15 Anggota Baru Situs Warisan Dunia

Bangunan di kota Ivrea, Italia yang menggabungkan gaya industrial dan arsitektur modern. (Foto: © Guelpa Foundation)

Kota Industrial Ivrea, Italia
Kota industri abad 20 yang terletak di wilayah Piedmont ini dikembangkan sebagai tempat pengujian Olivetti, yakni produsen mesin ketik, kalkulator, dan komputer. Terdiri dari pabrik besar dan bangunan yang dirancang untuk administrasi dan layanan sosial, hingga perumahan. Dirancang oleh arsitek lokal, desain bangunannya mencerminkan ide-ide yang dicetuskan oleh Gerakan Komunitas (Movimento Comunità).

Permukiman Thimlich Ohinga, Kenya
Berada di barat daya kota Migori, permukiman berdinding batu ini diperkirakan telah berusia 500 tahun. Merupakan benteng bagi manusia dan ternak, Thimlich Ohinga dinilai sebagai komunitas pastoral pertama di Danau Victoria yang terawat dengan baik.

Reruntuhan kota Kekhalifahan Medina Azahara, Spanyol yang nyaris terlupakan hampir 1.000 tahun. (Foto: © Madinat al-Zahra Archaeological Site (CAMaZ)

Kota Kekhalifahan Medina Azahara, Spanyol
Merupakan situs arkeologi di sebuah kota yang dibangun pada pertengahan abad ke-10 oleh dinasti Umayyah sebagai pusat kekhalifahan Cordoba. Reruntuhan kota ini nyaris terlupakan selama hampir 1.000 tahun sampai ditemukan kembali pada awal abad ke-20. Memiliki infrastruktur lengkap, mulai dari jalan, jembatan, bangunan, elemen dekoratif dan benda sehari-hari memberikan gambaran mendalam tentang peradaban Islam Barat pada masa itu.

Göbekli Tepe, Turki
Terletak di pegunungan Germuş, Göbekli Tepe merupakan situs sejarah yang terletak 15 km sebelah timur laut kota Şanli Urfa di tenggara Turki. Kuil yang dianggap sebagai kuil tertua di dunia ini menyajikan struktur megalitik dengan tiang-tiang berbentuk T dengan ukiran hewan liar yang memberikan gambaran tentang cara hidup dan keyakinan orang yang tinggal di Mesopotamia Hulu sekitar 11.500 tahun yang lalu.

Lanskap Pimachiowin Aki, Kanada yang menawan. (Foto: © Pimachiowin Aki)

Pimachiowin Aki, Kanada
Memiliki arti tanah yang memberi kehidupan, Pimachiowin Aki merupakan hutan yang dilintasi sungai dan dilengkapi danau, lahan basah, dan hutan boreal. Dianggap sebagai rumah leluhur Anishinaabeg, yakni penduduk asli yang hidup dari memancing, berburu, dan berkumpul. Daerah ini memperlihatkan tradisi budaya Ji-ganawendamang Gidakiiminaan yang begitu menghormati karunia Sang Pencipta dengan menjaga kelestarian alam.

Katedral Naumburg, Jerman
Terletak di bagian timur Cekungan Thuringia, Katedral Naumburg, yang dibangun pada 1028 silam, memperlihatkan arsitektur luar biasa pada abad pertengahan dengan mengadaptasi perpaduan gaya romanesque dan gothic. Yang menarik, di dalamnya terdapat patung-patung para pendiri Katedral yang dikenal sebagai “Master Naumburg”.

Tepuis di Taman Nasional Chiribiquete, Kolombia. (Foto: © Jorge Mario Álvarez Arango)

Taman Nasional Chiribiquete – The Maloca of Jaguar, Kolombia
Terletak di barat laut Kolombia, taman nasional raksasa seluas 2,7 juta hektar ini menjadi cagar alam terbesar di Kolombia. Salah satu ciri khasnya adalah keberadaan tepuis (pegunungan berpuncak datar) dan batu pasir yang mendominasi hutan. Wilayah yang dianggap suci oleh masyarakat setempat tersebut merupakan rumah bagi burung kolibri Chiribiquete serta sosok jaguar yang hanya ditemukan di Amerika.

Informasi selengkapnya, kunjungi UNESCO.

Tags : beritaUNESCO
Comments