Checking In: Mercure Jakarta PIK

Penginapan baru dari grup Accor Hotels dengan desain menawan serta lokasi yang sangat strategis. Cocok untuk pebisnis maupun turis pelesir.

Patung karya seniman Prancis, Arnaud-Nazare Aga, yang dapat ditemukan di lobi.

Oleh Yohanes Sandy

Lokasi
Mercure Jakarta Pantai Indah Kapuk (PIK) merupakan hotel pertama di kompleks PIK. Hotel bintang empat ini bersemayam di jantung PIK, tepat di atas PIK Avenue Mall, mal ikonis baru di Pantai Indah Kapuk. Lokasinya yang strategis dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum via jalan tol Ring Road maupun akses tol bandara. Keuntungan lainnya, tamu dapat mengakses beragam pilihan kuliner yang tersebar di bulevar utama PIK dengan berjalan kaki.

Kiri-kanan: Salah satu sudut restoran NSNTR; kolam renang yang terletak satu lantai dengan restoran. (Foto oleh Yohanes Sandy)

Desain
Desainnya digarap dengan serius dengan memadukan gaya minimalis serta seni kontemporer. Menurut Fandy Lo, Direktur Pemasaran, Mercure merupakan brand non-standardized dari AccorHotels yang artinya pemilik dan arsitek bebas untuk menerapkan desain. Untuk Mercure Jakarta PIK, material kontruksi didominasi oleh marmer, berbagai jenis kayu serta batu alam asli Indonesia di area outdoor. “Misinya menghadirkan hotel yang memiliki akomodasi senyaman rumah,” ujarnya. Kamar, koridor, dan ruang publik didominasi oleh warna cerah serta elemen visual memikat karya firma desain Thinking Room, mural karya Chalk the World, dan beberapa furnitur karya desainer Alvin Tjitrowirjo yang disebar di beberapa area. Salah satu karya seni yang mencuri perhatian adalah “Homage to Artheline,” patung gorila berkepala emas karya seniman Prancis Arnaud-Nazare Aga yang diletakkan di lobi. Selain Arnaud, seniman besar lain yang karyanya dapat ditemukan di area publik hotel ini adalah Eddie Hara. “Dua lukisannya dapat dilihat di restoran NSNTR di lantai delapan,” pungkas Fandy. Karya-karya seni berharga tersebut dikurasi oleh pemilik hotel yang telah membangun dan mengelola puluhan proyek perumahan dan apartemen di berbagai daerah di Indonesia.

Interior kamar dengan sentuhan warna cerah yang lembut serta nuansa seni kontemporer. (Foto oleh Yohanes Sandy)

Kamar
Mercure Jakarta PIK menaungi 240 kamar dan suite dengan luas mulai dari 22 meter persegi. Tiap unitnya disematkan amenitas baku yang impresif, sebut saja televisi LED 43 inci, mesin peracik kopi dan teh, serta koneksi WiFi sonder bayar. Tipe terbesar, suite, merupakan opsi ideal bagi tamu yang mendambakan akomodasi lapang. Dengan luas 50 meter persegi, masing-masing suite dicetak dengan kamar tidur dan ruang tamu terpisah. Letaknya yang berada di pojok gedung menghadirkan pemandangan kota tanpa batas. Selain amenitas baku, khusus untuk suite dan kamar tipe Privilege, Mercure Jakarta PIK juga menyediakan mesin kopi Dolce Gusto serta minibar gratis.

Kiri-kanan: Hidangan pembuka gado-gado dengan presentasi unik di Sunday Brunch restoran NSNTR; beragam menu Sunday Brunch yang akan dirotasi secara ajek. (Foto oleh Yohanes Sandy)

Aktivitas
Sebagai hotel yang terletak di sentra kuliner, maka wisata kuliner menjadi agenda utama bagi para turis pelesir yang menginap di sini. Idealnya, perjalanan wisata kuliner tersebut dimulai dari restoran NSNTR di dalam hotel yang menyajikan beragam hidangan khas Indonesia dengan cita rasa autentik. Sarapan yang dihidangkan opsinya melimpah dan menunya dirotasi saban hari. Sedangkan pada Minggu, restoran ini menggelar sesi Sunday Brunch dengan pilihan menu kombinasi antara hidangan Nusantara dengan sajian internasional.

Pantai Indah Kapuk Boulevard, PIK Avenue Mall, Jakarta Utara; 021/2257-1000; mercure.com; mulai dari Rp888.000.

Comments