Maroko Resmikan Kereta Tercepat Pertama di Afrika

Proyek ini merupakan upaya Raja Muhammad VI untuk merevitalisasi dan mengembangkan sektor kereta nasional.

Kereta cepat telah menjadi transportasi andalan beberapa negara. Setelah Jepang dan Tiongkok, baru-baru ini, Maroko akhirnya resmi memiliki kereta tercepat pertama di Afrika. Diprakarsai oleh perusahaan asal Prancis, Alstom dan operator kereta nasional Maroko, ONCF, kereta bernama Al Boraq—yang berarti kilat—berlari dengan kecepatan 320 km per jam dan akan beroperasi dari Tangier ke beberapa kota di Maroko.

Tangier dipilih sebagai stasiun utama karena kota pelabuhan tersebut telah lama berfungsi sebagai pintu gerbang bagi wisatawan Eropa ke Afrika. Perjalanan menuju Kasablanka yang biasanya ditempuh selama 4 jam 45 menit nantinya dipangkas menjadi 2 jam 10 menit. Sedangkan, perjalanan Tangier-Marrakesh bakal ditempuh dalam 4 jam 45 menit dari 10 jam.

Sebagai peresmian, Raja Maroko, Muhammad VI dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron melakukan perjalanan perdana dari Tangier ke Rabat yang ditempuh hanya dalam waktu 80 menit, jauh lebih cepat jika dibandingkan sebelumnya yang memakan waktu hingga empat jam.

Baca juga: Tur Kereta Terpendek di Dunia6 Jalur Kereta Terpanjang Dunia

Proyek masif ini membutuhkan waktu pembangunan hingga delapan tahun dengan biaya lebih dari dua miliar dolar. Untuk membangun jalur kereta, Maroko mendapatkan suntikan dana dari Prancis dan pinjaman dari Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Bakal resmi dibuka untuk umum mulai bulan ini, kereta yang mampu menampung hingga 533 penumpang tersebut diharapkan dapat meningkatkan sektor ekonomi dan pariwisata di Maroko.

Informasi selengkapnya, kunjungi ONCF.

Comments