Maskapai Indonesia Terbang ke Eropa Lagi

Larangan dicabut setelah sebelas tahun berlaku. (Foto: Free Images/Tahseen Khan)

Komisi Eropa akhirnya resmi mengumumkan bahwa seluruh maskapai Indonesia kini boleh terbang ke kawasan Uni Eropa setelah absen selama 11 tahun. Penghapusan maskapai Tanah Air dari daftar tersebut disampaikan langsung dalam siaran pers Dinas Luar Negeri Eropa. Violeta Bulc selaku Komisioner Eropa untuk Transportasi, mengatakan bahwa kebijakan Uni Eropa ini diambil setelah mereka menilai ada perbaikan kualitas dalam hal keselamatan penerbangan di Tanah Air.

Sebenarnya larangan terbang bermula dari sejumlah kecelakaan pesawat di Indonesia. Kemudian di awal 2007, ICAO (International Civil Aviation Organozation) melakukan USOAP (Universal Safety Oversight Audit Programme) terhadap Otoritas Penerbangan RI. Hasilnya, diperoleh lebih dari 120 findings yang dinilai tidak mematuhi standar aturan keselamatan penerbangan. Beberapa tahun kemudian, maskapai utama seperti Garuda Indonesia, Indonesia Air Asia, Citilink, Lion Air dan Batik Air telah dihapuskan dari daftar tersebut, namun beberapa maskapai lainnya masih masuk tabel hitam.

Pencabutan larangan terbang tersebut disambut baik oleh Kementerian Perhubungan RI. Bahkan beberapa maskapai dikabarkan tengah menjajaki kesempatan untuk bisa terbang langsung ke Eropa. Meskipun membutuhkan waktu yang tak sebentar dalam mengurus izin pembukaan rute yang sesuai dengan standar internasional, pemerintah Indonesia yakin dapat memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk penerbangan dari dan ke kota besar, seperti Jakarta dan Bali.

Informasi selengkapnya, kunjungi eeas.europa.eu.

Comments