Tulisan ‘I amsterdam’ Resmi Dicopot

Tulisan 'I amsterdam', yang kerap diminati wisatawan untuk berfoto. (Foto: iamexpat.nl)

Siapa yang tak kenal tulisan ‘I amsterdam’ yang berada di depan Museum Rijksmuseum? Ikon kota yang telah berusia 14 tahun tersebut merupakan salah satu lokasi wajib foto para turis mancanegara setiap berkunjung ke kota ini. Istilahnya, Anda belum ke Belanda jika belum berfoto di depan tulisan ini. Saking terkenalnya, ikon ini mampu menghasilkan kurang lebih 6.000 selfie setiap hari. Sayangnya, walau menjadi daya tarik dan mampu mendatangkan wisatawan, pemerintah kota resmi melakukan pencopotan hiasan ini pada 3 Desember 2018 silam.

Keputusan ini dilakukan demi mengurangi jumlah turis yang berdesak-desakan di area sekitar tulisan. “Pesan dari ‘I amsterdam’ adalah menunjukkan keberagaman, toleransi, dan solidaritas,” ujar anggota dewan kota, Femke Roosma, seperti dikutip dari Telegraph. “Namun, dengan adanya tulisan ini justru menunjukkan rasa individualis masyarakat,” sambungnya.

Senada dengan pendapat Roosma, Telegraph Travel’s Amsterdam, Rodney Bolt juga mengatakan jika ikon itu justru lebih diminati wisatawan, daripada lukisan yang ada di dalam museum. “Saya senang tulisan ini dicopot, karena merupakan simbol pariwisata yang tidak ada artinya,” tutur Bolt.

Baca juga: Wisata Seni di AmsterdamTerobosan Nekat Amsterdam6 Museum Seni di Amsterdam

Namun ternyata keputusan ini juga menimbulkan protes dari warga. Sebagai tanda protes, seorang seniman asal Belanda, Pauline Wiersema, mendirikan kata ‘HUH’ di tempat yang sama. Melihat banyak respon negatif yang ada, perwakilan dari pemkot akan turun ke lokasi selama dua minggu ke depan untuk memberikan penjelasan pada warga, mengapa tulisan ini resmi dihapus. Sementara, bagi turis yang belum sempat berfoto di depan tulisan ini dapat menemukannya di Bandara Schiphol dan di beberapa festival dan acara yang ada di Amsterdam.

Informasi selengkapnya, kunjungi www.iamsterdam.com.

Comments