Tren Dunia Wisata 2019

Prediksi dan ulasan tentang beragam hal yang memengaruhi ke mana dan bagaimana kita berwisata tahun ini.

Dubrovnik siap merayakan musim terakhir Game of Thrones. (Foto:Atet Dwi Pramadia)

Oleh Cristian Rahadiansyah

DESTINASI
Tempat-tempat yang memberi alasan menarik untuk dikunjungi tahun ini.

Sharjah
Walau tidak terkenal sebagai pabrik penulis ataupun produsen buku, Sharjah resmi menjadi kiblat literasi dunia tahun ini. Terpilih sebagai UNESCO World Book Capital 2019, negara bagian di Uni Emirat Arab ini akan mengadakan antara lain kontes sastra, konferensi kebebasan berpendapat, lokakarya buku Braille, serta meluncurkan Publishing City. Seluruh program itu akan bergulir mulai 23 April, bertepatan dengan Hari Buku.

Dubrovnik
Tahun ini, Game of Thrones akan menayangkan musim finalnya. Itu artinya, 2019 akan menjadi tahun terakhir untuk menikmati Dubrovnik sebagai King’s Landing, imperium yang paling diperebutkan dalam serial HBO tersebut. Satu yang penting dicatat, Dubrovnik sejak 2017 membatasi jumlah penumpang kapal pesiar di Kota Tua. Untuk 2019, hanya dua kapal yang boleh bersandar per harinya.

Jepang
Rugby makin populer di Asia, termasuk di negara-negara yang tak pernah dikuasai Inggris. (Indonesia kini memiliki 35 klub rugby). Dan tahun ini, rugby akan menemukan momentum untuk kian bersinar di Asia saat Jepang menggelar Rugby World Cup dari 20 September-2 November. Laga pembukanya dilangsungkan di Tokyo Stadium, sementara partai final di Yokohama Stadium, Kanagawa.

Salah satu vila di Bawah Reserve.

Anambas
Lama tersohor sebagai produsen migas, Kepulauan Anambas kini mulai tertera di peta wisata. Tahun lalu, gugusan di Laut Tiongkok Selatan ini meresmikan Bandara Letung yang dilayani oleh Susi Air dan Wings Air dari Batam. Sebelumnya, hadir Bawah Reserve, resor berisi 35 vila yang dibanderol $1.780 per malam, mencakup transfer pesawat amfibi dari Batam.

Madrid
Tak puas dengan program “akhir pekan tanpa kendaraan,” sejumlah kota mengambil langkah drastis: “bebas kendaraan selamanya.” Pontevedra, kota di utara Spanyol, melarang mobil dan motor melewati pusat kotanya, lalu mencopot lampu merah dari tiap perempatan. Hasilnya? Polusi susut, warga lebih rajin bergerak.

Singapura
Singapura terpilih sebagai negara Asia pertama yang menanggap seremoni World’s 50 Best Restaurants. Selain mengumpulkan para koki selebriti, ajang ini menawarkan beragam program kuliner, antara lain kelas memasak dan diskusi seputar tren gastronomi. Kehormatan lainnya yang didapat Singapura adalah menjadi tuan rumah pengumuman World’s 50 Best Bars 2021.

Krabey, pulau di Kamboja yang ditempati resor baru Six Senses. (Foto: Kiattipong Panchee)

Sihanoukville
Meski mengoleksi banyak pulau cantik, Sihanoukville belum terlalu dikenal sebagai destinasi wisata. Penyebabnya mungkin karena provinsi di selatan Kamboja ini tidak memiliki satu pun resor dengan reputasi internasional. Tapi kondisinya kini sudah berubah. November silam, Alila Villas Koh Russey resmi beroperasi. Sebulan berselang, Six Senses Krabey Island mulai menerima tamu.

Peternakan lebah di Oslo, European Green Capital 2019. (Foto: Didrick Stenersen)

Oslo
Dalam perlombaan menjadi kota paling ramah lingkungan, Oslo berada di barisan depan. Demi mengejar target bebas karbon pada 2050, Ibu Kota Norwegia ini memperbanyak jumlah jalan bebas kendaraan bermotor, menggiatkan penjualan kendaraan elektrik, serta menghapuskan lahan parkir di tepi jalan. Atas semua inisiatifnya itu, Oslo pun didaulat sebagai European Green Capital 2019.

Air terjun indoor tertinggi di dunia di Jewel. (Foto: Safdie Architects)

PENERBANGAN
Tren dan kebijakan aviasi yang memengaruhi sektor pariwisata.

Wisata Bandara
Wisata di Singapura bisa dimulai di bandara. Tahun ini, Changi akan meresmikan Jewel, bangunan berkubah yang berfungsi layaknya taman rekreasi. Interiornya menampung antara lain air terjun indoor terjangkung di dunia, kebun setinggi lima lantai, jembatan suspensi sepanjang 23 meter, serta wahana Sky Nets. Struktur bernilai Rp18 triliun ini didesain oleh Moshe Safdie, arsitek yang terlibat dalam proyek Marina Bay Sands dan National Gallery of Canada.

Zambian Jilid Dua
Setelah 10 tahun mati suri, Zambian Airways, maskapai nasional Zambia, berencana kembali mengudara pada Januari 2019 usai mendapatkan suntikan modal dari Ethiopian Airlines. Di tahap awal, perusahaan penerbangan yang berbasis di Lusaka ini akan fokus melayani rute regional di Afrika, baru kemudian melebarkan sayapnya ke Timur Tengah, Asia, dan Eropa.

Bandara Baru Indonesia
Dua kawasan terpencil di Indonesia akan mulai terkoneksi lewat jalur udara. Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, gugusan di antara Sulawesi dan Filipina, akan merampungkan pembangunan Bandara Pihise pada akhir 2019. Target serupa dicanangkan untuk Bandara Tambelan yang berlokasi di antara Kalimantan dan Bintan. Bandara yang sudah lama dinanti, Buntu Kunik, rencananya mulai beroperasi tahun ini demi memudahkan turis menuju Toraja. Sementara di Yogyakarta, beban Bandara Adisutjipto akan berkurang setelah New Yogyakarta International Airport mulai melayani penerbangan pada April 2019.

Mulai 7 Januari, Jepang mengenakan “pajak sayonara” 1.000 yen bagi turis yang akan meninggalkan negara ini. (Foto: Irene Iskandar)

Pajak Datang & Pergi
Siapkan uang ekstra saat melawat Selandia Baru. Usai menaikkan biaya visa, pemerintah pimpinan Jacinda Ardern akan memberlakukan pajak turis senilai NZ$25-35 (Rp250.000-350.000) mulai pertengahan 2019. Dana itu akan dipakai membiayai peremajaan dan pembangunan infrastruktur yang terpengaruh oleh kenaikan jumlah turis. Atas alasan serupa, pemerintah Jepang mulai 7 Januari 2019 akan mengenakan “pajak sayonara” 1.000 yen (Rp135.000), kecuali bagi anak di bawah dua tahun, awak maskapai, serta penumpang yang transit selama kurang dari 24 jam di Jepang.

Rekor penerbangan langsung terpanjang di dunia kini resmi dipegang Singapore Airlines.

Rute Terjauh
Oktober silam, Singapore Airlines memecahkan rekor penerbangan langsung terpanjang di dunia: Singapura-New York sejauh 15.348 kilometer dengan durasi 17 jam dan 25 menit. Tapi ini sebenarnya rekor lama yang diperbarui. Singapore Airlines pernah melayaninya, hingga akhirnya ditutup lima tahun silam akibat okupansi yang minim dan biaya yang kelewat mahal. Rute berikutnya yang akan mematahkan rekor tersebut adalah Dubai-Panama City oleh Emirates, dan Sydney-London oleh Qantas.

Bandara Terbesar
Sebagai negara dengan populasi terbesar, wajar jika Tiongkok memiliki bandara internasional terbesar. Ditargetkan beroperasi mulai 1 Oktober 2019, Beijing Daxing International Airport akan memiliki empat landasan dan terminal seluas 700.000 meter persegi dengan target melayani 100 juta penumpang per tahunnya. Bandara internasional kedua di Beijing ini akan dijadikan sentra lalu lintas udara untuk kawasan utara Tiongkok. Sembilan maskapai sudah menyatakan niatnya untuk bermigrasi ke sini, termasuk China Southern Airlines, China Eastern Airlines, dan Hebei Airlines.

Boom, calon pengganti Concorde.

Kembalinya Supersonic
Tahun ini, dunia aviasi akan mengenang 50 tahun penerbangan perdana Concorde, pesawat supersonik hasil patungan maskapai British Airways dan Air France. Pesawat itu sudah berhenti beroperasi pada 2003 akibat beragam faktor, antara lain konsumsi avturnya yang boros dan kecelakaan fatal pada 2000 di Paris, tapi calon penggantinya kini sedang bersiap-siap mengangkasa. Dijuluki “Concorde mini,” Boom adalah pesawat langsing sepanjang 21 meter yang diklaim sanggup menyunat durasi terbang London-New York dari delapan jam menjadi hanya 3,5 jam. Versi prototipenya akan dites tahun ini.

Comments