8 Bandara Tercantik di Dunia

Interior Bandara Internasional Baku yang kental akan nuansa Timur Tengah nan modern. (Foto: Kerem Sanliman)

Sebagai salah satu tempat tersibuk yang menjadi pintu gerbang sebelum memasuki sebuah negara, bandara kini kian bersolek. Tak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pemberhentian atau transit, beberapa di antaranya hadir dengan arsitektur memikat dan menyematkan beragam fasilitas mumpuni.

DestinAsian Indonesia
Desain atap tenda yang menyerupai puncak Rocky Mountains.

Bandara Internasional Denver
Selain menjadi yang terluas dan tersibuk di Amerika Serikat, bandara ini juga menjadi salah satu bandara paling ramah lingkungan di dunia. Desain atap tenda yang menyerupai puncak Rocky Mountains tersebut memaksimalkan penggunaan cahaya matahari, sehingga dapat mengurangi konsumsi energi. Karya terbaik firma Fentress Architects ini juga menyelipkan mural, instalasi dan monumen granit yang disebut-sebut sebagai mesin waktu yang hanya boleh dibuka pada 2094. Tahun lalu, bandara ini baru saja menambahkan Hotel Westin Denver dan kereta langsung menuju tengah kota. flydenver.com.

DestinAsian Indoneia
Nuansa bambu cerah pada langit-langit Terminal 4 Bandara Barajas Madrid. (Foto: Introducing Madrid)

Bandara Internasional Adolfo Suárez Barajas Madrid
Di saat banyak bandara lain tampil seragam dengan gaya modern minimalis dan didominasi warna putih, Terminal 4 Barajas Madrid ini tampil beda. Langit-langitnya berwarna kuning-cokelat dengan paduan rangka besi dan bambu. Bangunan karya Richard Rogersini tersebut berhasil memenangkan banyak penghargaan, di antaranya Great Britain, International RIBA European Awards 2006, Best Engineering Project 2005 by the Insititute of Engineering Spain, dan The Design Award T+L pada 2006 dalam kategori Best Public Space. Tiap tahunnya, bandara tersibuk di Spanyol ini melayani 39 juta penumpang. eropuertomadrid-barajas.com.

Seluruh sudut Bandara Internasional Menara dilapisi oleh eco-efficient glass. (Foto: TVITEC)

Bandara Internasional Menara
Diresmikan pada 1952, bandara yang bersemayam di Marrakech, Maroko ini awalnya bukan yang termegah. Bahkan fasilitas umum seperti garbarata pun tak dapat dijumpai di sini. Namun, usai bedah plastik pada 2008 silam oleh E2A Architecture, bandara ini bertransformasi menjadi salah satu yang tercantik baik dari segi bangunan maupun interiornya. Bandara yang melayani penerbangan dari dan menuju Eropa serta Arab ini mengadopsi gaya minimalis tanpa meninggalkan kesan eksotis khas Mediterania. marrakech.airport-authority.com.

Interior ruang tunggu Bandara Internasional Baku. (Foto: Kerem Sanliman)

Bandara Internasional Heydar Aliyev
Digarap oleh firma arsitektur asal Turki, Autoban, pada 2014, bandara ini mengusung tema Timur Tengah yang modern. Menonjolkan warna putih dan emas dengan pencahayaan maksimal, bandara yang didaulat menjadi salah satu ikon pariwisata Azerbaijan ini mampu menampung setidaknya enam juta penumpang setiap tahunnya. Baru-baru ini, Heydar Aliyev juga dianugerahi bintang 4 dari Skytrax, atas layanan primanya kepada penumpang. Terdapat pula cangkang-cangkang raksasa yang berfungsi sebagai kafe, bar, hingga gerai ritel ternama. airport.az.

DestinAsian Indonesia
Taman kupu-kupu di Bandara Internasional Changi merupakan salah satu fasilitas bandara yang menjadi favorit pengunjung.

Bandara Internasional Changi
Selalu menduduki peringkat atas sebagai yang terbaik di jagat, bandara di Singapura ini tak hanya menawarkan fasilitas mumpuni, namun juga desain yang menawan. Pada terminal 3, firma arsitektur Skidmore, Owings, and Merrill (SOM) menempatkan hutan vertikal serta taman kupu-kupu yang dapat dikunjungi setiap saat oleh pengunjung. Usai merampungkan Terminal 4 tahun lalu, kini salah satu bandara tersibuk di Asia tersebut juga sedang menyelesaikan pembangunan Terminal 5 dan mega proyek Jewel Changi Airport. changiairport.com.

DestinAsian Indonesia
Bandara Internasional Bao’an Shenzhen dengan interior futuristik yang didominasi warna putih. (Foto: Archdaily)

Bandara Internasional Bao’an Shenzhen
Bandara yang resmi beroperasi pada akhir 2013 silam ini mampu menampung hingga 45 juta penumpang per tahunnya. Dirancang oleh firma asal Italia, Massimiliano & Doriana Fuksas, desainnya didominasi warna putih ini mengusung gaya futuristik dengan langit-langit menyerupai ikan pari. Menghabiskan dana sebesar Rp128 miliar, bandara ini juga dilengkapi dengan 78 gates yang bakal selesai pada 2025. szairport.com.

DestinAsian Indonesia
Air mancur cantik yang berada tepat di depan Bandara Internasional Queen Alia. (Foto: Louis Berger Group)

Bandara Internasional Queen Alia
Dikerjakan oleh Foster+Partners, bandara terbesar di Yordania ini memiliki atap berbentuk unik yang terinspirasi dari tenda para pengembara di padang pasir. Seluruh sudut juga dirancang sedemikian rupa untuk menghalangi terik matahari. Bandara ini juga dijadikan tolak ukur dalam membantu pertumbuhan kota Amman. Semakin bertambahnya kapasitas Queen Alia, maka pariwisata di kota ini kian berkembang. qaiairport.com.

DestinAsian Indonesia
Desain pilar unik yang menambah keindahan bandara Internasional Chhatrapati Shivaji. (Foto: SOM-Aas Architecture)

Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji
Telah berekspansi nyaris lima kali lipat dalam satu dekade terakhir, Chhatrapati Shivaji kini mampu menampung sedikitnya 30 juta penumpang tiap tahunnya. Dibidani Skidmore, Owings & Merrill (SOM), terminal paling anyarnya yang dibuka pada 2014 silam mengadopsi gaya modern minimalis bercita rasa India dengan pilar putih berbentuk sarang lebah. Hal menarik lainnya berupa desain khusus di bagian drop off penumpang yang dibuat lebih luas untuk mengantisipasi ritual tradisional khas bagi mereka yang hendak bepergian. csia.in.

Comments