covid Archives - DestinAsian Indonesia https://destinasian.co.id/tags/covid/ Majalah travel premium berbahasa Indonesia pertama Sun, 01 Jan 2023 07:34:11 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.2 Hong Kong Kembali Longgarkan Aturan Masuk bagi Turis Asing https://destinasian.co.id/hong-kong-kembali-longgarkan-aturan-masuk-bagi-turis-asing/ Sun, 01 Jan 2023 07:34:08 +0000 https://destinasian.co.id/?p=70058 Tak perlu tes PCR usai mendarat. Berlaku mulai 29 Desember 2022.

The post Hong Kong Kembali Longgarkan Aturan Masuk bagi Turis Asing appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Kawasan Victoria Harbour di Hong Kong dengan latar museum baru M+ dan gedung-gedung di Kowloon. (Foto: Hong Kong Tourism Board)

Hong Kong kembali melonggarkan aturan masuk bagi turis asing. Usai menghapus syarat karantina, Hong Kong kini menghapus kewajiban tes PCR usai mendarat dan pengecekan vaksin di tempat-tempat umum.

Aturan yang diumumkan oleh pemerintah Hong Kong ini berlaku mulai 29 Desember 2022. Keputusan ini menandai langkah progresif Hong Kong untuk kian terbuka bagi wisatawan asing.

“Aturan baru ini menandai tonggak penting kebangkitan pariwisata dan pembukaan kembali pintu pariwisata Hong Kong sepenuhnya,” ujar Dr Pang Yiu-kai, Chairman Hong Kong Tourism Board, dalam siaran persnya.

Area bermain di Tai Kwun, kawasan wisata hasil revitalisasi yang dibuka pada Mei 2018. (Foto: Hong Kong Tourism Board)

Dengan perubahan aturan ini, turis asing yang melawat Hong Kong kini hanya perlu melakukan tes Covid sebelum terbang: 48 jam untuk tes PCR, atau 24 jam untuk tes antigen.

Selain itu, turis asing disyaratkan telah menerima dosis vaksin Covid secara komplet, setidaknya 14 hari sebelum terbang. Hampir semua vaksin “populer” diakui, termasuk Sinovac, Sinopharm, Moderna, Janssen, AstraZeneca, dan Pfizer.

Pada 2019, sebelum pandemi, Hong Kong menjaring hampir 56 juta kunjungan turis (termasuk kunjungan singkat tanpa menginap dari Tiongkok). Pada 2020, angkanya drop drastis menjadi 3,6 juta, kemudian turun lagi pada 2021 menjadi hanya 91.000 kunjungan.

The post Hong Kong Kembali Longgarkan Aturan Masuk bagi Turis Asing appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Efek Pandemi, Jakarta Punya Lebih Banyak Hotel Dibandingkan Bali https://destinasian.co.id/efek-pandemi-jakarta-punya-lebih-banyak-hotel-dibandingkan-bali/ Wed, 11 Aug 2021 06:41:18 +0000 https://destinasian.co.id/?p=65246 Pertama kalinya sejak 2009, jumlah hotel di Jakarta mengalahkan Bali.

The post Efek Pandemi, Jakarta Punya Lebih Banyak Hotel Dibandingkan Bali appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Kamar di Alila SCBD Jakarta, hotel yang beroperasi sejak 2019. (Foto: Alila)

Pandemi mengubah peta industri perhotelan nasional. Satu berita yang paling mengejutkan: jumlah hotel bintang di Jakarta kini lebih banyak dibandingkan Bali.

Merujuk data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta pada 2020 mengoleksi total 392 hotel bintang, drop hanya lima unit dibandingkan 2019. Penurunan terbanyak berlangsung di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Hilton Garden Inn Taman Palem, hotel baru di Jakarta yang dibuka Juli 2021. (Foto: Hilton)

Hotel di Bali juga berkurang, tapi penurunannya jauh lebih parah. Pada 2019, Bali mengoleksi 507 hotel. Setahun berselang, pandemi menerjang industri pariwisata dan jumlah hotel pun susut 25% menjadi 380 unit. 

Belum semua provinsi melansir data hotel terbaru. Namun, sudah dipastikan Bali kehilangan gelarnya sebagai provinsi dengan hotel terbanyak. Jumlah hotelnya kalah banyak dari Jakarta. Terakhir kali jumlah hotel di Jakarta lebih banyak dari Bali terjadi pada 2009. Waktu itu, ada 153 hotel di Jakarta dan 149 hotel di Bali. 

Meski begitu, konstelasi ini masih bisa berubah. Tahun ini, ada belasan hotel baru dibuka di Indonesia. Khusus Bali, minimum 10 hotel membuka perdana pintunya di 2021, termasuk Banyan Tree Escape dan Andaz. Di Jakarta, setidaknya ada empat pendatang baru, termasuk Langham dan Hilton Garden Inn.Cristian Rahadiansyah

The post Efek Pandemi, Jakarta Punya Lebih Banyak Hotel Dibandingkan Bali appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Kabar Buruk Bagi Bali: 35 Juta Warga Eropa Tak Punya Biaya Liburan https://destinasian.co.id/kabar-buruk-bagi-bali-35-juta-warga-eropa-tak-punya-biaya-liburan/ Tue, 10 Aug 2021 09:13:16 +0000 https://destinasian.co.id/?p=65230 Prospek suram untuk pemulihan pariwisata pasca-pandemi.

The post Kabar Buruk Bagi Bali: 35 Juta Warga Eropa Tak Punya Biaya Liburan appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Turis asing sedang berjemur di pesisir Bali. (Foto: Harvey Enrile)

Banyak perbatasan negara sudah dibuka, tapi tak semua orang bisa pelesir ke luar negeri. Bukan hanya karena waswas dengan varian baru Covid, tapi juga akibat susutnya pendapatan.

Kondisi itu terjadi salah satunya di Uni Eropa. Menurut laporan dari ETUC (European Trade Union Confederation) yang dilansir minggu lalu, sekitar 35 juta warga Uni Eropa kini tak sanggup membiayai liburan setidaknya selama sepekan.

ETUC mendasari kesimpulannya pada survei yang digelar oleh Eurostat, biro statistik Uni Eropa. Problem ini diklaim sebagai dampak dari melebarnya tingkat kesenjangan pendapatan. Ditambahkan pula, dari 27 negara yang disurvei, jumlah populasi yang tak mampu berlibur meningkat di 16 negara.

Kiri-kanan: Peselancar asing di Banyuwangi. (Foto: Johannes P. Christo); Wisatawan di Karimunjawa. (Foto: Muhammad Fadli)

“Liburan sepatutnya bukan kemewahan untuk segelintir orang,” ujar Deputi Sekjen ETUC, Esther Lynch, dalam siaran persnya. “Ketika banyak pekerja pergi menikmati cuti bersama teman dan keluarga, jutaan orang kehilangan kesempatan serupa akibat rendahnya pendapatan.”

Dari 35 juta orang Eropa yang tak sanggup berlibur, mayoritas memiliki KTP Italia. Jumlahnya menembus tujuh juta jiwa. Negara dengan Situs Warisan Dunia terbanyak ini ternyata merupakan negara dengan populasi orang miskin yang besar.

Populasi terbesar kedua berasal dari Spanyol (4,7 juta jiwa), disusul oleh Jerman (4,3 juta) dan Prancis (3,6 juta). Ketiga negara ini, walau tergolong kaya, terbukti mengidap kesenjangan pendapatan yang cukup tinggi.

Desa Limasan, resor di Pacitan yang rutin memikat peselancar top dunia. (Foto: Atet Dwi Pramadia)

Apa yang terjadi di Eropa itu merupakan berita buruk bagi Bali, juga Indonesia, terutama dalam konteks pemulihan pariwisata. Pasalnya, Eropa merupakan pasar turis yang vital, tak hanya dalam hal jumlah, tapi juga daya beli.

Pada 2019, Eropa berkontribusi sekitar dua juta kunjungan turis ke Indonesia—mewakili 13% dari total kunjungan. Dengan catatan ini, dalam hal kawasan, Eropa merupakan pemasok turis tersubur kedua setelah Asia.

Khusus bagi Bali, problem di Eropa bisa berdampak lebih kronis. Ketergantungan Bali pada turis Eropa jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional. Pada 2019, Pulau Dewata membukukan hampir 1,5 juta kunjungan turis Eropa—mewakili sekitar 24% kunjungan turis asing.

Kiri-kanan: Turis asing di Kalimaya Dive Resort, Sumbawa. (Foto: Nyimas Laula); Tamu resor Four Seasons Sayan, Bali. (Foto: Putu Sayoga)

Celakanya lagi, beberapa negara Eropa pemasok turis ke Bali kini dihuni banyak warga yang tak sanggup berlibur. Prancis, Jerman, dan Belanda misalnya, secara kolektif memiliki hampir sembilan juta orang yang hanya bisa menikmati cuti di sekitar rumah.

Dengan menyusutnya populasi warga Eropa yang mampu berlibur, persaingan berebut turis asal Benua Biru pun akan kian ketat. Indonesia, juga Bali, mesti lebih cerdik merayu mereka, sebab Eropa juga merupakan pasar andalan bagi banyak negara lain.Cristian Rahadiansyah  

The post Kabar Buruk Bagi Bali: 35 Juta Warga Eropa Tak Punya Biaya Liburan appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Pada 2020, Jumlah Restoran di Bali Bertambah 369 Unit https://destinasian.co.id/pada-2020-jumlah-restoran-di-bali-bertambah-369-unit/ Tue, 20 Jul 2021 04:15:05 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64919 Pertumbuhan tertinggi berlangsung di Gianyar dan Denpasar.

The post Pada 2020, Jumlah Restoran di Bali Bertambah 369 Unit appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Menu sarapan smoothie bowl di sebuah kafe di Bali. (Foto: Alex Block)

Pada 2020, akibat pandemi, jumlah hotel di Bali berkurang signifikan, tapi jumlah restoran justru tumbuh.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah hotel bintang di Bali pada 2020 susut sebesar 25%, dari 507 menjadi 380 hotel—penurunan terparah dalam sejarah!

Baca Juga: Desain Unik Restoran Era Pandemi

Akan tetapi, populasi restoran tumbuh positif sebesar 13%. Pada 2019, Bali mengoleksi 2.864 restoran. Setahun berselang, angkanya melonjak jadi 3.233 restoran. Dibandingkan grafik sebelum pandemi, pertumbuhan ini cukup tinggi, bahkan di atas rata-rata.

Kru Horeka Bistro, restoran yang dibuka di Canggu pada 2020. (Foto: Horeka Bistro)

Mayoritas pertumbuhan restoran itu berlangsung di Kabupaten Gianyar. Di sini, jumlah tempat makan meroket sebesar 56%, dari 612 menjadi 952 restoran.

Baca Juga: 4 Restoran Tepi Sungai di Ubud

Pertumbuhan terbanyak kedua berlangsung di Kota Denpasar, dari 582 menjadi 604 restoran. Artinya, terjadi surplus sebesar 4%.

Belum ada analisis atas fenomena itu. Namun begitu, bisnis kuliner memang meledak di masa pandemi. Banyak orang, termasuk yang kehilangan pekerjaan, beralih ke usaha makanan.

Satu contoh yang paling banyak dibicarakan mungkin Horeka Bistro. Restoran ini dibuka pada Agustus 2020 di daerah Canggu. Pendiri dan mayoritas krunya merupakan mantan pegawai hotel.

“Pandemi tidak pilih-pilih,” kata pendiri Horeka, Danielle Woro Prabandari, mantan staf The Westin Ubud. “Semua bernasib sama, semua dalam survival mode. Bahkan sekarang ada bekas general manager berjualan tahu.”Cristian Rahadiansyah 

The post Pada 2020, Jumlah Restoran di Bali Bertambah 369 Unit appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Hotel di Bali Berkurang 127 Unit Sepanjang 2020 https://destinasian.co.id/hotel-di-bali-berkurang-127-unit-sepanjang-2020/ Mon, 19 Jul 2021 14:33:48 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64906 Bali pun kehilangan gelarnya sebagai provinsi dengan hotel terbanyak.

The post Hotel di Bali Berkurang 127 Unit Sepanjang 2020 appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Area berjemur tanpa turis di pesisir Sanur. (Foto: Amit Janco)

Pandemi memukul telak industri perhotelan Bali. Pada 2020, jumlah hotel bintang di pulau ini berkurang 127 unit. Ini penurunan terbesar dalam sejarah.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), Pulau Dewata mengoleksi 507 hotel pada 2019. Setahun berselang, angkanya minus 25% menjadi 380 hotel.

Penting dicatat, ini tidak otomatis berarti ada 127 hotel ditutup. Angka ini hanya menjelaskan jumlah penurunan hotel. Sebab, pada 2020, beberapa hotel baru masih bermunculan, contohnya Nirjhara dan Raffles

Kolam renang di Raffles Bali, salah satu hotel yang dibuka pada 2020. (Foto: Dewandra Djelantik/Accor)

Sejalan dengan penurunan jumlah hotel, jumlah kamar di Bali pun susut. Pada 2019, hotel-hotel di sini secara kolektif menampung 58 ribu kamar. Pada 2020, jumlahnya drop 53% menjadi hanya 27 ribu kamar.

Baca Juga: 10 Hotel Baru di Bali 2021

Dengan catatan ini, Bali pun kehilangan gelarnya sebagai provinsi dengan hotel terbanyak. Jakarta misalnya, kini memiliki lebih banyak hotel: 392 unit, berkurang hanya lima unit dibandingkan 2019. 

Membaca data BPS lebih rinci, penurunan terbanyak di Bali dialami oleh hotel bintang tiga. Angkanya minus 56 hotel. Penyusutan terbanyak kedua melanda kategori bintang empat, yang berkurang sebanyak 28 hotel.

Namun begitu, penurunan hotel di Bali tidak berlangsung merata. Anomali terlihat pada statistik per wilayah. Ternyata, ada dua kabupaten yang menikmati pertumbuhan—sebuah bukti lain penurunan 127 hotel tak lantas berarti ada 127 hotel ditutup.

Baca Juga: Ratusan Hotel di Bali Dijual—Benar atau Hoaks?

Jembrana, Tabanan, Denpasar, Buleleng, dan Badung menderita penurunan hotel. Akan tetapi, hotel di Klungkung dan Gianyar justru meningkat. Total ada empat unit hotel baru di Klungkung dan sembilan unit di Gianyar.

Pandemi merupakan penyebab utama penurunan hotel ini. Berbeda dari banyak provinsi lain, industri perhotelan Bali bergantung hampir sepenuhnya pada turis dari luar pulau—dan jumlah turis di sini susut drastis. Membaca rapor pariwisata Bali, jumlah kunjungan wisatawan susut dari 16 juta pada 2019 menjadi 5,6 juta pada 2020.Cristian Rahadiansyah

The post Hotel di Bali Berkurang 127 Unit Sepanjang 2020 appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Bantu Karyawan Hotel, Marriott Gandeng Blibli Jual Voucher Menginap https://destinasian.co.id/bantu-karyawan-hotel-marriott-gandeng-blibli-jual-voucher-menginap/ Thu, 15 Jul 2021 09:10:16 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64875 Seluruh hasil penjualan dipakai membeli kebutuhan pokok karyawan terdampak pandemi.

The post Bantu Karyawan Hotel, Marriott Gandeng Blibli Jual Voucher Menginap appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Vila yang menatap laut selatan di Bvlgari Bali. (Foto: Tommy-Picone/Marriott)

Penerapan PPKM darurat kembali memukul bisnis perhotelan. Menyiasati tantangan ini, dewan general manager Grup Marriott di Indonesia menggandeng Blibli untuk menjual voucher menginap, di mana hasilnya akan dipakai membeli kebutuhan pokok bagi karyawan terdampak pandemi.

Mengutip siaran pers Marriott, inisiatif ini bergulir dari 15-27 Juli 2021 dengan diikuti oleh puluhan hotel di Indonesia. Tarif menginap yang ditawarkan didiskon hingga 45%, sementara periode menginapnya berlaku hingga akhir 2022 dan 2023.

Kiri-kanan: Westin Jakarta, hotel tertinggi di Indonesia; Ruang spa di W Seminyak. (Foto: Marriott)

Di platform penjualan Blibli, per 15 Juli, total ada 45 hotel di 12 destinasi yang berpartisipasi. Hotel terbanyak beralamat di Bali (22 hotel), disusul Jakarta (7), Bandung (3), dan Surabaya (3). Di luar destinasi-destinasi ini, ada hotel di Makassar, Belitung, Lampung, serta Balikpapan.

Di Jakarta, contoh penawarannya ialah voucher menginap dua malam di The Hermitage seharga Rp2,3 juta untuk tipe Studio Suite, termasuk sarapan untuk dua orang. Tarif ini di bawah kisaran normal seharga Rp4,3 juta.

Interior tenda di resor glamping Natra Bintan. (Foto: Marriott)

Di Bandung, tersedia voucher menginap dua malam di Sheraton seharga Rp2,2 juta untuk tipe Junior Suite. Sementara resor glamping Natra Bintan menawarkan tarif Rp6 juta untuk dua malam di Lagoon View Tent.

Di Bali, paket termurah untuk dua malam datang dari Fairfield Legian (Rp550.000) dan Four Points Kuta (Rp613.800). Sementara paket termahal ialah menginap di vila selama dua malam di Mandapa, A Ritz-Carlton Reserve (Rp18 juta) dan Bvlgari Bali (Rp14 juta).Cristian Rahadiansyah

The post Bantu Karyawan Hotel, Marriott Gandeng Blibli Jual Voucher Menginap appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Mulai 1 Agustus, Kapal Pesiar Besar Dilarang Masuk Venesia https://destinasian.co.id/mulai-1-agustus-kapal-pesiar-besar-dilarang-masuk-venesia/ Thu, 15 Jul 2021 06:57:04 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64852 Diancam UNESCO, pemerintah Italia akhirnya sudi alihkan jalur kapal pesiar.

The post Mulai 1 Agustus, Kapal Pesiar Besar Dilarang Masuk Venesia appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Gondola membawa penumpang di Venesia, anggota Situs Warisan Dunia sejak 1987. (Foto: Antonio Molinari)

Penantian lama itu akhirnya terwujud. Setelah bertahun-tahun diprotes, pemerintah Italia setuju melarang kapal pesiar memasuki perairan interior Venesia.

Aturan baru ini diumumkan pada 13 Juli. Salah satu ketentuannya ialah larangan bagi kapal pesiar melewati kawasan Piazza San Marco, mulai 1 Agustus 2021. Sebagai landasan hukumnya, pemerintah meresmikan perairan ini sebagai “monumen nasional” yang wajib dilindungi.

“Di Venesia, mulai 1 Agustus, kapal pesiar besar tak lagi melewati Kanal Giudecca di depan San Marco,” tulis Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Italia, Dario Franceschini, dalam akun Twitter-nya pada 13 Juli.

Kiri-kanan: Kapal pesiar gigantik mengarungi perairan Venesia. (Foto: Drew Harbour); Patung Support karya Lorenzo Quinn di Venesia. (Foto: Hans M)

Akan tetapi, tak semua kapal dilarang masuk. Pelang verboten ditujukan hanya pada bahtera gigantik yang memenuhi salah satu atau seluruh kriteria berikut: bobot di atas 25.000 ton, panjang minimum 180 meter, serta tinggi menembus 35 meter.

Melihat batasan spesifikasi itu, kapal-kapal terbesar semacam Harmony of the Seas dan MSC Grandiosa dipastikan tak bisa membelah laguna Venesia. Akses praktis hanya diberikan pada yacht dan pesiar sungai kelas menengah. 

Sebagai alternatif bagi pesiar besar, pemerintah akan mengarahkan para operator untuk bersandar di pelabuhan kargo Marghera, sekitar 10 menit naik perahu dari jantung Venesia. Kawasan ini akan dibenahi agar siap menampung kapal penumpang pada 2022.

Grand Canal dengan latar kapal pesiar Viking Star. (Foto: Alastair Miller/Viking Cruises)

Keputusan pemerintah Italia melarang pesiar besar tak lepas dari protes warga dan aktivis selama lebih dari 10 tahun. Mereka menuding kapal pesiar bertanggung jawab atas degradasi lingkungan di Venesia. Pasalnya, gelombang yang dihasilkannya mengancam fondasi ringkih “kota terapung” ini.

Baca Juga: Bagaimana Pariwisata Massal Merusak Venesia

Tekanan juga datang dari UNESCO. Pada 2019, lembaga PBB ini memperingatkan ancaman kapal pesiar terhadap ekologi Venesia, anggota Situs Warisan Dunia sejak 1987. Jika tak ada solusi, kota bersejarah ini akan dipertimbangkan masuk “daftar merah” dalam sidang Komite Warisan Dunia tahun ini.

Bendera protes menolak kapal pesiar besar di Venesia pada Juni 2021. (Foto: Jeremy Zero)

Venesia, kota maritim yang didirikan pada abad ke-5, merupakan aset wisata andalan Italia. Pada 2019, menurut data Dinas Pariwisata, kota bersejarah ini didatangi hampir 10 juta turis dan 500 kapal pesiar.

Sayangnya, primadona pelancong ini juga menjadi contoh buruk pariwisata massal. Selain menderita degradasi lingkungan, Venesia terus kehilangan warganya, akibat tersisih oleh kehadiran fasilitas pariwisata. Di kawasan bersejarahnya, sekitar 1.000 penduduk lokal eksodus saban tahunnya.Cristian Rahadiansyah

The post Mulai 1 Agustus, Kapal Pesiar Besar Dilarang Masuk Venesia appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Phuket Mulai Terima Turis Asing, Hotel Lansir Promo Liburan https://destinasian.co.id/phuket-mulai-terima-turis-asing-hotel-lansir-promo-liburan/ Fri, 02 Jul 2021 08:25:48 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64659 Wisatawan boleh datang, juga berkelana ke daerah lain di Thailand lewat Phuket.

The post Phuket Mulai Terima Turis Asing, Hotel Lansir Promo Liburan appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Panorama pesisir Phuket, destinasi yang membuka pintunya untuk turis asing mulai 1 Juli 2021. (Foto: Katie Musial)

Lewat skema Phuket Sandbox, Phuket resmi membuka kembali pintunya untuk turis asing pada 1 Juli 2021. Wisatawan internasional bisa berlibur ke sini tanpa karantina, juga diizinkan melawat daerah lain di Thailand melalui Phuket.

Merayakan keputusan itu, banyak hotel pun melansir promo, salah satunya Banyan Tree Phuket. Lewat paket Your Island Affair, resor berisi vila ini menjanjikan bonus antara lain sesi bermain golf, spa, makan malam, serta floating breakfast

Vila berisi dua kamar tidur di Banyan Tree Phuket. (Foto: Banyan Tree)

Promo juga diluncurkan oleh Angsana Laguna Phuket. Lewat paket Your Stay, Your Choice, resor ini memberikan bonus sarapan untuk enam orang di vila, serta kredit sebesar THB 1.000 untuk makan dan spa. 

Laguna Phuket, kompleks di mana Banyan Tree dan Angsana berada, juga bekerja sama dengan Bangkok Hospital untuk melayani tes PCR bagi para tamu. Fasilitas ini bisa dipakai oleh turis yang ingin mudik ke negaranya, atau meneruskan trip ke destinasi lain di Thailand.

Sesi yoga di kompleks Angsana Laguna Phuket. (Foto: Angsana)

Untuk saat ini, turis asing ke Phuket disyaratkan sudah menerima dua dosis vaksin, memesan kamar 14 malam, mengunduh aplikasi ThailandPlus, serta berasal dari negara dengan tingkat risiko medium-rendah, sesuai daftar versi Kementerian Kesehatan Thailand.   

Pembukaan Phuket merupakan tahap pertama dalam pembukaan Thailand untuk turis asing. Jika eksperimen ini berjalan sukses, pemerintah akan membuka perbatasan Chiang Mai dan Pattaya pada September 2021, disusul Bangkok dan Hua Hin sebulan berselang.Cristian Rahadiansyah

The post Phuket Mulai Terima Turis Asing, Hotel Lansir Promo Liburan appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Terbang Naik Garuda, Dapat Bonus Vaksin https://destinasian.co.id/terbang-naik-garuda-dapat-bonus-vaksin/ Wed, 30 Jun 2021 15:02:21 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64623 Cukup tunjukkan tiket, bisa dapat vaksin Sinovac di Terminal 3.

The post Terbang Naik Garuda, Dapat Bonus Vaksin appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Armada Garuda Indonesia menampilkan livery kampanye vaksin. (Foto: Garuda Indonesia)

Demi mengerem penyebaran Covid-19 di udara, maskapai-maskapai dunia giat memvaksin seluruh krunya. Tahun ini, satu maskapai mengambil langkah lebih jauh: memvaksin seluruh penumpangnya.

Mulai 30 Juni, Garuda Indonesia menyediakan vaksin Sinovac secara gratis bagi para penumpangnya. Layanan ini tersedia saban hari dari pukul 08:00-14:00, bertempat di area Customer Service Garuda Indonesia, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. 

“Kami percaya program vaksinasi ini merupakan ‘game changer’ yang memegang peranan penting dalam upaya penanggulangan pandemi di Indonesia,” jelas Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam siaran persnya.

Layanan vaksin dari Garuda Indonesia tersedia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Cristian R)

Program vaksinasi ini diberikan kepada mereka yang berusia minimum 18 tahun dan memegang tiket Garuda Indonesia. Penumpang disyaratkan datang paling lambat dua jam sebelum terbang dan mengisi formulir.

Di Terminal 3, vaksin akan disuntikkan oleh tenaga kesehatan Garuda Sentra Medika. Penumpang juga bisa mendapatkan vaksin dosis kedua, dengan syarat jarak 28 hari dari dosis pertama.Cristian Rahadiansyah

The post Terbang Naik Garuda, Dapat Bonus Vaksin appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Pameran Keliling Foto-Foto Terbaik Dunia https://destinasian.co.id/pameran-keliling-foto-foto-terbaik-dunia/ Wed, 09 Jun 2021 11:56:42 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64391 Beradaptasi dengan prokes, acara bergulir di 26 kota di 15 negara.

The post Pameran Keliling Foto-Foto Terbaik Dunia appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Pameran keliling karya pemenang WPP Contest 2021 dimulai di Palazzo Madama, Turin. (Foto: Perottino/WPP)

World Press Photo Contest, semacam Oscar di dunia fotografi, sudah melansir karya pemenang edisi 2021. Kini, foto-foto tersebut dibawa dalam pameran keliling.

Ekshibisi tahunan ini lazimnya dimulai di Amsterdam. Namun, akibat pembatasan selama pandemi, acara debut terpaksa direlokasi ke Turin. Di sini, foto-foto dipajang dari 7 Mei-22 Agustus di gedung bersejarah Palazzo Madama.

Setelah Turin, WPP Exhibition 2021 dibuka di Sydney, disusul oleh Roma, Bellinzona, Cluj, Amsterdam, serta Kigali. Melihat kalender WPP, pameran akbar ini total akan dibawa ke 26 kota di 15 negara. Milan terpilih sebagai kota penutup dengan jadwal pembukaan 5 Desember.

Gereja De Nieuwe Kerk, Amsterdam, lokasi reguler WPP Exhibition. (Foto: Evert Elzinga/WPP)

Tahun ini, tak satu pun kota di Asia bertindak sebagai tuan rumah pameran. Bagi warga Indonesia, lokasi terdekat untuk menontonnya ialah Perth, di mana pameran dijadwalkan bergulir dari 30 Juli-20 Agustus. Sayang, Australia menutup perbatasannya hingga 2022

Dikutip dari situs web WPP, berikut jadwal lengkap WPP Exhibition 2021: 

  1. Turin, Italia, 7 Mei-22 Agustus 2021
  2. Sydney Australia, 15 Mei-13 Juni 2021
  3. Roma, Italia, 28 Mei-22 Agustus 2021
  4. Bellinzona, Swiss, 29 Mei-20 Juni 2021
  5. Cluj, Rumania, 2 Juni-20 Juni 2021
  6. Amsterdam, Belanda, 5 Juni-29 Agustus 2021
  7. Kigali, Rwanda, 7 Juni-27 Juni 2021
  8. Brisbane, Australia, 26 Juni-18 Juli 2021
  9. Mexico City, Meksiko, 16 Juli-26 September 2021
  10. Knokke-Heist, Belgia, 16 Juli-15 Agustus 2021
  11. Ottawa, Kanada, 23 Juli-15 Agustus 2021
  12. Perth, Australia, 30 Juli-20 Agustus 2021
  13. Balingen, Jerman, 7 Agustus-29 Agustus 2021
  14. Montreal, Kanada, 21 Agustus-3 Oktober 2021
  15. Athena, Yunani, 23 Agustus-14 September 2021
  16. Olten, Swiss, 26 Agustus-3 Oktober 2021
  17. Wina, Austria, 10 September-7 November 2021
  18. Kopenhagen, Denmark, 23 September-17 Oktober 2021
  19. Budapest, Hungaria, 24 September-31 Oktober 2021
  20. Dortmund, Jerman, 25 September-17 Oktober 2021
  21. Flensburg, Jerman, 29 September-7 Oktober 2021
  22. Berlin, Jerman, 30 September-24 Oktober 2021
  23. Chicoutimi, Kanada, 8 Oktober-31 Oktober 2021
  24. Maastricht, Belanda, 15 Oktober-7 November 2021
  25. Vitoria-Gasteiz, Spanyol, 15 Oktober-14 November 2021
  26. Milan, Italia, 5 Desember 2021-9 Januari 2022

The post Pameran Keliling Foto-Foto Terbaik Dunia appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>