Maladewa Bangun Resor Bawah Laut Pertama

Resor ini berada lima meter di bawah permukaan Samudra Hindia.

Vila bawah laut sebenarnya bukan hal baru di dunia perhotelan. Sebut saja Manta Resort di Pulau Pemba, Atlantis The Palm Dubai, dan Resort World Sentosa di Singapura. Namun, Conrad Maldives Rangali Island menawarkan konsep kediaman di bawah laut mewah dan diklaim menjadi yang pertama di dunia.

Muraka—yang berarti karang dalam bahasa lokal—digadang-gadang menjadi satu-satunya resor yang bakal memberikan sensasi hotel bawah laut paling fantastis. Menghabiskan dana Rp210 miliar, vila bertingkat yang mampu menampung hingga sembilan orang tamu tersebut dilengkapi dengan pusat kebugaran, bar, kolam renang, butler, dan bathub yang menghadap laut.

Di kamar atas, tamu dapat bersantai di dalam bathub yang langsung menghadap laut.

Konsultan desain asal Selandia Baru, MJ Murphy Ltd bertanggung jawab membangun vila yang bakal rampung pada November 2018 mendatang. Berada lima meter di bawah permukaan Samudra Hindia, hotel ini dirancang menggunakan kubah akrilik melengkung yang menyediakan 180 derajat pemandangan bawah laut. Bagian bawah terdiri dari kamar tidur berukuran besar, ruang tamu dan kamar mandi. Untuk terhubung ke lantai atas, tamu dapat menaiki tangga spiral.

Reosr ini juga memiliki dek seluas 550 meter persegi.

General Manager Conrad Maldives Rangali Island, Stefano Ruzza mengatakan pihaknya sangat senang bisa menyajikan properti berbeda. “Kami ingin menyajikan pemandangan bawah laut yang luar biasa dari perspektif yang benar-benar baru,” ungkap Stefano. Ini menandai usaha kedua Conrad Hotels & Resorts dalam arsitektur bawah laut setelah meluncurkan Ithaa, restoran bawah laut sejak 13 tahun silam. Merek hotel internasional pertama yang memasuki pasar Maladewa ini terletak di dua pulau pribadi yang disatukan oleh jembatan di Alif Dhaal Atoll.

Informasi selengkapnya, kunjungi Conrad Maldives Rangali Island.

Comments