Yohanes Sandy
5 Februari 2020
Menentukan hotel untuk liburan romantis tak semudah memilih penginapan untuk liburan keluarga. Beberapa faktor yang biasanya dipertimbangkan adalah suasana yang tenang, panorama yang memanjakan mata, hingga ketersediaan fasilitas pendukungnya yang mumpuni seperti ruang spa dengan opsi perawatan kelas dunia. Kami memilih 20 hotel di Asia dan Australia yang ideal untuk liburan romantis Anda tahun ini:

Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve
Saat dibuka pada September 2015, Mandapa menyita perhatian para pelancong dunia. Bukan hanya karena ia merupakan properti Ritz-Carlton Reserve pertama di Indonesia, namun juga karena keindahan properti dan panoramanya.

Bersemayam di tepi Sungai Ayung di Ubud, interiornya yang cantik didesain oleh Jeffrey Wilkes yang menampilkan material kayu serta dipercantik dengan kriya dan lukisan apik yang menggambarkan alam dan budaya Bali.

Mandapa menawarkan 60 suite dan vila yang masing-masing menyajikan pemandangan hutan atau sawah. Akomodasi tipe suite dengan luas mulai dari 100 meter persegi sudah cukup mumpuni untuk liburan Anda, namun jika mendambakan privasi lebih, akomodasi tipe vila bisa menjadi pilihan. Tiap vila dicetak lapang dengan luas mulai dari 431 meter persegi serta dilengkapi dengan kolam renang privat.

Untuk opsi kegiatan bersama pasangan, resor eksklusif ini menawarkan beragam aktivitas mulai dari tur dengan mobil Volkwagen klasik Type 181, piknik di gubuk tengah sawah, makan malam romantis di tepi Sungai Ayung, hingga perawatan spa berdua. ritzcarlton.com.

Amanjiwo
Terkenal sebagai resor premium di Jawa Tengah dengan eksklusivitas mumpuni, Amanjiwo lokasinya hanya sekitar 10 menit berkendara dari Candi Borobudur. Berkat eksklusivitas dan kemewahan yang ditawarkan, konon resor ini kerap disinggahi beberapa selebriti dunia, termasuk di antaranya pasangan David dan Victoria Beckham.

Amanjiwo dirancang oleh Ed Tuttle, arsitek asal Amerika Serikat yang juga menggarap Amanpuri di Phuket. Untuk Amanjiwo, Ed memetik inspirasi desainnya dari Candi Borobudur. Amanjiwo menaungi 31 suite yang ditata rapi berbentuk setengah lingkaran. Tiap suite dibangun dengan material marmer serta dilengkapi dengan teras, taman luas, serta paviliun menatap lanskap hijau Bukit Manoreh, persawahan, atau Candi Borobudur. Tak hanya itu, beberapa suite juga dilengkapi kolam renang privat.

Aktivitas di dalam resor yang ditawarkan cukup lengkap, namun yang paling digemari adalah pengalaman kuliner yang disuguhkan, mulai dari makan siang di restoran sembari melihat panorama elok hingga piknik dan sesi makan privat spesial. Amanjiwo juga menyediakan tur menyusuri desa sekitar termasuk mampir ke Candi Borobudur. Sebagai penutup, jangan lewatkan sesi spa Aman yang tersohor. aman.com.

The Andaman, a Luxury Collection
Resor ini bersarang di Teluk Andaman, sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Langkawi. Usai dibawa melewati jalanan berkelok-kelok membelah hutan, tamu akan tiba di The Andaman Langkawi yang menatap samudra dengan halaman pantai berpasir putih.

The Andaman Langkawi mengoleksi 178 kamar dan suite yang masing-masing mengusung desain perpaduan antara gaya tradisional Malaysia dan kontemporer. Tiap kamar dan suite dilengkapi matras khas Luxury Collection serta ruang duduk terpisah lengkap televisi, minibar, serta peralatan peracik teh dan kopi.
Karena lokasinya yang terpencil, The Andaman Langkawi menghadirkan pilihan kuliner yang mumpuni agar tamu tak bosan. Setidaknya ada enam gerai F&B dengan tawaran menu variatif, mulai dari seafood, internasional, hingga Jepang. Tamu yang menginap di sini juga dapat membunuh waktu dengan melakoni beragam aktivitas luar ruangan yang atraktif bersama pasangan, seperti trekking, snorkeling, atau sekadar bersantai di pantai yang termaktub di daftar pantai terindah di dunia versi National Geographic.

Salah satu aktivitas lain yang sayang dilewatkan adalah sesi spa di V Botanical Spa yang menawarkan sesi spa di vila dengan pemandangan Laut Andaman yang elok. marriott.com.

Amanemu
Amenemu merupakan intepretasi modern dari ryokan, penginapan tradisional Jepang. Didesain oleh arsitek Kerry Hill, Amanemu mengombinasikan gaya modern minimalis nuansa Jepang yang kental. Inspirasi desainnya dipetik dari rumah era Edo. Namun alih-alih menggunakan jerami, atapnya diganti genteng yang merupakan simbol dari ombak. Resor Aman pertama di Jepang ini terletak di Taman Nasional Ise-Shima. Untuk menjangkaunya, Anda bisa menggunakan kereta dari Bandara Internasional Chubu Centrair di Nagoya atau Bandara Internasional Kansai di Osaka.

Amanemu memayungi 24 suite dan empat vila dua kamar tidur yang dicetak menatap hutan atau Teluk Ago. Memasuki kamarnya, tamu seketika akan mengenali nuansa Jepang yang kental lewat penggunaan material kayu dan bambu serta desain pintu gesernya. Tiap kamar dilengkapi dek dengan daybed serta bathtub yang terbuat dari batu basalt guna menciptakan sensasi seperti berendam di onsen.

Aktivitas yang ditawarkan di Amanemu mencakup tur ke berbagai objek wisata mulai dari Ise Grand Shrine hingga trekking ke Kumano Kodo—jalur ziarah yang tercantum dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Selain itu, jika malas meninggalkan resor, Amanemu juga dilengkapi dengan Aman Spa seluas 2.000 meter persegi lengkap dengan kolam, pemandian air panas, serta pusat kebugaran.

Untuk urusan kuliner, Amanemu menawarkan The Restaurant, tempat makan yang menyajikan hidangan-hidangan khas Jepang yang bahannya dipasok oleh petani-petani lokal, termasuk daging sapi Matsusaka dan hasil laut. aman.com.

The St. Regis Maldives Vommuli Resort
Dirilis pada 2016, properti St. Regis pertama di Maladewa ini cukup menyita perhatian para pelancong. Sebagian melabelinya sebagai resor paling cantik di Maladewa, sebagian menobatkannya sebagai resor paling eksklusif. Bersarang di pulau privat di Dhaalu Atoll, St. Regis Maldives Vommuli dapat dijangkau sekitar 40 menit menggunakan pesawat amfibi dari Bandara Internasional Male.

Resor ini mengoleksi 77 vila yang dipecah menjadi tiga kategori: Garden Villa, Beach Villa, dan Overwater Villa. Tiap vila didesain lapang lengkap dengan kolam renang privat. Interiornya dicetak modern dengan perpaduan warna-warna krem, biru, dan hijau muda. Masing-masing vila menyuguhkan amenitas baku mumpuni termasuk tablet untuk mengatur suhu ruangan, membuka atau menutup tirai. Amenitas lainnya mencakup layanan butler, minibar, koneksi internet, serta layanan streaming Netflix.
Resor ini dilengkapi dengan lima gerai F&B, mulai dari Alba, restoran utamanya; hingga Whale Bar, bar di atas air dengan desain menarik. Daya tarik lain dari resor ini adalah opsi aktivitasnya yang melimpah, mulai dari snorkeling di sekitar pulau, bersantai di pasir, berenang di kolam utama, hingga menjajal perawatan di Iridium Spa dengan desain atraktif.

Tamu juga bisa menikmati beragam kegiatan air yang ditawarkan mulai dari bermain kayak, selancar angin, hingga paddle board yang ditawarkan secara sonder bayar. Bagi yang ingin menjelajah Dhaalu Atol, St. Regis Maldives Vommuli juga menawarkan paket tur yacht. marriott.com.

Conrad Maldives Rangali Island
Penginapan premium ini memiliki sejarah yang panjang di Maladewa. Hotel ini diluncurkan pada 1997 dengan nama Hilton Maldives Resort & Spa dan menjadi hotel jaringan internasional pertama di Maladewa. Satu dekade kemudian, resor ini berganti identitas menjadi Conrad Maldives Rangali Island menyusul renovasi masif yang dilakukannya.

Conrad Maldives dibangun di atas dua pulau. Di pulau utama tersebar sejumlah Beach Villa dengan luas mulai dari 148 meter persegi. Sementara di pulau kecil, berdiri koleksi Water Villa dan fasilitas spa yang dibangun di atas air. Menginap di vila tipe apapun, tamu akan mendapatkan pelayanan istimewa khas Conrad serta kolam renang privat di masing-masing vila. Pada akhir 2019, resor ini meluncurkan The Muraka, akomodasi tiga kamar tidur dengan kamar tidur utama berada di bawah permukaan laut.

Sebagai destinasi liburan romantis, resor berusia 23 tahun ini menggoda tamu dengan Ithaa, restoran bawah airnya yang telah menjadi ikon di Maladewa. Selain itu, Conrad Maldives juga menawarkan koleksi gerai-gerai F&B yang dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan tamu mulai dari restoran fine dining hingga tempat makan kasual.

Selama menginap, tamu diperbolehkan menikmati beragam aktivitas yang ditawarkan, mulai dari snorkeling di pantai-pantai privat, berenang dengan penyu, bermain jetski dan kayak di sekitar resor, hingga sesi spa romantis. conradmaldives.com.

Park Hyatt Siem Reap
Diluncurkan pada 31 Juli 2013, Park Hyatt Siem Reap menyita perhatian publik dengan menyulap gedung Hotel de la Paix menjadi landmark berciri distingtif yang mengawinkan arsitektur kuno Khmer dengan desain modern yang elok. Hotel yang desainnya digarap oleh maestro desain Bill Bensley ini menaungi 104 kamar dan suite bergaya art deco.

Kamar dan suite di Park Hyatt Siem Reap dicetak lapang untuk ukuran hotel di tengah kota. Tipe terendahnya memiliki luas mulai dari 54 meter persegi dengan amenitas baku yang mumpuni, di antaranya kamar mandi berlapis marmer, dua televisi, serta mesin kopi Nespresso. Meski lokasi hotel berada di sisi persimpangan jalan yang sibuk, suasana di dalam resor berbanding 180 derajat dengan hiruk-pikuk jalanan.

Park Hyatt Siem Reap dilengkapi dengan tiga gerai F&B. Restoran utamanya, The Dining Room, ideal bagi tamu yang ingin mencicipi kuliner asli Khmer. Namun sesi romantis di sini tak melulu harus dengan makan malam romantis. Lewat Hyatt Concierge, tamu dapat memesan beragam aktivitas menarik, mulai dari tur privat ke Angkor Wat, melihat Angkor Wat dari udara dengan balon udara atau helikopter, hingga tur di kota Siem Reap menggunakan vespa. hyatt.com.

Phulay Bay, a Ritz-Carlton Reserve
Melakukan debutnya pada Desember 2009, Phulay Bay merupakan properti Ritz-Carlton Reserve pertama di dunia. Menempati pesisir cantik di Krabi, resor premium tersebut menaungi 54 kamar dan vila komplet dengan interior kental nuansa Thailand, kamar mandi mewah, serta teras atau balkon privat dengan daybed. Tiap kamar dan vila juga dilengkapi dengan layanan butler 24 jam.

Berkat alamnya yang elok dan desain bangunannya yang cantik, resor ini telah lama masuk dalam sirkuit turis pemburu liburan romantis. Desainnya yang digarap oleh arsitek Thailand Lek Bunnag kerap memukau tamu yang menginap di resor senior ini.

Memasuki resor, tamu akan disambut oleh sebuah paviliun mirip kuil yang didesain mengapung di atas kolam. Area penerimaan tamu yang didesain semi terbuka menonjolkan perpaduan desain khas Thailand dan Afrika yang unik. Usai proses check-in, tamu lalu diantar ke kamar dengan menggunakan buggy menyusuri jalanan yang membelah taman-taman rindang yang memikat.

Sebagai resor dengan nuansa romantis yang kental, Phulay Bay menawarkan banyak aktivitas bagi tamu berpasangan, seperti menjajal sesi sunset cocktail di Chomtawan Bar, makan malam di paviliun privat di Sri Tang by The Sea, tur island hopping, sesi spa, hingga treking melihat panorama matahari terbit di Gunung Naga. ritzcarlton.com.

Velaa Private Island
Resor di Maladewa ini tak sekadar menyajikan pantai berpasir putih dan laut pirus, namun juga privasi kelas dunia. Berlokasi di pulau privat di Noonu Atoll, resor berstatus ultraluxurious ini dapat dijangkau sekitar 45 menit menggunakan pesawat amfibi dari Male. Vella Private Island menaungi 43 vila yang didesain oleh Petr Kolár, arsitek asal Republik Cheska. Koleksi vila tersebut disebar di pulau dan di atas air khas Maladewa.

Meski dilabeli ultraluxurious, desain vila di Velaa Private Island mengadopsi gaya rumah tradisional Maladewa dengan atap ilalang dan dirakit dari material kayu yang diimpor dari Borneo. Tiap vila dilengkapi dengan kolam renang privat, area teras yang lapang, serta perlengkapan mandi keluaran Clarins. Perihal desain vila yang sederhana, Jirí Smejc, pengusaha asal Republik Cheska yang memiliki resor ingin agar properti miliknya tersebut tak mengintimidasi tamu dengan desain yang berlebihan.


Velaa Private Island memiliki enam gerai F&B. Salah satu yang menarik adalah Tavaru, restoran tepanyaki dengan desain restoran yang layak masuk museum kontemporer. Menginap di sini, tamu tak akan bosan dengan pilihan aktivitasnya yang melimpah, mulai dari kegiatan umum seperti diving, sunset cruise, bermain kayak, hingga bermain tenis dan belajar golf di lapangan yang dirancang oleh pemain golf profesional Spanyol José María Olazábal. velaaprivateisland.com.

Nihi Sumba
Konon, di awal 2000-an ketika resor ini masih bernama Nihiwatu, tempat ini pernah dijadikan tempat pesta pernikahan aktor Chris Hemsworth dan Elsa Pataky. Waktu berlalu, namun reputasi resor ini sebagai resor romantis di sisi timur Indonesia tetap lestari. Nihiwatu berganti identitas menjadi Nihi Sumba pada 2017 setelah menjalani bedah estika masif.

Nihi Sumba menaungi 28 vila yang dibangun menggunakan material kayu dan bambu. Desain tiap vila mengadopsi gaya rumah tradisional Sumba dengan atap rumbia. Menariknya, masing-masing vila menampilkan karakteristik yang berbeda namun yang pasti, amenitas baku yang dijejalkan di tiap vila terhitung mumpuni, mulai dari koneksi internet, kolam renang privat, hingga teras dan minibar.

Televisi absen di tiap vila, namun dengan keindahan alam dan kekayaan budaya sekitar, menghabiskan waktu di kamar menonton siaran televisi bisa menjadi opsi aktivitas nomor buncit.

Menginap di sini, tamu dapat memilih beragam aktivitas, seperti berkuda, yoga, memancing, paddle boarding, berselancar, bersepeda, hingga snorkeling. Puas beraktivitas, tamu dapat menikmati menu-menu menggugah selera di restoran Ombak atau Nio Beach Club & Pool. nihi.com.

COMO Uma Paro
Bagi pasangan yang menyukai petualangan, COMO Uma Paro bisa menjadi pilihan ideal. Penginapan premium ini terletak sekitar 10 menit dari bandara internasional Bhutan dan bersemayam di lereng Gunung Himalaya. Didekap hutan pinus, hotel ini memayungi 20 suite dan sembilan vila dengan panorama kota Paro maupun hutan rimbun.

Selayaknya properti COMO Hotels, COMO Uma Paro juga menghadirkan fasilitas retret yang mumpuni, mulai dari dokter naturpathic hingga sesi yoga di studio yang menyuguhkan pemandangan hutan. Pilihan sesi spanya pun cukup menggoda, seperti refleksiologi, terapi Ayurvedic, hingga pijat hot stone lengkap dengan bath house.

Untuk urusan perut, restoran utamanya, Bukhari, menawarkan beragam sajian khas Bhutan beserta menu-menu hidangan Eropa dan India. Tak ketinggalan, menu makanan sehat: COMO Shambhala Cuisine. Untuk sesi bersantai, Uma Bar menyediakan menu jus, koktail, dan koleksi wine yang impresif.

Menginap di COMO Uma Paro tak lengkap tanpa tur melihat Bhutan, kota magis di kaki Gunung Himalaya. Resor ini menawarkan tur lengkap dengan pemandu dengan opsi trekking, bersepeda, menggunakan kendaraan 4WD atau helikopter. comohotels.com.

Taj Lake Palace
Berlokasi di tengah danau dan hanya bisa diakses dengan perahu, hotel ini dulunya merupakan istana keempat Dinasti Mewar yang dibangun pada abad ke-18. Arsitekturnya yang menawan dan lokasinya yang unik membuatnya bagaikan sosok istana dalam cerita dongeng. Lake Palace beralih fungsi menjadi hotel mulai 1950-an sebagai hotel mewah pertama di Udaipur. Pada 1971, tongkat manajemennya diserahkan pada Taj Hotels & Resorts.

Di bawah payung grup tersebut, hotel ini mengalami dua kali renovasi masif dan menambahkan 75 kamar baru. Sekarang Taj Lake Palace menaungi 65 kamar dan 18 grand suite. Selayaknya akomodasi keluarga kerajaan, kamarnya didesain megah dengan warna lembut yang dominan lengkap dengan kain-kain India berkualitas terbaik. Tiap kamar dianugerahi pemandangan menarik, yakni danau atau City Palace.

Sesi kencan di sini bisa dimulai dengan sesi teh sore kafe rooftop Bhairo sembari menikmati panorama mentari terbenam. Kemudian ritual dilanjutkan dengan makan malam di salah satu dari empat gerai F&B yang tersedia.

Jika mendambakan suasana yang lebih romantis lagi, tamu bisa memesan sesi makan malam privat yang digelar di spot-spot menarik hotel dengan menu pilihan. Esoknya, tamu dapat mengikuti beragam aktivitas seperti tur sejarah kemudian ditutup dengan sesi spa di Jiva Spa yang kontruksinya dikerek di atas air. tajhotels.com.

Alila Wuzhen
Hotel ini merupakan properti ketiga Alila Hotels di Tiongkok dan terletak sekitar satu jam berkendara dari Huangzou dan 1,5 jam berkendara dari Shanghai. Lokasi Alila Wuzhen sangat strategis, yakni dekat dari Wuzhen Water Town, desa berusia 1.300 tahun yang dibelah-belah kanal. Berbeda dengan arsitektur kuno desa, Alila Wuzhen mengusung desain minimalis modern yang digarap oleh GOA, firma arsitek asal Tiongkok.

Resor yang ditaburi kolam-kolam ini menaungi 125 suite dan vila bergaya minimalis dengan jendela-jendela kaca besar untuk memaksimalkan penetrasi cahaya natural. Dengan luas mulai dari 108 meter persegi, tiap suite dilengkapi dengan amenitas yang mumpuni, mulai dari daybed, taman privat, televisi 55 inci, serta masih banyak lagi.

Selain desain, daya tarik utama Alila Wuzhen berada pada aktivitas yang ditawarkan. Selain tur ke kota tua Wuzhen, tamu juga dapat mengikuti kelas-kelas menarik seperti belajar seni merangkai bunga (ikebana), workshop membuat kain tradisional Wuzhen, serta kelas memasak. Namun yang paling memikat adalah sesi spa di Alila Spa yang menawarkan menu perawatan mulai dari pijat, facial, lulur, hingga sesi perawatan menggunakan bahan-bahan tradisional khas Wuzhen. alila.com.

Rosewood Luang Prabang
Properti di pinggiran Laos ini lebih mirip tempat peristirahatan sultan dibandingkan hotel. Diluncurkan pada Maret 2018, resor ini menggabungkan bangunan berarsitektur kolonial dengan rumah-rumah kayu khas Laos. Rosewood Luang Prabang mengoleksi 23 kamar rancangan Bill Bensley yang dipecah menjadi beberapa kategori termasuk suite, vila, dan tenda. Tiap kamar dikerek di dekat air terjun sehingga menghadirkan suasana romantis lewat suara gemericik air.

Untuk urusan desain, Bill menggabungkan gaya kolonial Prancis dan karakter tradisional Laos. Tak ketinggalan, pria nyentrik ini juga menyuntikkan imajinasi dalam desainnya—dalam hal ini tentang petualangan—yang tecermin lewat koper dengan inisial nama-nama fiktif. Tiap kamar juga dilengkapi dengan matras nyaman serta bathtub di luar ruangan untuk pengalaman menginap seru.

Rosewood Luang Prabang menawarkan dua gerai F&B. Restoran utamanya, The Great House, menawarkan kuliner Laos dengan presentasi modern. Sementara Elephant Bridge Bar ideal sebagai tempat kongko sore. Untuk aktivitas bersama pasangan, penginapan premium ini menyuguhkan sederet pilihan aktivitas menarik mulai dari river cruise, heritage walk, hingga menikmati pijatan di Sense Spa. rosewoodhotels.com.

The Siam Hotel, Bangkok
Tak salah jika banyak yang menyebut hotel ini sebagai taman urban. Terletak di tepi Sungai Chao Phraya, The Siam memiliki rimbun di jantung hotel yang menyambut tamu ketika menjejakkan kaki di ruang lobi. Penginapan bintang lima ini mengoleksi 39 kamar bergaya Art Deco. Bill Bensley sebagai arsiteknya kembali menyuntikkan imajinasi—yang menjadi ciri khasnya—guna memperkaya nilai desain. Untuk The Siam, Bill menyematkan pernak-pernik militer Perang Dunia I & II hingga memorabilia Thailand di era kolonial.

Khas properti rancangan Bill Bensley, tiap kamar dicetak lapang dengan luas 80 meter persegi untuk tipe terendah. Masing-masing kamar dilengkapi dengan perabot kayu dan sofa serta amenitas baku prima, mulai dari layanan butler, koneksi WiFi, hingga ponsel pintar dengan jaringan 4G yang dapat digunakan oleh tamu secara cuma-cuma.

Selama menginap, tamu dapat mengajak pasangan untuk menikmati koktail sembari melihat Bangkok dari sudut yang berbeda melalui program The Siam Sunset Cruise. Tur menyusuri sungai ini dioperasikan menggunakan kapal bekas pengangkut beras yang sudah dimodifikasi. Untuk opsi yang lebih intim, The Siam juga menawarkan aktivitas sesi muay Thai dan afternoon tea atau afternoon tea dan sesi spa.

Tak hanya itu, tamu juga dapat melakukan sesi makan berdua di restoran Chon Thai yang menghuni bangunan berbahan kayu jati berusia lebih dari seabad atau Deco Bar & Bistro yang mengusung desain lebih modern. thesiamhotel.com.

Banyan Tree Lijiang Resort & Spa
Menginap di properti Banyan Tree ini bagaikan menginap di perkampungan kuno Tiongkok. Pasalnya, resor dengan akomodasi suite dan vila ini mengusung desain arsitektur rumah-rumah tradisional Tiongkok beratap meliuk-liuk. Daya tariknya tak hanya itu, resor yang bersemayam di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut tersebut juga dilengkapi dengan panorama elok: pegunungan bercaping salju.

Banyan Tree Lijiang terletak di Provinsi Yunnan di sisi selatan Tiongkok. Lijiang dulunya merupakan bagian rute Jalur Sutra yang bersejarah yang menghubungkan Yunnan dengan Tibet. Lokasi yang historis ini merupakan nilai tambah saat menginap di Banyan Tree Lijiang di luar suasana sekitarnya yang masih relatif sepi.

Tiap suite dan vila didesain istimewa dengan interior bergaya Tiongkok klasik dengan material kayu dan kriya berwarna merah. Tiap suite juga dilengkapi dengan balkon atau teras privat agar tamu dapat menikmati udara segar pegunungan.

Resor yang dibuka pada 2006 tersebut menaungi dua restoran dan satu bar. Restoran Bai Yun menyajikan hidangan Tiongkok secara umum, sementara restoran Ming Yue fokus pada sajian khas Yunnan. Untuk sesi spesial bersama pasangan, Destination Dining siap mengatur sesi teh sore di pagoda yang menatap gunung berlapis salju. banyantree.com.

Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay
Bersarang di Teluk Jimbaran, resor Four Seasons pertama di Indonesia ini memang menyajikan amunisi yang membuatnya kerap dijadikan destinasi bulan madu. Hal-hal yang disukai para tamu ketika menginap adalah privasi mumpuni yang ditawarkan tiap vila, layanan ramah khas Four Seasons, serta taman rindang yang mendekap masing-masing vila.

Four Seasons Jimbaran mengoleksi 156 vila beratapkan rumbia dengan pilihan satu hingga tiga kamar tidur. Pada 2018, resor ini telah menyelesaikan renovasi total seluruh vilanya. Kini tiap vila mengusung interior yang lebih segar lengkap dengan furnitur dan peralatan elektronik keluaran terbaru. Tak hanya interiornya yang diperbarui, paviliun di area vila yang terletak di samping kolam renang juga mengalami penyegaran.

Menghuni lahan seluas 14 hektare, Four Seasons Jimbaran menawarkan empat gerai F&B. Untuk bersantai dan menikmati brunch, Sundara merupakan tempat yang tepat. Namun untuk makan malam berdua, Jala adalah tempat yang ideal. Restoran yang hanya buka di malam hari ini menawarkan menu hidangan tradisional Bali dengan cita rasa lezat dan autentik.

Salah satu hal yang tak boleh dilewatkan di Four Seasons Jimbaran adalah menjajal sesi spanya yang tersohor. Fasilitas spa di resor ini menyediakan paket-paket pasangan yang mumpuni. fourseasons.com.

Four Seasons Nam Hai Hoi An
Dulu dikenal sebagai The Nam Hai Vietnam, resor ini diambil alih oleh Four Seasons pada 2016 dan mengalami penyegaran termasuk penambahan Kids’ Club serta delapan Family Villa. Jika dulu liburan di sini hanya diisi dengan bersantai di tepi pantai semata, di bawah payung Four Seasons makin banyak aktivitas menarik yang ditawarkan.

Resor yang bersarang di tepi pantai ini mengoleksi vila-vila dengan luas mulai dari 80 meter persegi. Memang tak semua vila dilengkapi kolam renang privat, namun sebagai gantinya pihak resor menyediakan tiga kolam renang di tepi pantai—salah satunya berukuran standar Olimpiade dan dikhususkan bagi tamu dewasa.

Selama menginap, tamu akan mendapatkan layanan staf yang ramah dan cekatan khas Four Seasons. Contohnya adalah jasa membersihkan kacamata hitam, layanan handuk dingin, serta es krim gratis bagi mereka yang bersantai di tepi kolam renang.

Jika tamu mendambakan aktivitas menguras keringat bersama pasangan, Four Seasons Nam Hai menawarkan beragam program menarik seperti sunrise power walking, sesi tai chi di pantai, stability yoga, bersepeda, serta tur mengeksplorasi kawasan sekitar. Resor ini juga dilengkapi dengan lapangan tenis, bulu tangkis, squash, watersport centre dengan peralatan lengkap, serta Heart of the Earth Spa. fourseasons.com.

Song Saa Private Island
Sejarah resor ini dimulai ketika sepasang suami istri asal Australia menemukan pulau tak berpenghuni di Kepulauan Koh Rong, Kamboja saat berbulan madu. Jatuh cinta atas keindahannya, mereka kemudian menyewa kedua pulau tersebut dan membangun resor cantik berkonsep ramah lingkungan.

Song Saa Private Island diluncurkan pada Maret 2012 dan memiliki 27 vila mewah yang disebar di kedua pulau yang terletak di Teluk Thailand tersebut. Berpegang pada prinsip eco friendly, seluruh bangunan—terutama vilanya—dibangun menggunakan bahan-bahan yang aman bagi lingkungan. Masing-masing vila menampilkan kolam renang privat, kamar mandi di luar dan di dalam, serta akses WiFi.

Liburan di Song Saa Private Island, tamu akan dimanjakan dengan beragam sajian menggugah selera kreasi Jeremy Simeon, koki yang lebih dari 25 tahun bekerja di restoran-restoran ternama di Australia dan Selandia Baru. Seluruh hidangan kreasinya tersaji di Vista, restoran yang dikerek di atas air, atau Driftwood Bar yang menghadirkan suasana lebih kasual.

Untuk menghabiskan waktu bersama pasangan, resor ini juga memfasilitasi beragam opsi kegiatan atraktif, mulai dari snorkeling di sekitar pulau, jelajah pulau, upacara pemberkatan ala Buddha, hingga meditasi privat bersama instruktur. Namun, jika tamu hanya ingin bersantai, resor ini juga mengantongi banyak spot bersantai tanpa gangguan tamu lain. songsaa.com.

Park Hyatt Sydney
Bangun pagi di sisi orang tersayang sembari disambut panorama Sydney Opera House kerap jadi mimpi banyak pasangan. Park Hyatt Sydney bisa mewujudkannya. Dipisahkan dermaga dari gedung opera legendaris tersebut, penginapan premium ini menawarkan pengalaman menginap berkesan berkat layanan eksklusif khas Park Hyatt.

Park Hyatt Sydney menaungi 155 kamar dan suite serta tiga gerai makan dan minum yang dikomandani oleh koki-koki andal. Masing-masing kamar dan suite dicetak modern dengan luas mulai dari 73 meter persegi. Guna menonjolkan daya tarik utamanya, tiap kamar dan suite memiliki jendela raksasa yang menyajikan pemandangan dermaga atau kota. Amenitas baku yang dijejalkan di masing-masing kamar mencakup speaker Bose, televisi 40 inci, serta alat peracik kopi dan teh.

Hotel yang tahun ini genap berusia 30 tahun ini tak banyak menyediakan aktivitas, namun staf Hyatt Concierge senantiasa siap membantu jika tamu ingin mengeksplorasi kota. Namun, salah satu hal yang wajib dicoba kala menginap di sini adalah melakoni sesi makan di restoran The Dining Room yang beberapa kali diganjar penghargaan sebagai salah satu restoran terbaik di Sydney. hyatt.com.

