Belanda Archives - DestinAsian Indonesia https://destinasian.co.id/tags/belanda/ Majalah travel premium berbahasa Indonesia pertama Fri, 29 Nov 2024 07:02:37 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.2 Winter Season, Qatar Tambah Penerbangan ke Amsterdam https://destinasian.co.id/winter-season-qatar-tambah-penerbangan-ke-amsterdam/ Wed, 18 Sep 2024 04:37:19 +0000 https://destinasian.co.id/?p=76240 Qatar Airways, menambah jumlah penerbangannya di Amsterdam dari 10 penerbangan per minggu menjadi 14 penerbangan per minggu.

The post Winter Season, Qatar Tambah Penerbangan ke Amsterdam appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Qatar Airways, menambah jumlah penerbangannya di Amsterdam dari 10 penerbangan per minggu menjadi 14 penerbangan per minggu.

Katar Airways, menambah jumlah penerbangannya di Amsterdam. Maskapai Timur Tengah ini menambah jumlah penerbangan dari 10 penerbangan per minggu menjadi 14 penerbangan per minggu.

Qatar menambah 4 penerbangan mingguan dari Amsterdam mulai  12 November 2024 hingga 29 Maret 2025, bersamaan dengan dimulainya musim dingin.

Dengan 14 penerbangan ini, Qatar Airways memungkinkan 40.000 penumpang tambahan untuk bepergian antara Amsterdam dan Doha.

Baca Juga: 5 Hotel yang Re-Opening dengan Desain Baru

“Qatar Airways gembira menyaksikan dan melayani permintaan perjalanan yang terus meningkat di ibu kota Belanda, yang merupakan destinasi penting dalam jaringan Eropa kami,” kata Chief Commercial Officer Qatar Airways, Tn. Thierry Antinori dalam pernyataannya.

Amsterdam, yang juga dikenal sebagai kota kanal bersejarah, merupakan salah satu destinasi utama bagi penumpang yang bepergian dari Asia dan Australia.

Selain itu, warga Amsterdam juga bisa menikmati kehangatan matahari di destinasi favorit mereka seperti Bali, Bangkok, dan Ho Chi Minh saat musim dingin muncul di Amsterdam.

Jadwal penerbangan yang baru dimulai pada Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu dari Doha ke Amsterdam dan sebaliknya. Ini menambah jadwal sebelumnya yang berangkat pada Senin, Jumat, dan Minggu.

 

 

The post Winter Season, Qatar Tambah Penerbangan ke Amsterdam appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Nostalgia Gedung Hotel Kolonial Tua di Jakarta https://destinasian.co.id/nostalgia-gedung-hotel-kolonial-tua-di-jakarta/ Sat, 22 Jun 2024 09:00:00 +0000 https://destinasian.co.id/?p=75007 Salah satu bangunan bersejarah di Jakarta adalah hotel The Hermitage, a Tribute Portfolio, Jakarta.

The post Nostalgia Gedung Hotel Kolonial Tua di Jakarta appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>

Presidential_Suite seluas 170 meter persegi (Foto; The Hermitage. a Tribute Portfolio, Jakarta)

Gedung-gedung tua identik dengan beragam cerita mistis yang menakutkan. Namun di tangan yang tepat, gedung-gedung tua ini justru terlihat aestetik dan indah.

Salah satu bangunan bersejarah di Jakarta adalah hotel The Hermitage, a Tribute Portfolio, Jakarta. Meski kini terkenal sebagai hotel bintang lima, namun nyatanya, hotel ini memiliki sejarah panjang sebagai hotel yang dibangun di gedung tertua di Jakarta.

Hotel tertua di Jakarta saat ini adalah Hotel Sriwijaya di Jakarta Pusat, sedangkan hotel bintang lima pertama di Jakarta adalah Hotel Indonesia Kempinski. Namun The Hermitage, a Tribute Portfolio, Jakarta ini merupakan hotel yang menempati gedung tertua kedua (setelah Hotel Sriwijaya) di Jakarta.

“Bangunan gedung utama dari hotel ini punya rentang sejarah yang panjang dari 1920-an. Hotel ini awalnya dibangun sebagai kantor telekomunikasi Belanda, The Telefoongbouw,” ungkap Rizky Irvansyah, General Manager The Hermitage, A Tribute Portfolio, Jakarta kepada DestinAsian Indonesia.

“Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, gedung ini diubah menjadi pusat pendidikan dan juga sempat menjadi kantor Presiden Pertama Indonesia.”

Baca Juga: The Feast of Dragons, Jamuan Mewah di PA.SO.LA Restaurant

Rizky berkisah, gedung ini juga sempat berubah menjadi gedung Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Indonesia bahkan menjadi Universitas Bung Karno yang dimanage oleh Soekarno Education Foundation.

Setelah itu, gedung ini sempat terbengkalai dalam waktu yang cukup lama.

PT Menteng Heritage Realty akhirnya mengakuisisi gedung ini. Beberapa perbaikan pun dilakukan, namun lantaran sejarahnya, gedung yang menjadi cagar budaya ini pun tak boleh diubah bentuknya. Gedung ini diubah menjadi hotel The Hermitage, A Tribute Portfolio, Jakarta ini pada 2015 lalu.

“Tapi tampak depan ruangannya ini masih sama.Karena masuk ke dalam cagar budaya juga gak bisa kita ubah. Bahkan dari tembok-temboknya atau jendela-jendela itu hanya sedikit perbaikan. Tapi dalam konstruksi dan layout gedungnya itu masih sama.”

Tampilan depan yang dipertahankan sesuai aslinya (Foto; The Hermitage. a Tribute Portfolio, Jakarta)

“Dan seperti ruangan yang ini kami hanya menambahkan sekat-sekatnya aja.”

Dalam perkembangannya, hotel yang juga tergabung sebagai Tribute Portfolio Marriot International ini menambahkan bangunan gedung baru. Dengan catatan, gedung baru ini tidak merusak gedung lamanya.

Dari lobi hotel, nuansa kolonial klasik langsung terasa. Dengan nuansa warna putih cokelat, para tamu akan disambut dengan sebuah patung malaikat besar dan juga gentong tanah liat yang super besar.

Rizky mengatakan, kedua benda tersebut ‘diselamatkan’ bersamaan dengan gedung tersebut. Bukan cuma itu, pegangan tangga melingkar yang megah di bagian tengah ruangan lobi seolah-olah masih ingin memamerkan kemegahan dan kekuatannya meski sempat dimakan zaman.

Di bagian belakang, gedung baru setinggi 9 lantai menjadi ruangan kamar-kamar hotel yang dibuat senada dengan vibe kolonial gedung utama.

Tembok putih dengan lampu tembok yang kuning temaram memperkuat nuansa kolonial, namun karpet bulu tebal yang dibuat bermotif batik kawung memberikan sebuah sentuhan ke-Indonesiaan yang menenangkan.

“Di setiap kamar, sengaja dibuat dengan konsep kolonial dan ada sentuhan white marmernya dan sentuhan furnitur warna kayu. Untuk menambah touch Indonesia di setiap kamar itu ada hiasan-hiasan dari batik. Jadi identity Indonesia itu masih ada.”

Lobi pun juga dipertahankan sesuai bentuk asli (Foto; The Hermitage. a Tribute Portfolio, Jakarta)

Hotel ini memiliki beberapa tipe kamar dari deluxe, junior suite, sampai presidential suite.

“Ukuran kamarnya lumayan besar. Paling kecil yaitu deluxe di 40 meter persegi. Yang paling besar itu presiden suite kita itu 170 meter persegi. Dan konsepnya juga kalau di presiden suite itu lebih ke interiornya kayu-kayu.”

Harga kamar deluxe per malam dibanderol Rp1,6 juta sedangkan presidential suite dibanderol di harga Rp51,6 juta.

Untuk mempertahankan identitasnya, hotel yang disebut Rizky ingin memberikan kesan homey kepala semua tamu ini juga menyajikan hidangan yang didominasi hidangan Indonesia.

“Sekitar 60:40 lah untuk makanan Indonesia. Kami tidak punya banyak outlet, tapi tiap outletnya punya karakteristik. Dan sebagai hotel dengan tamu-tamu dari mancanegara juga, kami tetap harus menyajikan hidangan western, tapi tidak banyak.”

The post Nostalgia Gedung Hotel Kolonial Tua di Jakarta appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Avani Museum Quarter Buka di Amsterdam https://destinasian.co.id/avani-museum-quarter-buka-di-amsterdam/ Wed, 12 Jun 2024 06:58:17 +0000 https://destinasian.co.id/?p=74816 Setelah lama dinanti, Avani Hotels & Resorts akhirnya membuka hotel pertama mereka di Belanda, Avani Museum Quarter Amsterdam.

The post Avani Museum Quarter Buka di Amsterdam appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Avani Museum Quarter Amsterdam Hotel sudah dibuka (Foto: Avani Museum Quarter Amsterdam)

Setelah lama dinanti, Avani Hotels & Resorts akhirnya membuka hotel pertama mereka di Belanda, Avani Museum Quarter Amsterdam.

Hotel ini menempati sebuah bangunan abad pertengahan yang sudah direnovasi di pusat kota. Berada di area museum, desain hotel ini pun terinspirasi dari koleksi Museum Stedelijk yang avant garde dan dikombinasikan dengan interior kekinian untuk menghadirkan gaya yang modern namun tetap klasik dan menarik.

Sentuhan gaya Belanda juga ditambahkan pada fasad mozaik kaca yang menggambarkan arsitektur kota Amsterdam. Sentuhan interior klasik lainnya tercermin pada pemilihan motif karpet dan perabotan dengan pola geometris dan blok warna di beberapa bagiannya.

Baca Juga: Daftar Restoran Terbaik Dunia Urutan 51-100 World’s Best 50 Restaurants

Semua ini terinspirasi dari karya seniman terkenal abad-20 seperti Piet Mondrian, Anni Albers, Gunta Stolzl, dan Sophie Taeuber.

Hotel ini berada di tepi kanal dengan 163 kamar yang tersebar di 7 lantai.

Pilihan kamar dan suite Avani di Amsterdam ini juga terinspirasi dari gaya 1960-an dengan kombinasi warna terakota, mustard, dan coklat tua untuk menghadirkan nuansa yang menenangkan.

Berada di pusat kota, hotel ini memberikan alternatif untuk tamu yang datang ke Amsterdam untuk berbisnis atau liburan.

Lokasi hotel ini juga strategis dan hanya berjarak 500 meter dari Rijksmuseum, salah satu museum paling terkenal di Amsterdam. Untuk Van Gogh dan Stedelijk Museum hanya berjarak 450 meter dari hotel.

Harga kamar per malamnya mulai dari Rp3,4 juta sampai Rp8,5 juta termasuk sarapan.

The post Avani Museum Quarter Buka di Amsterdam appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
7 Negara Paling Ramah Pesepeda di Dunia https://destinasian.co.id/7-negara-paling-ramah-pesepeda-di-dunia/ Tue, 04 Jun 2024 04:00:00 +0000 https://destinasian.co.id/?p=74674 Berikut 7 negara ramah pesepeda di seluruh dunia.

The post 7 Negara Paling Ramah Pesepeda di Dunia appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Pengendara sepeda melewati kawasan Plaza Carles Buigas, Barcelona. (Foto: Chinmay Mishra/Unsplash)

Pada 3 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai hari sepeda sedunia. Hari ini dirayakan sebagai sebuah peringatan akan manfaat bersepeda untuk kesehatan.

Berdasarkan data WHO, infrastruktur yang aman untuk pejalan kaki dan sepeda adalah sebuah cara untuk mencapai hidup sehat yang berkualitas. Tak dimungkiri, beberapa tahun belakangan, bersepeda juga tengah jadi tren di Indonesia.

Sayangnya meski demikian, pengguna sepeda di Indonesia masih tak jadi prioritas di jalan raya. Jalur sepeda di jalan raya masih didominasi dan digunakan oleh pengendara motor.

Baca Juga: Daftar Restoran Terbaik Dunia Urutan 51-100 World’s Best 50 Restaurants

Banyak pesepeda mendambakan jalur sepeda yang aman dan bicycle friendly, akan lebih baik jika ditambah dengan pemandangan yang indah di sekelilingnya.

Berikut 7 negara ramah pesepeda di seluruh dunia:

1. Belanda
Sudah bukan rahasia kalau Belanda menjadi negara yang ramah pesepeda di seluruh dunia. Amsterdam bahkan dikenal sebagai ibu kota pesepeda di dunia.

Menurut UN Environment Program, ada lebih banyak sepeda dibanding penduduk di seluruh Belanda, yaitu 22 juta (sepeda) berbanding 18 juta (penduduk).

2. Denmark
Di posisi kedua negara paling ramah pesepeda di dunia adalah Denmark. Setidaknya 18 persen populasi di Denmark memakai sepeda sebagai sarana transportasi utama mereka.

Data dari Danish Cyclist Federation menyebut bahwa setidaknya ada 5 kali jumlah sepeda dibanding mobil di Kopenhagen. Selain itu, sepeda juga menjadi moda transportasi utama warga lokal untuk pergi bekerja dan juga ke sekolah.

Baca Juga: Resor Mewah TA’AKTANA Labuan Bajo Resmi Dibuka

3. Australia
Dengan mengunggulkan infrastruktur bagi para pesepeda, Australia berhasil menempati posisi ketiga dalam daftar ini. Australia juga dikenal sebagai surganya pencinta sepeda.

Bukan cuma untuk sarana transportasi, sekitar 80 persen penduduknya bersepeda untuk rekreasi.

4. Prancis
Prancis menjadi salah satu negara paling romantis untuk berkeliling dengan sepeda. Negara ini bahkan menjadi perintis layanan berbagai sepeda di dunia. Selain itu ajang Tour de France, race sepeda prestigius di dunia juga menjadi bukti kecintaan orang-orang Prancis untuk bersepeda.

5. Jerman
Dalam Global Bicycle Cities Index, 15 dari 50 kota paling ramah pesepeda di dunia berada di Jerman. Munster, Bremen, dan Hannover dianggap sebagai kota pesepeda terbaik yang ada di Jerman.

 

6. Jepang

Saat berkunjung ke Jepang, melihat pesepeda adalah pemandangan yang biasa. Sepeda menjadi sebuah moda transportasi yang lumrah untuk anak, dewasa, dan lansia.

Di Tokyo misalnya, ibu-ibu bahkan mengantar dan menjemput anaknya di sekolah dengan bersepeda. Bahkan bukan hanya satu anak tapi sepeda kerap dimodifikasi agar bisa membawa dua anak dengan aman.  

Berdasar data Statista dari 2006-2021, sebuah survei yang dilakukan pada Oktober 2021 menyebut ada 9,3 juta orang di Jepang hobi bersepeda.

Baca Juga: Awal Juni, Bersiaplah untuk Mengejar Aurora di Eropa

7. Taiwan
Berbeda dengan kepopuleran negara lainnya, Taiwan adalah negara yang ramah pesepeda. Infrastruktur negara ini sangat mendukung para pesepeda untuk bisa nyaman berkendara.

Bahkan negara ini memiliki jalur khusus sepeda yang tersebar di seluruh penjuru negara sampai ke area terpencil.

The post 7 Negara Paling Ramah Pesepeda di Dunia appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Kolaborasi Eksklusif Chef Syrco Bakker dengan Capella Singapura dan Bangkok https://destinasian.co.id/kolaborasi-ekslusif-chef-syrco-bakker-dengan-capella-singapura-dan-bangkok/ Wed, 16 Aug 2023 09:17:47 +0000 https://destinasian.co.id/?p=71796 Chef Syrco Bakker menggelar sesi santapnya di Capella Singapore dan Capella Bangkok.

The post Kolaborasi Eksklusif Chef Syrco Bakker dengan Capella Singapura dan Bangkok appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Kiri: Chef Alan Chan dari restoran Cassia. Kanan: Chef Davide Garavaglia dari restoran Côte by Mauro Colagreco. (Foto: SCOP3 Group)

Sukses mengadakan sesi santap dengan Chef Yvonne Yuen di Jakarta pada 3-6 Agustus 2023 kemarin, Chef Syrco Bakker kembali menggelar tur pop-up terbarunya di negara Asia lainnya, yakni Singapura dan Bangkok. 

Untuk tur kali ini, Chef Syrco Bakker menggandeng koki kondang asal Tiongkok, Chef Alan Chan dari restoran Cassia, keduanya akan bekerja sama untuk menyajikan enam menu unik yang menggugah selera para tamu.

Tiap menu yang diracik terinspirasi dari cita rasa hidangan Kanton, Belanda, dan Indonesia yang memikat. Untuk sesi santapnya akan digelar selama dua hari, yakni 18 dan 19 Agustus 2023 di Capella Singapura. 

Usai menggelar sesi santapnya di Singapura, Chef Syrco Bakker melanjutkan turnya ke Bangkok. (Foto: SCOP3 Group)

Usai menggelar sesi santap di Capella Singapore, Chef Bakker akan kembali melanjutkan perjalanan turnya dengan menggelar sesi bersantap di Capella Bangkok. Bekerja sama dengan Chef Devide Garavaglia dari restoran Côte by Mauro Colagreco, keduanya akan memadukan cita rasa Frech Riviera dan Bali dalam tiap menunya. 

Para tamu akan mencicipi beraneka ragam menu menarik sembari menikmati panorama indah Sungai Chao Phraya. Sesi santap kolaborasi ini akan berlangsung dua hari pada 25 dan 26 Agustus 2023. 

“Saya merasa sangat terhormat bisa bekerja sama dengan Capella Singapore dan Capella Bangkok dalam perjalanan kuliner yang luar biasa ini. Setiap kolaborasi mewakili peluang unik untuk memadukan beraneka ragam tradisi dan kuliner dan menciptakan pengalaman bersantap yang tak terlupakan,” ujar Chef Syrco Bakker, dalam siaran persnya.

The post Kolaborasi Eksklusif Chef Syrco Bakker dengan Capella Singapura dan Bangkok appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Kolaborasi Eksklusif Chef Syrco Bakker dan Chef Yvonne Yuen di Modena https://destinasian.co.id/kolaborasi-eksklusif-chef-syrco-bakker-dan-chef-yvonne-yuen-di-modena/ Fri, 28 Jul 2023 02:10:51 +0000 https://destinasian.co.id/?p=71692 Chef Syrco Bakker menggelar sesi santap pop-up bersama Chef Yvonne Yuen di Modena.

The post Kolaborasi Eksklusif Chef Syrco Bakker dan Chef Yvonne Yuen di Modena appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Sesi santap “East Meets West digelar mulai dari 3-6 Agustus 2023. (Foto: SCOP3 Group)

Usai secara resmi merilis rencana pembukaan restoran terbarunya, koki bintang Michelin, Syrco Bakker kembali meluncurkan kolaborasi tur pop-up terbarunya. Sejalan dengan rencana awal pembukaan restorannya di Ubud, Syrco Bakker akan menggelar acara pop-up anyarnya di beberapa negara dan kota, termasuk Jakarta.

Menggandeng koki Chef Yvonne Yuen dari restoran YY Private Dining yang berbasis di Jakarta, keduanya akan menggelar sesi santap bertema “East Meets West” yang digelar mulai dari 3-6 Agustus 2023 di Modena, Jakarta.

Untuk sesi santap delapan menu akan dibanderol Rp1.998.000.
(Foto: SCOP3 Group)

“Saya akan menantikan kolaborasi dengan Modena. Bersama dengan Chef Yvonne, kami akan menggabungkan visi kuliner kami menjadi suatu pengalaman sesi santap yang istimewa,” ujar Chef Syrco Bakker, dalam siaran persnya.

Jakarta dipilih untuk menjadi titik awal tur East Meets West, lalu dilanjutkan dengan kerja sama Syrco Bakker dan grup Capella di dua negara yakni Singapura dan Bangkok. (Foto: SCPOP3 Group)

Kota Jakarta dipilih untuk menjadi titik awal tur East Meets West, lalu dilanjutkan dengan kerja sama Syrco Bakker dan grup Capella di dua negara yakni Singapura dan Bangkok. 

Untuk reservasi, silahkan hubungi +62 815-1109-7899.

The post Kolaborasi Eksklusif Chef Syrco Bakker dan Chef Yvonne Yuen di Modena appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Anantara Buka Hotel Pertamanya di Belanda https://destinasian.co.id/anantara-buka-hotel-pertamanya-di-belanda/ Fri, 14 Oct 2022 06:17:03 +0000 https://destinasian.co.id/?p=69286 Menempati gedung bersejarah berusia 166 tahun. Lokasinya di dekat Dam Square.

The post Anantara Buka Hotel Pertamanya di Belanda appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Properti bernama Anantara Grand Hotel Krasnapolsky Amsterdam ini mulai menerima tamu pada bulan lalu. (Foto: Anantara Grand Hotel Krasnapolsky Amsterdam)

Anantara membuka hotel pertamanya di Belanda. Properti bernama Anantara Grand Hotel Krasnapolsky Amsterdam ini mulai menerima tamu pada bulan lalu. Ini
merupakan properti ketujuh Anantara di Eropa.

Hotel ini tidak sepenuhnya baru. Anantara mengambil alih manajemen Grand Hotel Krasnapolsky, kemudian merenovasi bangunannya dan menambahkan sejumlah fasilitas, contohnya Anantara Spa, pusat kebugaran, serta taman di sisi interior.

Bangunan yang ditempatinya punya daya tarik tersendiri. Struktur ini merupakan situs bersejarah yang bermula pada 1856 sebagai kedai kopi milik Adolph Wilhelm Krasnapolsky, seorang penjahit asal Polandia. Lokasinya sekitar 20 menit jalan kaki dari Rijksmuseum.

Interior hotelnya memadukan desain kontemporer dan estetika Belanda. Foto: Anantara Grand Hotel Krasnapolsky Amsterdam)

Anantara Grand Hotel Krasnapolsky menampung 402 kamar dan suites. Interiornya memadukan desain kontemporer dan estetika Belanda. Kamar premium Presidential Suite berisi dua kamar tidur, sementara Royal Suite memiliki luas 150 meter persegi.

Ada empat gerai F&B di hotel ini. Grand Cafe Krasnapolsky menawarkan hidangan klasik dan panorama Dam Square; The White Room diasuh oleh koki kondang Jacob Jan Boerma; Wintergarden menyuguhkan hidangan sarapan prasmanan; sementara bar The Tailor meracik aneka koktail.

The post Anantara Buka Hotel Pertamanya di Belanda appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Turis yang Sudah Divaksin Boleh Datang Lagi ke Amsterdam https://destinasian.co.id/turis-yang-sudah-divaksin-boleh-datang-lagi-ke-amsterdam/ Wed, 29 Sep 2021 10:44:00 +0000 https://destinasian.co.id/?p=65779 Sejak 25 September, pelancong yang divaksinasi lengkap tidak lagi harus dikarantina saat tiba di Amsterdam.

The post Turis yang Sudah Divaksin Boleh Datang Lagi ke Amsterdam appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Sejak 25 September 2021, pemerintah Amsterdam kembali memperbolehkan pelancong yang sudah divaksin lengkap kembali ke kota mereka tanpa perlu dikarantina. Selain itu, pemerintah juga telah melonggarkan sejumlah peraturan. Mulai dari tak lagi menerapkan jarak sosial 1,5 meter, hingga sudah mengizinkan warga menggelar acara yang diadakan di dalam ruangan hingga 75% dari jumlah maksimum pengunjung.

Selain itu, tempat-tempat umum seperti restoran dan bar, acara, pertandingan olahraga profesional, teater, dan bioskop sudah diizinkan kembali beroperasi, namun tamu yang datang wajib scan kode tiket masuk bebas virus corona (coronavirus entry pass). Klub malam dan diskotik juga kembali diperbolehkan buka sampai tengah malam.

Anda dapat membuat izin masuk virus corona menggunakan aplikasi CoronaCheck di ponsel Anda. Anda bisa mendapatkan entry pass jika sudah divaksinasi lengkap, memiliki bukti pemulihan yang sah atau hasil tes negatif yang diambil kurang dari 24 jam sebelum masuk.

Meskipun begitu, turis dan warga tetap diingatkan untuk tetap rutin mencuci tangan, tinggal di rumah dan menjalani tes jika Anda memiliki gejala, dan memastikan aliran udara segar yang baik di dalam ruangan. Di transportasi umum, juga masih diwajibkan untuk selalu memakai masker.

Baca juga: Terobosan Nekat Amsterdam: Tutup Objek Wisata

The Amsterdam City Council juga telah mengumumkan kembalinya Amsterdam Dance Event, yakni gelaran acara paling berpengaruh, dan mendidik untuk musik elektronik dan industri seni yang berlangsung tahun ini dari 13–17 Oktober 2021.

Informasi selengkapnya, kunjungi government.nl.

The post Turis yang Sudah Divaksin Boleh Datang Lagi ke Amsterdam appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Siap Dibuka, Museum ‘Pot Raksasa’ Mulai Jual Tiket https://destinasian.co.id/siap-dibuka-museum-pot-raksasa-mulai-jual-tiket/ Tue, 07 Sep 2021 15:34:40 +0000 https://destinasian.co.id/?p=65549 Magnet baru Rotterdam sebagai destinasi desain. Koleksinya menembus 150.000 objek.

The post Siap Dibuka, Museum ‘Pot Raksasa’ Mulai Jual Tiket appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Depot Boijmans Van Beuningen, gudang karya yang disulap menjadi museum. (Foto Ossip van Duivenbode)

Bentuknya mirip pot raksasa, tapi fungsinya bukan untuk menampung tanaman. Alih-alih, bangunan ini berfungsi sebagai museum berisi ratusan ribu objek.

Namanya Depot Boijmans Van Beuningen. Struktur ajaib ini beralamat di Rotterdam, sebuah kota yang tersohor akan permainan desainnya. Pintunya akan dibuka pada 6 November, tapi tiketnya sudah bisa dipesan mulai bulan ini, dengan harga €20 (sekitar Rp340.000) per lembar. 

Interior Depot memajang lebih dari 150.000 objek koleksi Museum Boijmans Van Beuningen. (Foto Iris van den Broek

Bangunan ini awalnya merupakan gudang penyimpanan karya milik Museum Boijmans Van Beuningen, institusi yang menampung ratusan ribu karya seni dan artefak dari tahun 1400. Keputusan menyulap gudang ini jadi ruang pamer dilandasi keterpaksaan: bangunan museum cuma sanggup memajang 10% koleksinya akibat keterbatasan ruang.

Depot didesain oleh MVRDV, firma yang pernah merancang pasar paling trendi di Belanda. Dindingnya, yang menjulang 40 meter, dilapisi 1.664 panel cermin. Sementara atapnya dihuni restoran yang menyuguhkan panorama Rotterdam. 

Pelataran Depot difungsikan sebagai gelanggang skateboard. (Foto: Hugo Snelooper)

Berhubung statusnya gudang merangkap ruang pamer, Depot tak menerapkan sistem kuratorial. Pengunjung hanya akan diajak melihat-melihat 151.000 objek yang ditata rapi di interiornya.  

Namun begitu, Depot punya keunggulan dibandingkan museum umumnya. Di sini, pengunjung bisa mempelajari proses konservasi dan sistem rotasi karya. “Untuk kali pertama, semua koleksi kami bisa dilihat oleh semua orang,” kata Sjarel Ex, Direktur Museum Boijmans Van Beuningen, dalam siaran persnya.Cristian Rahadiansyah  

The post Siap Dibuka, Museum ‘Pot Raksasa’ Mulai Jual Tiket appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Uni Eropa Sambut Kedatangan Turis yang Sudah Divaksin https://destinasian.co.id/uni-eropa-sambut-kedatangan-turis-yang-sudah-divaksin/ Thu, 20 May 2021 08:42:04 +0000 https://destinasian.co.id/?p=64108 Sudah divaksin? Mulai Juni mendatang, Anda sudah boleh kembali datang ke Eropa.

The post Uni Eropa Sambut Kedatangan Turis yang Sudah Divaksin appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>
Uni Eropa akhirnya resmi mengizinkan kedatangan turis asing ke negaranya mulai Juni 2021 mendatang. Persyaratan utama bagi calon pelancong adalah mereka telah menerima vaksin yang disetujui oleh European Medicines Agency yakni yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech, Moderna, dan Johnson & Johnson.

Sejak Maret 2020, perjalanan non-esensial ke 27 negara anggota Uni Eropa telah dilarang. Hanya beberapa negara yang dianggap aman—karena tingkat kasus Covid yang rendah—yang diizinkan berkunjung. Selain itu, Uni Eropa kembali mempertimbangkan negara yang mengalami jumlah kasus 75 per 100 ribu orang selama dua minggu berturut-turut masuk ke dalam dalam daftar hijau—dari sebelumnya 25 kasus per 100 ribu orang.

Namun, aturan tersebut masih akan mengecualikan turis yang tidak divaksinasi dari sebagian besar negara di dunia, kecuali Inggris. Saat ini, negara yang masuk daftar hijau adalah Australia, Israel, Selandia Baru, Rwanda, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Tiongkok.

Baca juga: Mulai Juni, 4 Kapal Pesiar Kembali Berlayar di Eropa

Sementara, di Eropa sendiri, pemerintah juga telah melonggarkan beberapa peraturan, seperti kembali mengunjungi pusat kebugaran, makan di restoran, minum-minum di café, namun tetap mewajibkan pemakaian masker di tempat keramaian untuk mengendalikan peningkatan tingkat infeksi virus corona. Italia dan Prancis juga telah melonggarkan jam malam. Sementara penggemar musik di Belanda telah bersiap untuk menyambut Eurovision Song Contest.

The post Uni Eropa Sambut Kedatangan Turis yang Sudah Divaksin appeared first on DestinAsian Indonesia.

]]>