8 Wakil Indonesia di SWPA

Dinominasikan dalam kategori Arts and Culture. Karya Aprison Aprison yang menggambarkan salah satu atraksi budaya di Indonesia bertajuk Bujang Ganong. (Aprison Aprison—2015 Sony World Photography Awards)

Delapan fotografer Indonesia berhasil lolos ke putaran final Sony World Photography Awards (SWPA) 2015. Adhi Prayoga menjadi wakil Indonesia satu-satunya di kelas Professional (kategori Travel), sementara di kelas Open terdapat tujuh nama, yakni Aprison Aprison (Arts & Culture), Muhammad Berkati (Arts & Culture), Harfian Herdi (Nature & Wildlife), Agus Purnomo (People), Eko Prihariyanto (Split Second), Lessy Sebastian (Split Second), serta Ismail Abdul Mutalib (Travel).

SWPA 2015 total terbagi ke dalam tiga kelas (Professional, Open, Youth) dan 26 kategori. Tahun ini, panitia menerima lebih dari 170 ribu foto yang dikirimkan oleh fotografer di 171 negara. Beberapa juri yang terlibat tahun ini adalah Xingxin Guo dari Xinhua News Agency; Matthew Leifheit, Photo Editor VICE Magazine; Joanna Milter, Deputy Photo Editor The New York Times; dan Oliver Schmitt, Deputy Director of Photography Spiegel Online.

Karya-karya yang lolos ke babak final akan dinilai kembali oleh dewan juri, kemudian pemenangnya diumumkan pada 23 April 2015. Di tahap berikutnya, seluruh foto finalis dan pemenang dipamerkan di Somerset House, London, dari 24 April-10 Mei 2015.

Tahun lalu, trofi paling prestisius L’Iris d’Or disabet oleh Sara Naomi Lewkowicz asal New York melalui esai “Shane and Maggie” yang menuturkan drama kekerasan dalam rumah tangga. Indonesia juga berhasil menempatkan satu pemenang, yakni Michael Theodric di kelas Youth melalui karya bertajuk “Side of Sunda Kelapa.”

Informasi lebih lanjut, kunjungi Sony World Photography Awards.

Comments