Menginap di Village Hotel Albert Court

Memilih hotel yang bisa menyajikan pengalaman berwisata layaknya warga lokal bukan perkara mudah. Di Singapura, satu merek hotel siap mengajak tamu untuk mengenal Singapura layaknya penduduk sekitar. Kami ulas penawarannya.

Teks dan foto oleh Yohanes Sandy

Singapura masih menjadi destinasi liburan utama turis Indonesia. Tiap tahunnya kurang lebih 2,5 juta wisatawan lokal mengunjungi negara tetangga tersebut. Belanja dan tur kota masih tetap menjadi aktivitas favorit mereka. Memilih penginapan yang menawarkan keduanya bukan hal yang mudah.

Fasad bangunan Village Hotel Albert Court yang masing dipertahankan keasliannya. (foto oleh Village Hotel Albert Court)

Village Hotel Albert Court adalah salah satu opsi gampang. Cerita hotel ini dimulai dari beberapa dekade silam. Bangunannya dulunya merupakan gedung pertokoan kuno. Pada 1994, jaringan Far East Hospitality mengambil alih kompleks ini dan menyulapnya menjadi hotel. Fasad dan struktur bangunannya dipertahankan, namun interiornya diperbarui. Penginapan ini memayungi 210 kamar yang dipecah menjadi lima kategori, mulai dari tipe Superior hingga Club Suite sebagai tipe tertinggi.

Area alfresco di depan lobi. (foto oleh Village Hotel Albert Court)

“Village Hotel Albert Court membidik pasar yang lebih matang,” tutur Arthur Kiong, CEO Far East Hospitality. Hal tersebut dapat dilihat dari pemilihan lokasi serta desain kamarnya yang simpel namun nyaman. Lokasinya pun cukup unik. Bersemayam di kawasan Little India, hotel ini mencoba menggaet tamunya dengan lokasi yang menawan dan membaur dengan lokal. “Salah satu ciri khas Village Hotel dalam jaringan Far East Hospitality adalah lokasinya yang berada dalam lingkungan yang berkarakter. Lokasinya sendiri memiliki cerita,” imbuh Arthur.

Little India di Singapura adalah perkampungan tempat menetapnya para imigran India di negeri jiran itu. Selayaknya distrik yang dihuni oleh satu golongan tertentu, akar budayanya pun cukup kuat. Saban tahun, para warga keturunan India kerap menggelar prosesi-prosesi keagamaan di sini. Ketika DestinAsian Indonesia berkunjung ke sana pada Oktober 2014, kawasan ini tengah dalam keriaan menyambut Diwali atau Festival Cahaya. Little India bersolek. Lampu-lampu penjor menghiasi jalanan utama. Para pemeluk agama Hindu melakukan beragam upacara di salah satu kuil paling besar di Singapura yang terletak di Serangoon Road—yang berjarak hanya lima menit berjalan kaki dari hotel. Pengalaman untuk merasakan kehidupan penduduk lokal seperti ini yang ditawarkan oleh Village Hotel Albert Court.

Hidangan di Shish Mahal yang memanjakan lidah. (Foto: Yohanes Sandy)

>>



Comments

Related Posts

4080 Views

Book your hotel

Book your flight