Menyapa Alam di Galápagos

  • Pemandangan matahari terbenam di pelabuhan Puerto Arora.

    Pemandangan matahari terbenam di pelabuhan Puerto Arora.

  • Albatros.

    Albatros.

  • Burung fregat yang jamak dijumpai di Galapagos.

    Burung fregat yang jamak dijumpai di Galapagos.

  • Danau El Yungue.

    Danau El Yungue.

  • Karang bernama Devil's Crown.

    Karang bernama Devil's Crown.

  • Pantai Flour Beach dengan pasir putihnya.

    Pantai Flour Beach dengan pasir putihnya.

  • Iguana laut; salah satu satwa khas Galapagos.

    Iguana laut; salah satu satwa khas Galapagos.

  • Iguana merupakan binatang khas Galapagos.

    Iguana merupakan binatang khas Galapagos.

  • Para turis di Post Office Bay.

    Para turis di Post Office Bay.

  • Pantai Snow Beach dengan habitat anjing lautnya.

    Pantai Snow Beach dengan habitat anjing lautnya.

  • Salah satu sudut Puerto Ayora, kota dengan populasi terbanyak dan infrastruktur terbaik di Galapagos.

    Salah satu sudut Puerto Ayora, kota dengan populasi terbanyak dan infrastruktur terbaik di Galapagos.

  • Penyu berenang di antara bebatuan di Galapagos.

    Penyu berenang di antara bebatuan di Galapagos.

Click image to view full size

Melihat keajaiban satwanya, mudah dimengerti mengapa Galápagos menggoda hasrat peneliti untuk mempertanyakan sejarah kehidupan—juga makna eksistensi kita.

Oleh Trinity

Salah satu sudut Puerto Ayora, kota dengan populasi terbanyak dan infrastruktur terbaik di Galapagos.

Teori Evolusi yang disusun Charles Darwin bermula di Galápagos. Pada 1835, Darwin melakukan observasi ilmiah selama lima minggu di Kepulauan Galápagos. Pertanyaan demi pertanyaan menohoknya, terutama tentang bagaimana kehidupan merekah di sana. Seperempat abad kemudian, dia menerbitkan teori kontroversial yang mengupas evolusi makhluk hidup dan menggugat ajaran-ajaran agama.

Galápagos berlokasi di Samudra Pasifik, sekitar 1.000 kilometer sebelah barat Ekuador. Kepulauan yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini terdiri dari 13 pulau besar dan tujuh pulau kecil yang tersebar di lautan yang luasnya nyaris setara Jawa Timur. Pesawat mendarat di Galápagos, tepatnya di Bandara Seymour yang baru direnovasi. Usai membayar bea taman nasional, paspor saya diberi cap khusus Galápagos (seolah kepulauan ini adalah sebuah negara independen) yang menampilkan sosok hiu martil dan penyu.

Perjalanan diteruskan dengan bus menuju pelabuhan, disusul feri, lalu bus lagi menyusuri Pulau Santa Cruz ke arah selatan. Bus saya meniti seruas jalan aspal yang dibingkai belantara, hingga akhirnya mendarat di Puerto Ayora—kota dengan populasi terbanyak dan infrastruktur terbaik di Galápagos. Hanya tiga persen wilayah di Galápagos yang terbebas dari zona konservasi. Untuk menjelajahi kepulauan ini, turis diwajibkan membawa pemandu yang berlisensi resmi. Inilah strategi pemerintah Ekuador dalam melestarikan aset natural terbaiknya. >>>



Comments

Related Posts

7130 Views

Book your hotel

Book your flight