Tamasya dan Kuliner di Instagram

  • Melahap pretzel di Marienplatz di Munich, Jerman sembari menonton pertunjukan jam Rathaus. Layaknya tempe goreng di Indonesia, Pretzel cukup mudah ditemukan di Jerman.

    Melahap pretzel di Marienplatz di Munich, Jerman sembari menonton pertunjukan jam Rathaus. Layaknya tempe goreng di Indonesia, Pretzel cukup mudah ditemukan di Jerman.

  • Menikmati segelas kopi Vietman dingin dengan pemandangan jalanan sibuk Saigon. Selain pho, Vietnam juga terkenal dengan kopinya.

    Menikmati segelas kopi Vietman dingin dengan pemandangan jalanan sibuk Saigon. Selain pho, Vietnam juga terkenal dengan kopinya.

  • Menikmati roti breadroll di depan Kastel Neuschwanstein di Jerman. Kastel ini merupakan inspirasi dari kastel raja di cerita klasik Disney, Cinderella.

    Menikmati roti breadroll di depan Kastel Neuschwanstein di Jerman. Kastel ini merupakan inspirasi dari kastel raja di cerita klasik Disney, Cinderella.

  • Tempe goreng yang lazim ditemukan di penjual gorengan di Jakarta. Foto diambil ketika Melissa mengunjungi Jakarta.

    Tempe goreng yang lazim ditemukan di penjual gorengan di Jakarta. Foto diambil ketika Melissa mengunjungi Jakarta.

  • Menyantap currywurst di Checkpoint Charlie di Berlin. Currywurst adalah camilan khas Jerman yang terbuat dari sosis babi disajikan dengan saus kari yang terbuat dari saus tomat dan bubuk kari.

    Menyantap currywurst di Checkpoint Charlie di Berlin. Currywurst adalah camilan khas Jerman yang terbuat dari sosis babi disajikan dengan saus kari yang terbuat dari saus tomat dan bubuk kari.

  • Makan biskuit Teddy Bear di depan Tower Bridge, London. Melissa membeli biskuit tersebut di Pasar Borough, sentra kuliner lokal di London.

    Makan biskuit Teddy Bear di depan Tower Bridge, London. Melissa membeli biskuit tersebut di Pasar Borough, sentra kuliner lokal di London.

  • Mengonsumsi roti lapis di Brandenburg Tor di Berlin. Bradenburg adalah monumen simbol kemenangan Jerman dan merupakan simbol perdamaian. Pembangunannya diprakarsai oleh Raja Frederick William II pada abad ke-16.

    Mengonsumsi roti lapis di Brandenburg Tor di Berlin. Bradenburg adalah monumen simbol kemenangan Jerman dan merupakan simbol perdamaian. Pembangunannya diprakarsai oleh Raja Frederick William II pada abad ke-16.

  • Foto pertama Melissa di akun girleatworld yang menampilkan foto es krim Gelato dengan latar belakang Rothenburg Ob de Tauber di Jerman.

    Foto pertama Melissa di akun girleatworld yang menampilkan foto es krim Gelato dengan latar belakang Rothenburg Ob de Tauber di Jerman.

  • Semangkuk pho atau mi khas Vietnam yang jamak ditemui di sepanjang jalan di Ho Chi Minh City. Hidangan khas ini bisa dinikmati kapan saja mulai dari sarapan hingga makan malam.

    Semangkuk pho atau mi khas Vietnam yang jamak ditemui di sepanjang jalan di Ho Chi Minh City. Hidangan khas ini bisa dinikmati kapan saja mulai dari sarapan hingga makan malam.

Click image to view full size

Akun Instagram girleatworld baru diciptakan pada 11 Mei 2014, tapi pengikutnya kini telah mencapai 96 ribu orang. Sang pemilik akun, Melissa, web designer asal Indonesia yang kini menetap di Singapura, menjadi selebriti baru di media sosial.

Subyek yang dipotretnya tidak baru, tapi konsepnya kreatif. Memakai iPhone 5 dan aplikasi VSCO Cam, Melissa mengabadikan kuliner dan landmark khas di tempat-tempat yang dikunjunginya. Foto pertamanya: gelato di Rothenburg.

Bagi Melissa, akun girleatworld bukan sekadar diari yang mendokumentasikan petualangannya, tapi juga pengingat akan makna penting dari setiap perjalanan. “Travel membentuk saya dalam banyak hal,” katanya. “Kita mempelajari sejarah di sekolah. Tapi belajar di kelas dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah adalah dua hal yang berbeda. Saya juga belajar banyak tentang budaya, juga tentang bagaimana orang-orang hidup dengan caranya masing-masing.” Selain mempublikasikan foto-foto kreasinya, Melissa terkadang juga mengunggah ulang foto milik orang lain yang dikirimkan kepadanya atau yang disertai tagar #girleatworld.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Juli/Agustus 2014 (“Diari Digital”)



Comments

Related Posts

2300 Views

Book your hotel

Book your flight