Kumpulan Foto Travel Terbaik Sedunia

  • Foto Gunung Merapi yang mengantarkan Michael Theodric asal Indonesia menjadi jawara untuk kedua kalinya di kategori ‘14 Years Old & Under.’

    Foto Gunung Merapi yang mengantarkan Michael Theodric asal Indonesia menjadi jawara untuk kedua kalinya di kategori ‘14 Years Old & Under.’

  • Detail tubuh dan rambut Suku Himba, Namibia, karya fotografer Inggris Philip Lee Harvey yang meraih gelar tertinggi ‘Travel Photographer of the Year 2014.’

    Detail tubuh dan rambut Suku Himba, Namibia, karya fotografer Inggris Philip Lee Harvey yang meraih gelar tertinggi ‘Travel Photographer of the Year 2014.’

  • Foto yang diambil di Svalbard, Arktika, oleh Joshua Holko ini dipuji dewan juri berkat kontras dan pancaran energinya.

    Foto yang diambil di Svalbard, Arktika, oleh Joshua Holko ini dipuji dewan juri berkat kontras dan pancaran energinya.

  • Nick Ng Yeow Kee asal Malaysia menjuarai kategori ‘People & Culture’ melalui esai yang mendokumentasikan para lansia di Yunnan yang terlupakan dalam proses pembangunan masif di RRC.

    Nick Ng Yeow Kee asal Malaysia menjuarai kategori ‘People & Culture’ melalui esai yang mendokumentasikan para lansia di Yunnan yang terlupakan dalam proses pembangunan masif di RRC.

  • Wajah bocah Suku Suri yang mendiami Desa Regia, Ethiopia, buatan fotografer asal Spanyol, Sergio Carbajo Rodriguez.

    Wajah bocah Suku Suri yang mendiami Desa Regia, Ethiopia, buatan fotografer asal Spanyol, Sergio Carbajo Rodriguez.

  • Ritual pagan di Desa Volakas, Yunani, karya evokatif yang dikirimkan Niko Vavdinoudis untuk kategori ‘People & Culture.’

    Ritual pagan di Desa Volakas, Yunani, karya evokatif yang dikirimkan Niko Vavdinoudis untuk kategori ‘People & Culture.’

  • Keajaiban gua gletser di Vatnajokull, Islandia, karya Judith Conning asal Australia.

    Keajaiban gua gletser di Vatnajokull, Islandia, karya Judith Conning asal Australia.

  • Terry Steeley asal Inggris memotret sejumlah gua dan terowongan bawah air yang menjadi obyek wisata andalan Riviera Maya, Meksiko.

    Terry Steeley asal Inggris memotret sejumlah gua dan terowongan bawah air yang menjadi obyek wisata andalan Riviera Maya, Meksiko.

  • Di Tassili N'Ajjer, Algeria, fotografer Marsel van Oosten menghindari target populer lukisan gua purba dan memilih memotret fenomena geologis yang atraktif.

    Di Tassili N'Ajjer, Algeria, fotografer Marsel van Oosten menghindari target populer lukisan gua purba dan memilih memotret fenomena geologis yang atraktif.

  • Di kategori ‘One Moment,’ fotografer Norwegia Johnny Haglund memotret para penggiat gerakan sosial La Sape di Republik Kongo.

    Di kategori ‘One Moment,’ fotografer Norwegia Johnny Haglund memotret para penggiat gerakan sosial La Sape di Republik Kongo.

  • Lapisan dimensi yang bernyawa mengantarkan foto seorang pedagang bulu di Kashmir karya Marco Urso ke putaran final.

    Lapisan dimensi yang bernyawa mengantarkan foto seorang pedagang bulu di Kashmir karya Marco Urso ke putaran final.

  • Fotografer amatir Massimiliano Fabrizi menciptakan esai bertema Havana dan menyabet posisi wahid kategori ‘Travelogue.’

    Fotografer amatir Massimiliano Fabrizi menciptakan esai bertema Havana dan menyabet posisi wahid kategori ‘Travelogue.’

  • Di Sheffield Park Station yang dibangun pada 1882, fotografer Rumania Felicia Simion berhasil membidik subyek dan momen yang memikat.

    Di Sheffield Park Station yang dibangun pada 1882, fotografer Rumania Felicia Simion berhasil membidik subyek dan momen yang memikat.

Click image to view full size

Di episode 2014, TPOTY kian menegaskan kelasnya sebagai kontes foto travel yang berbobot. Indonesia menempatkan satu wakil.

oleh Cristian Rahadiansyah

Indonesia kembali menempatkan satu wakil dalam Travel Photographer of the Year (TPOTY). Jika pada 2013 muncul nama Patria Prasasya, kali ini hadir Michael Theodric. Uniknya, keduanya menjuarai kategori yang sama: “14 Years Old & Under.”

“Di usia 12 tahun, Michael telah menunjukkan kematangan dalam menangkap gambar dan kepekaan yang kuat dalam hal komposisi,” ujar dewan juri. “Kami percaya dia punya masa depan yang cerah.” Michael bukanlah wajah baru di ajang penghargaan fotografi internasional. Saat berusia 10 tahun, dia pernah mengikuti TPOTY dan menjadi kampiun di kategori anak, kemudian menjadi finalis pada 2013. Siswa Sekolah Dian Harapan Tangerang ini juga pernah menyabet penghargaan dalam Sony World Photography Awards 2014.

TPOTY adalah ajang penghargaan tahunan yang diciptakan pada 2003 oleh fotografer profesional Chris Coe bersama istrinya, Karen. Seiring waktu, acara ini kian populer dan berbobot. Partisipannya kini mewakili lebih dari 100 negara. Sejak 2011, karya para pemenangnya bisa dipamerkan di London berkat dukungan dari Royal Geographical Society.

Pada episode 2014, TPOTY memperlombakan 10 kategori dengan tema spesifik. Para jawaranya antara lain Massimiliano Fabrizi (Italia) di kategori “Travelogue,” Nick Ng Yeow Kee (Malaysia) untuk “People & Culture,” serta Marsel van Oosten (Belanda) untuk “Natural World.” Sementara gelar paling prestisius “Travel Photographer of the Year” digondol oleh fotografer Inggris Philip Lee Harvey melalui serangkaian foto yang diambil di Ethiopia dan Namibia. Kehadiran Philip sekaligus menegaskan TPOTY bukanlah ajang medioker.

Pesertanya mencakup kalangan amatir hingga kawakan. Philip pernah berkontribusi untuk media kakap sekaliber Vanity Fair dan The Independent. Dia juga pernah memotret materi iklan untuk korporat raksasa semacam Bentley dan British Airways. Pada tahun-tahun sebelumnya, nama besar yang berpartisipasi antara lain Timothy Allen, fotografer Inggris yang terkenal lewat proyek Human Planet dari BBC; serta GMB Akash, fotografer Bangladesh yang pernah menerima penghargaan dari World Press Photo dan kini bekerja untuk Panos Pictures.

Anggota dewan juri TPOTY juga tak kalah berkelas, sebut saja Daria Bonera (Italia), Barbara Bordnick (Amerika Serikat), serta Manfred Zollner (Jerman). Mereka melakukan penilaian dalam tiga tahap, kemudian mengumumkan hasilnya pada Desember 2014. Seluruh karya pilihan mereka dipajang di gedung Royal Geographical Society dari 24 Juli hingga 5 September 2015.

Untuk lihat foto selengkapnya, klik halaman selanjutnya: >>

Share this Article


Comments

Related Posts

7803 Views

Book your hotel

Book your flight