Museum Terapung Pertama di Dunia

Ruang seni ini mengapung di atas Sungai Seine, Paris.

Menurut survei tahunan MasterCard Global Destination City Index, Paris selalu masuk tiga besar daftar kota yang paling sering dikunjungi sejagat. Ingin menghadirkan sesuatu yang baru bagi pelancong, Ibu Kota Prancis ini kembali memiliki aset baru untuk menjala segmen pencinta seni, yakni Fluctuart.

Ruang seni terapung pertama di dunia yang dibuka pada awal Juli 2019 silam ini mengapung di atas Sungai Seine, tepatnya di kaki Pont des Invalides. Nama bangunan seluas 1.000 meter persegi yang dibangun selama kurang lebih empat tahun tersebut diambil dari moto ‘fluctuat nec mergitur’ yang berarti “it rocks but never sinks”.

Terdiri dari tiga lantai, pusat seni ini memiliki ruang serbaguna, galeri, toko buku, hingga bar dan tempat makan di rooftop. Selain memamerkan koleksi seni jalanan dan grafiti karya Banksy, JR, dan Shepard Fairey, Fluctuart juga bakal menghadirkan karya-karya seniman baru. Menurut Nicolas Laugero Lasserre, pendiri Artistik Rezo dan Director of ICART (School of Culture Management and Art Market), misi Fluctuart adalah untuk menghubungkan seniman jalanan dari berbagai latar belakang untuk memamerkan karya seni mereka kepada dunia.

Baca juga: 3 Museum Fotografi; 6 Museum Buatan Merek Premium Dunia

Sampai saat ini, terdapat 15 karya permanen karya dari Laugero Lasserre dan Boursin, serta pameran tunggal yang berjudul “Exposition Time Capsule” karya salah satu seniman asal Brooklyn bernama Shown. Menariknya lagi, siapa saja dapat berkunjung ke museum ini tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Terlepas dari aturan-aturan yang mungkin kontradiktif dengan standar museum seni jalanan, Fluctuart dapat menjadi salah satu objek wisata menarik di Paris.

Informasi selengkapnya, kunjungi Fluctuart.

Comments