Selera Nusantara di Kila Kila by Akasya

  • Hiasan dinding berupa ratusan kincir angin kertas yang menyambut tamu.

    Hiasan dinding berupa ratusan kincir angin kertas yang menyambut tamu.

  • Bar dan area merokok dengan jendela semi terbuka.

    Bar dan area merokok dengan jendela semi terbuka.

  • Tumis bunga pepaya yang jadi salah satu menu favorit.

    Tumis bunga pepaya yang jadi salah satu menu favorit.

  • Sate wagyu dengan daging yang lembut.

    Sate wagyu dengan daging yang lembut.

  • Coconut jelly yang jadi hidangan pencuci mulut favorit.

    Coconut jelly yang jadi hidangan pencuci mulut favorit.

Click image to view full size

Kehadiran Kila Kila by Akasya seakan menjawab pertanyaan penggemar kuliner Jakarta selama ini: adakah restoran premium yang menyajikan hidangan rumahan Indonesia autentik? Dengan portofolio Akasya yang lebih dari dua dekade menggarap katering makanan Indonesia, hal tersebut bukan hal yang mustahil.

Kila Kila dibuka pada pertengahan Mei 2016 dan bersemayam di lantai teratas gedung baru di kawasan distrik bisnis Sudirman. Namanya diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti “suara kegembiraan.” Interiornya mengawinkan desain kontemporer dengan sentuhan tradisional Indonesia yang khas, mulai dari lampu gantung yang terbuat dari bambu hingga hiasan kincir angin kertas yang mendominasi area utama. Jendela-jendela kaca berukuran besar disematkan di sekeliling bangunan guna menampilkan panorama kota Jakarta. Bahkan di area bar, jendelanya dirancang semi terbuka guna memaksimalkan sirkulasi udara.

Restoran dipecah menjadi dua area: area makan dan bar. Di area bar, tersedia juga meja dan kursi yang didedikasikan bagi para perokok. Mereka yang tak menghisap nikotin tak perlu khawatir, pasalnya kedua ruangan tersebut terpisah cukup jauh.

Untuk menunya, jumlah hidangan yang ditampilkan tak banyak, namun sudah cukup mewakili selera lidah Nusantara. Sebut saja ayam kalio khas Sumatera Barat, sate klopo khas Surabaya, atau pecel Madiun. Seluruh hidangan diolah menggunakan bahan terbaik dan mempertahankan cita rasa autentik. Bagi pencinta masakan Indonesia, Kila Kila layaknya surga.

Menu di sini digarap secara serius dan secara berkala dirotasi agar pengunjung tak bosan. Salah satu favorit tamu adalah tumis bunga pepaya yang dimasak bersama ikan asin. Rasanya gurih tanpa sedikit pun cita rasa pahit. Jika menggemari olahan daging, maka sate wagyu layak untuk dicoba. Bumbunya pas dan dagingnya meleleh di mulut. Selain menawarkan menu makan tengah, Kila Kila juga menawarkan menu nasi rames porsi individual yang beragam. Pilihannya mulai dari nasi hijau hingga nasi gudeg.

Pilihan hidangan pencuci mulutnya pun identik dengan Indonesia. Coba saja roti bakarnya yang lembut yang disajikan dengan es krim vanila dan selai stroberi segar. Atau beragam jajanan pasar yang menggoda lidah. Bila ingin sesuatu yang berbeda, pesan coconut jelly yang merupakan favorit pengunjung. Gedung Lot 4 – Lantai 7, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, SCBD; 021/514-014 84; kilakilajakarta.com.

Untuk tahu tentang daftar restoran baru di Jakarta lainnya, klik di sini.



Comments

Related Posts

1528 Views

Book your hotel

Book your flight