Sarang Pesta di Tepi Tebing Uluwatu

Lanskap Omnia dengan bar beratapkan kubus kristal.

Oleh Yohanes Sandy
Foto oleh Johannes P. Christo

Tebing batu kapur serta pemandangan samudra tanpa batas merupakan formula daya tarik wisata di Uluwatu. Kini, daftar alasannya bertambah dengan hadirnya Omnia Dayclub, bar dan restoran kelas dunia besutan Hakkasan Group asal Las Vegas. Omnia Bali merupakan dayclub pertama mereka dan satu-satunya cabang Omnia di luar Amerika Serikat.

Omnia Dayclub Bali bersemayam di sisi tebing yang sama dengan properti prestisius Alila Uluwatu. Desain bangunannya ditangani oleh firma asal Singapura WOHA bekerja sama dengan Rockwell Group asal New York. Desainnya dicetak bernuansa modern dengan sudut-sudut tajam serta bentuk kubus yang seakan dibuat menjadi ciri khas Omnia Bali.

Kiri-kanan: Menu koktail atraktif; bar bergaya kantilever yang biasa digunakan untuk menikmati sesi mentari terbenam.

Dari pintu masuk, tamu akan disambut dengan interior kayu bernuansa kasual elegan. Melangkah lebih jauh, pengunjung akan tiba di area outdoor yang ditaburi daybed serta sebuah kolam menatap laut lepas. Di sisi kiri kolam bersarang bar dengan atap kubus kristal yang seolah menjadi ikon tak resmi Omnia Bali.

Daybed di tepi kolam renang merupakan opsi ideal untuk menghabiskan waktu di wadah kongko yang resmi dibuka akhir April 2018. Tapi di musim ramai turis, area ini kerap penuh sesak dengan pengunjung. Opsi alternatifnya adalah area VIP yang terletak di belakang panggung DJ. Area ini menaungi lima kabana yang dilengkapi dengan kolam renang yang didedikasikan bagi para tamu VIP.

Menu makanannya menyuguhkan pilihan hidangan laut, daging wagyu, serta sajian populer seperti grilled cheese sandwich. Inspirasi hidangannya dipetik dari kuliner khas Jepang yang disajikan di Sake no Hana—restoran yang merupakan bagian dari Omnia Bali. Untuk urusan minuman, Omnia Bali menawarkan menu yang ekstensif dengan pilihan mulai dari mocktail hingga koktail. Coba koktail Smoky Passion yang menjadi favorit pengunjung atau Tamarillo Diablo yang menyajikan cita rasa unik.

Area VIP dengan kolam privat.

Usai menyaksikan panorama mentari terbenam dari bar The Cube, idealnya tamu melanjutkan makan malam di Sake no Hana, yang sebelumnya lebih dulu terkenal di London. Tempat makan modern ini dapurnya dikepalai oleh Tadashi Inose yang berkolaborasi langsung dengan Hideki Hiwatashi dari Sake no Hana London untuk menciptakan menu-menu yang menggugah selera.

Tak dimungkiri, Omnia Bali merupakan tempat yang ideal untuk menghabiskan waktu di Pulau Dewata. Tak heran bila kelab ini senantiasa padat pengunjung saban harinya, terutama menjelang momen mentari terbenam. Kombinasi musik dari DJ ternama, pemandangan menawan, makanan menggoda lidah, serta pilihan minuman atraktif membuat Omnia Bali digandrungi. Namun, satu hal yang wajib dicatat, Omnia Bali hanya terbuka untuk tamu dewasa.

Jl. Belimbing Sari, Banjar Tambiyak, Desa Pecatu, Uluwatu; 0361/848-2 150; omniaclubs.com; buka dari pukul 11:00-22:30.

Comments