Merek Baru dari Grup Hyatt

Hôtel du Louvre dibangun atas titah Napoleon III dan pernah menjadi tempat Pissarro melukis Opera Garnier.

Mungkin ini sedang tren di dunia travel: menginap di hotel independen, tapi dengan standar pelayanan hotel waralaba global. Menangkap tren tersebut, pada tahun lalu Starwood meluncurkan merek Tribute Portfolio. Tahun ini, giliran Hyatt melansir The Unbound Collection. Tawarannya serupa: serangkaian hotel mewah yang memiliki karakter unik, lokasi premium, nilai sejarah tinggi, atau desain yang memukau, tapi selama ini bergerak secara mandiri.

Saat diluncurkan pada 3 Maret silam, The Unbound Collection baru menampung tiga properti, yakni The Driskill di Texas; Hôtel du Louvre di Paris; serta Carmelo Resort di Carmelo, Uruguay. Satu hotel lainnya, Coco Palms di Hawaii, masih dalam tahap peremajaan dan rencananya mulai beroperasi kembali pada 2018.

“Koleksi properti-properti baru ini memungkinkan kami menjangkau pelancong modern yang mendambakan pengalaman unik, tapi di saat yang sama juga menginginkan jaminan dan program loyalty dari Hyatt,” jelas Mark Hoplamazian, CEO Hyatt Hotels Corporation. Salah satu program yang dimaksud Mark baru saja diluncurkan: menginap selama tiga malam dari 1 April-30 Juni 2016 di properti The Unbound Collection, pemilik Hyatt Gold Passport hanya perlu membayar dua malam.

Informasi lebih lanjut, kunjungi The Unbound Collection by Hyatt.

Comments