Masa Depan Grand Inna Bali Beach

Sepasang turis di pantai yang terhampar di depan Grand Inna Bali Beach, hotel bintang lima pertama di Bali yang diresmikan pada 1966. (Foto: Johannes P. Christo)

Maret 2019, Grand Inna Bali Beach mulai melakukan renovasi masif yang menghabiskan dana hingga Rp2,8 triliun. Akomodasi tertinggi di Sanur yang merupakan peninggalan mendiang Bung Karno tersebut bakal direvitalisasi menjadi “Kawasan Hotel Indonesia Bali”.

Hotel bintang lima pertama di Bali yang telah melayani tamu sejak 1966 ini akan mengubah tampilan lobi dan interior, menambah beberapa hotel kecil dan 73 vila premium, termasuk presidential vila, ruang serbaguna berkapasitas 10.000 orang, pasar seni, taman seluas 16 hektare, dermaga hingga helipad. Konsepnya dibuat semirip mungkin dengan kawasan di Nusa Dua.

Rencananya, renovasi proyek yang dipimpin oleh PT Hotel Karya Indonesia ini berlangsung secara bertahap selama empat tahun ke depan. Untuk fase pertama renovasi besar-besaran ini digarap oleh Popo Danes yang merombak bagian selatan hotel seluas 2,4 hektare. Arsitek asal Bali tersebut bakal menyematkan aneka ukiran Bali, salah satunya berbentuk layangan tradisional Janggan yang dipercaya sebagai naga sang penjaga kestabilan dunia. Diharapkan tahap pertama selesai pada November 2020.

Baca juga: 6 Hotel Tertua di Bali; Wisata Kuliner: Sehari di Sanur

Setelah proyek ini rampung, Grand Inna Bali Beach diklaim menjadi resor terbesar di Sanur. Iswandi Said, Direktur Utama Hotel Indonesia Group ingin memikat segmen MICE, karena di Denpasar belum ada pusat konvensi yang mumpuni. Selain itu, ia juga menginginkan hotel milik negara tersebut menjadi salah satu hotel kebanggaan bangsa Indonesia.

Informasi selengkapnya, kunjungi Grand Inna Bali Beach.

Comments