Selebrasi 4 Bangunan Ikonis Dunia

Dirancang oleh firma lokal, Snøhetta. (Foto: Visit Norway)

Oslo Opera House, 10 Tahun
Tubuhnya mirip balok es yang tertambat di pelabuhan, sementara terasnya mirip pantai di mana orang-orang bisa bersantai. Enam bulan usai diresmikan pada 12 April 2008, gedung ini diganjar penghargaan dalam World Architecture Festival. operaen.no.

Arsitektur menawan berbentuk mata raksasa yang dapat membuka dan menutup, lengkap dengan ‘bola mata’ yang terbuat dari kaca dan baja. (Foto: Diego Delso)

Hemisfèric, 20 Tahun
Saat merancangnya, Santiago Calatrava mengusung tema “mata kebajikan.” Hasilnya: gedung yang tak cuma menyerupai mata, tapi juga membuka mata. Struktur yang dibuka pada 16 April 1998 ini menampung bioskop IMAX, planetarium, dan laserium. cac.es.

Merupakan museum pertama di negara-negara teluk yang menampilkan seni Islam selama lebih dari 14 abad. (Foto: Martin Westlake)

Museum of Islamic Art, 10 Tahun
Pembukaannya pada 22 November 2008 tak cuma dihadiri para pejabat Qatar, tapi juga selebriti sekaliber Robert De Niro. Museum ini mengoleksi 800 artefak dan karya seni yang menceritakan kebudayaan Islam dalam kurun 1.400 tahun. mia.org.qa.

Legoland Billund merupakan salah satu taman hiburan paling terkenal di Denmark. (Foto: Visit Denmark)

Legoland Billund, 50 Tahun
Legoland telah diwaralaba ke sembilan negara. Membuka sejarahnya, taman balok Lego ini ternyata dirintis di sebuah kota kecil yang jarang terdengar—Billund, 260 kilometer dari Kopenhagen. Legoland Billund diluncurkan pada 7 Juni 1968. legoland.dk.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi April-Juni 2018 (“Selebrasi Spesial”)

Comments