Korsel Siap Sambut Ibu Kota Baru


Lalu lintas di Seoul yang padat. (Foto: Michael Zappa/Flickr)

  • Seoul terlihat padat dengan kehadiran gedung-gedung pencakar langit, area industri serta perumahan penduduk. (Foto: Emmanuel Dyan/Flickr)

    Seoul terlihat padat dengan kehadiran gedung-gedung pencakar langit, area industri serta perumahan penduduk. (Foto: Emmanuel Dyan/Flickr)

  • Lalu lintas di Seoul yang padat. (Foto: Michael Zappa/Flickr)

    Lalu lintas di Seoul yang padat. (Foto: Michael Zappa/Flickr)

Click image to view full size

Meskipun ditolak oleh sejumlah kalangan, Korea Selatan tetap akan memindahkan Ibu Kotanya ke Sejong, sekitar 150 kilometer arah selatan Seoul. Diharapkan, hingga 2030 kelak, sebanyak 500 ribu penduduk akan bermigrasi ke Ibu Kota baru ini. Sebagai permulaan, pada Agustus 2012 silam, para pekerja pemerintahan sudah direlokasi ke kantor baru. Ambisinya, pada 2014 nanti, 16 kantor kementerian dan kantor-kantor pusat (termasuk kantor perdana menteri) akan dipindah ke Sejong. Meskipun demikian, gedung parlemen dan beberapa kementerian ujung tombak akan tetap berada di Seoul.

Rencananya, seperti dilansir dari berbagai sumber, untuk menyambung Seoul dan Sejong akan dibangun jalur kereta api yang bisa menghubungkan keduanya dalam waktu 30 menit. Saat ini, pembangunan di Sejong tengah berlangsung dengan biaya $21 miliar yang mencakup pembuatan gedung-gedung perkantoran, sarana transportasi publik, perumahan, dan lain sebagainya. Meskipun demikian, sepertinya rencana kepindahan ini tak akan membawa dampak hebat bagi dunia pariwisata. Pasalnya, pemerintah masih mempertahankan Seoul sebagai pusat hiburan dan pintu keluar masuk internasional. Kelak, dengan hadirnya Ibu Kota kedua ini, Korea Selatan akan berstatus negara dengan dua kota Ibu Kota seperti Malaysia, Belanda, dan Afrika Selatan.



Comments

Related Posts

2813 Views

Book your hotel

Book your flight