Melacak Sakura Via Aplikasi

Turis kini dapat memantau lebih dari 1.000 lokasi sakura yang mekar. (Foto: Hirosaki City/©JNTO)

Musim semi di Jepang menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Pasalnya, selama musim yang berlangsung mulai Maret hingga Mei ini, Jepang bakal diselimuti oleh hamparan bunga sakura yang memanjakan mata. Sebagai magnet pariwisata terbesar, biasanya Jepang menghadirkan beragam festival musim semi hingga meluncurkan berbagai produk makanan dan minuman bercita rasa sakura. Tak heran jika jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jepang melonjak dua hingga kali lipat dibandingkan musim lainnya.

Sayangnya, meskipun pohon sakura ditanam di banyak tempat, mulai dari taman, sisi jalan, kaki gunung, hingga pinggir sungai, namun sang bunga legendaris ini memiliki waktu mekar yang berbeda-beda tiap daerah. Selain itu, periodenya terbilang cukup singkat dan tidak lebih dari dua minggu. Biasanya, bunga sakura di daerah selatan mulai mekar pada Maret, kemudian diikuti oleh sakura yang berada di pertengahan dan terus sampai ke utara.

Oleh karena itu, guna memudahkan wisatawan, sejak 2016 silam, Japan Meteorological Corporation (JMC) meluncurkan aplikasi bernama Sakura Navi. Namun, tahun ini aplikasi yang bisa memantau lebih dari 1.000 lokasi mekarnya sakura tersebut dirancang kian canggih. Sakura Navi bahkan dapat memberi tahu penggunanya tentang lokasi terdekat bunga sakura yang akan mekar dalam beberapa hari lagi.

Baca juga: Akses Langsung Menuju Gunung FujiBandara Haneda Ganti Nama Terminal

Berdasarkan data yang didapat dari JMC, tahun ini bunga sakura di Tokyo bakal mulai mekar pada 21 Maret dan mencapai mekar sempurna pada 28 Maret. Sementara itu, sebagian sakura di daerah lainnya akan dimulai pada akhir Maret hingga awal April. Ini menjadi waktu terbaik bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Jepang. Kyoto diprediksi akan dipenuhi sakura pada 25 Maret sampai 2 April, Osaka pada 27 Maret hingga 3 April. Namun daerah lain seperti Aomori dan Hokkaido akan berlangsung lebih lambat, yakni mulai April hingga awal Mei.

Informasi selengkapnya, kunjungi Japan Meteorological Corporation (JMC).

Comments