Pesona Pesisir Lampung

  • Anak-anak di Pulau Pisang tengah bermain di bekas dermaga yang rusak.

    Anak-anak di Pulau Pisang tengah bermain di bekas dermaga yang rusak.

  • Pantai yang masih jarang dijamah manusia di Pulau Pisang.

    Pantai yang masih jarang dijamah manusia di Pulau Pisang.

  • Kapal kayu yang membawa turis sedang berlabuh di Pulau Pahawang Kecil.

    Kapal kayu yang membawa turis sedang berlabuh di Pulau Pahawang Kecil.

  • Turis di salah satu pantai berpasir putih di Lampung.

    Turis di salah satu pantai berpasir putih di Lampung.

  • Air bening di Pantai Pahawang Cuku Bedil, Pahawang Besar.

    Air bening di Pantai Pahawang Cuku Bedil, Pahawang Besar.

  • Pantai Kelapa Dua dengan teluk kecilnya.

    Pantai Kelapa Dua dengan teluk kecilnya.

  • Karang indah di wilayah Pegadungan, Lampung.

    Karang indah di wilayah Pegadungan, Lampung.

  • Karang Gigi Hiu, salah satu obyek wisata pesisir di Lampung.

    Karang Gigi Hiu, salah satu obyek wisata pesisir di Lampung.

Click image to view full size

Walau masih di bawah bayang-bayang pamor Way Kambas, pantai-pantai di Lampung mulai menyita perhatian. Sebagian tersembunyi, anonim, dan bebas manusia. Daya tarik baru di selatan Pulau Perca.

Oleh Fadil Aziz

Kapal kayu yang membawa turis sedang berlabuh di Pulau Pahawang Kecil.

Gajah. Bukan pantai. Lampung lebih terkenal sebagai habitat mamalia darat terbesar ketimbang surga pesisir. Tapi trip saya kali ini berhasil menemukan alasan kenapa asosiasi tersebut mesti direvisi. Perjalanan dimulai dengan menyusuri Teluk Lampung ke arah barat daya Bandar Lampung. Di balik jendela mobil, tebing-tebing kapur menjulang berbalut warna hijau. Tiba-tiba laut pun muncul di sisi kiri. Sebuah pelang menjelaskan nama daerah ini: Pantai Queen Artha, pemberhentian pertama saya.

Pantainya masih lengang. Pasirnya berwarna kemerahan. Tak lama berselang, ada Pantai Mutun, obyek wisata populer bagi masyarakat Bandar Lampung dan sekitarnya. Begitu menginjakkan kaki di pantainya yang berpasir putih halus, para tukang perahu langsung menawarkan jasa menyeberang ke pulau kecil yang lazim dijadikan area piknik. Tampak di sana barisan gazebo menanti calon turis yang ingin leyeh-leyeh.

Berbeda dari pantai-pantai wisata keluarga semisal Ancol atau Kuta, Mutun dan tetangganya sepi manusia, padahal saya tiba di hari Sabtu. Keasriannya pun relatif terjaga meski mereka terpaut waktu tempuh yang singkat dari jantung kota.

Perjalanan menyisir Teluk Lampung dilanjutkan ke Pelabuhan Ketapang, titik tolak eksplorasi ke sejumlah pulau di teluk indah ini. Saat menanti nakhoda, sebuah mobil menghampiri. Empat pria datang membawa kotak perlengkapan pancing. Sebuah kapal kayu besar telah menanti mereka di ujung dermaga. Teluk Lampung memang cukup menjanjikan bagi kaum pengail ikan. Secara geografis, letaknya berseberangan dengan Ujung Kulon yang sering dijadikan lokasi memancing eksklusif presiden RI kedua. >>>

Share this Article


Comments

Related Posts

9368 Views

Book your hotel

Book your flight