Venesia Larang Kapal Lintasi Grand Canal

Mulai Agustus 2018, hanya gondola yang diizinkan bebas lalu lalang di Grand Canal. (Foto: Free Images/Tom Vos)

Pemerintah Venesia benar-benar serius dalam menanggapi masalah kota yang terkait dengan pariwisata. Setelah tahun lalu menerapkan larangan dibukanya hotel baru, melarang kapal pesiar berbobot lebih dari 96.000 ton untuk merapat ke dermaga, hingga pembatasan pembangunan restoran cepat saji, kini kota kanal tersebut kembali menerapkan kebijakan anyar.

Mulai Agustus 2018, wisatawan yang akan berlibur di Venesia, tidak lagi diperbolehkan melewati Grand Canal dengan perahu motor, kano, kayak, dan paddleboard. Hanya gondola yang telah menjadi ikon kota tersebut yang masih diperbolehkan untuk melintas. Namun, pemerintah masih mengizinkan beberapa kapal wisata untuk mengarungi kanal di waktu-waktu tertentu.

Regulasi ini diterapkan setelah beberapa waktu silam dua orang nelayan meninggal karena perahu mereka ditabrak oleh jet boat yang dikendarai sekelompok anak muda. Selain itu, pemerintah juga menganggap lalu lintas kapal kini sudah terlalu padat—terutama di musim liburan—sehingga dikhawatirkan dapat meningkatkan terjadinya kecelakaan. Nantinya, larangan tersebut tidak hanya dapat mengurangi ‘kemacetan’ di Grand Canal, tetapi juga di Cannaregio Canal dan beberapa kanal kecil lainnya.

Comments