Foto Terbaik Ajang APFI

Lapisan-lapisan kaya dimensi dalam foto buatan Fully Handoko (EPA) yang diambil dalam prosesi Yadnya Kasada di Bromo. Juara 2 kategori Nature & Environment APFI 2014.

Setelah setahun absen, Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) kembali digelar pada tahun ini. Bagaikan World Press Photo versi Indonesia, ajang ini bertujuan memberikan apresiasi kepada karya-karya terbaik para pewarta foto nasional. Khusus tahun ini, APFI merapel sekaligus penghargaan episode 2013 dan 2014.

Total ada sembilan kategori yang dilombakan, plus satu penghargaan puncak bernama “Photo of the Year” yang kali ini berhasil diraih oleh Irsan Mulyadi (2013) melalui foto orangutan korban penembakan; serta Sutanta Aditya (2014) lewat esai tentang warga korban erupsi Gunung Sinabung. Seluruh pemenang dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari Gino F. Hadi, Kemal Jufri, Enny Nuraheni, Danu Kusworo, dan Rully Kusuma.

Karya-karya para pemenang dibukukan dan dipajang dalam pameran yang berlangsung dari 28 Februari hingga 15 Maret 2015 di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta. Selain pameran, APFI menyuguhkan serangkaian diskusi tematik yang terbuka untuk umum, termasuk Bincang-Bincang Travel Photography yang baru pertama kali diadakan.

APFI adalah ajang tahunan yang dirintis pada 2010 oleh organisasi Pewarta Foto Indonesia. Selain untuk mengapresiasi kerja keras dan kreativitas para fotografer, APFI diniatkan sebagai kaleidoskop visual yang merekam peristiwa-peristiwa monumental di Indonesia.

Berikut foto-foto lengkapnya:

1. Mengalihkan mata dari adegan berdarah Perang Pandan, Yusuf Ahmad (Reuters) memotret momen kocak di tengah seremoni. Juara 3 kategori Art & Entertainment APFI 2013.

2. Hendra Permana menemukan visual dengan komposisi unik dari banjir yang melanda Jakarta. Juara 3 kategori Citizen Journalist APFI 2013. >>

Comments