris manis diserbu pembeli. Pelanggannya tak hanya warga lokal namun juga turis. Satu mangkuk segar dihargai lima ringgit. Kuahnya merupakan campuran dari kaldu ikan, asam jawa, lengkuas, dan serai. Sedangkan isi laksa terdiri atas mi bihun, potongan mentimun, bawang, cabai, dan daun mint. Kedai asam laksa ini buka mulai jam makan siang dan ludes pada sore hari. Turis sering makan di sini sehabis berkunjung ke kompleks Kuil Kek Lok Si untuk melihat patung Dewi Kwan Im raksasa. Jalan Pasar, Bandar Baru Air Itam, Air Itam >>

Gurney Drive Hawker Centre
Terletak di persimpangan Gurney di daerah Georgetown, Gurney Drive Hawker Centre layaknya sentra tempat makan di Penang. Setiap hari, pujasera nokturnal ini selalui dipenuhi warga yang ingin mengisi perut. Bagi turis, pasar malam ini adalah tempat yang tepat untuk mencicipi kuliner Penang dalam satu pemberhentian. Pasalnya, di sini mereka bisa menemukan beragam hidangan khas Penang. Dari hidangan pembuka seperti rojak, hingga hidangan utama mi kari Penang dan pencuci mulut favorit di kota Penang, Ais Kacang (es kacang). Salah satu kedai yang kerap disesaki pembeli adalah kedai sotong. Tempat ini menjual kudapan unik berupa cumi-cumi kering disajikan bersama asam saus manis terbuat dari campuran jeruk nipis dan kacang tanah. 172, Solok Gurney 1, Georgetown >>

Kedai Kopi Shin Hwa
Selayaknya nasi pecel di Jawa Timur, kwetiau bisa ditemukan di mana saja di Penang. Namun dari sekian banyak penjual, yang paling banyak dikenal orang adalah char koay teow di kawasan Pulau Tikus. Menempati sebuah ruko lawas, kedai kopi Shin Hwa terkenal seantero pulau berkat cita rasa kwetiaunya yang khas. Tak seperti warung kwetiau yang lain, kwetiau di warung berusia lebih dari dua dekade ini lebih menonjolkan banyak bumbu dan terasa lebih pedas. Pengunjung juga bisa meminta ekstra telur bebek untuk memperkaya cita rasa mi gepeng ini. Jalan Burma No. 329, Georgetown >>

Eng Loh Kafetaria
Bermukim di level paling bawah Hotel Eng Loh, kafetaria ini merupakan tempat bernaung beberapa pedagang makanan. Salah satu menunya adalah hok kien mee, mi kuah dengan kaldu udang khas Peranakan, serta sarapan ala kopitiam: kombinasi roti panggang dan kopi hitam. Namun selain dua menu atraktif tersebut, Eng Loh juga dikenal dengan menu nasi ayam hainan dan char siew yang berdiri bersebelahan. Ayamnya lembut dan meleleh di mulut, sementara char siew disajikan garing. Tak jarang pembeli mengudapnya tanpa nasi. Kafetaria ini terletak berseberangan dengan Pinang Peranakan Museum, salah satu atraksi turis populer di Penang. Eng Loh Hotel, Jalan Lebuh Gereja No. 48

