Wajah Baru Hotel Pulitzer Amsterdam

Fasad bangunan Hotel Pulitzer Amsterdam. Bangunannya berusia 400 tahun lebih.

Fasad bangunan Hotel Pulitzer Amsterdam. Bangunannya berusia 400 tahun lebih.

Salah satu hotel legendaris di Belanda, Pulitzer Amsterdam, baru saja menuntaskan renovasinya. Untuk renovasi tahap pertama, hotel ini menampilkan 80 kamar berdesain baru, ditambah restoran Jansz dan Pulitzer’s Bar. Untuk tahap terakhir yang dirilis Agustus tahun ini, Pulitzer Amsterdam melansir 145 kamar dan lobi baru, serta sebuah ruang publik hijau bernama Pulitzer Garden.

Kreasi paling menarik dari operasi bedah wajah tersebut tersaji di bagian kamar. Pimpinan proyek renovasi, Jacu Strauss, mantan desainer senior Tom Dixon Studio, memberikan sentuhan individual di tiap kategori kamar. Suguhannya yang paling imajinatif tentu saja Collector’s Suites, tipe kamar premium yang terbagi dalam empat tema spesifik, yakni seni, buku, musik, serta benda antik.

Proyek renovasi komprehensif Pulitzer Amsterdam menuai banyak perhatian publik mengingat nilai sejarah hotel yang luhur. Hotel ini baru dibuka 45 tahun silam oleh Herbert Pulitzer, cucu tokoh media Joseph Pulitzer, namun bangunan yang ditempatinya memiliki riwayat sekitar 400 tahun. Di sinilah dulu kaum saudagar dan aristokrat Belanda menikmati kehidupan glamor periode Golden Age.

Kiri-kanan: Salah satu kamar tipe Collector's Suite yang didesain dalam tema buku; Kapal historis yang pernah dinaiki Winston Churchill.

Kiri-kanan: Salah satu kamar tipe Collector’s Suite yang didesain dalam tema buku; Kapal historis yang pernah dinaiki Winston Churchill.

Di luar tampilan barunya, satu hal yang tak berubah dari Pulitzer Amsterdam adalah lokasinya yang strategis. Hotel ini bersemayam di salah satu alamat termahal di Amsterdam: di antara kanal bersejarah Keizersgracht dan Prinsengracht, di jantung Kota Tua yang berstatus Situs Warisan Dunia, berjarak hanya beberapa menit berjalan kaki dari objek wisata populer seperti Rijksmuseum, Van Gogh Museum, dan Anne Frank House.

Bagi tamu yang ingin menelusuri kanal, Pulitzer Amsterdam memiliki moda transportasi romantis yang menyimpan memori historis: sebuah perahu buatan 1909 yang pernah dikendarai oleh Winston Churchill dalam pawai peringatan setahun lepasnya Belanda dari cengkeraman Nazi.

Keizersgracht 224, Amsterdam, 31-20/5235-235; pulitzeramsterdam.com; doubles mulai dari Rp3.900.000

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi September/Oktober 2016 (“Hotel Historis”).



Comments

Related Posts

805 Views

Book your hotel

Book your flight