Komersialisasi Bandara Silangit


Pemandangan Danau Toba. (Foto: Flickr/Max Grabert)

  • Pemandangan Danau Toba. (Foto: Flickr/Max Grabert)

    Pemandangan Danau Toba. (Foto: Flickr/Max Grabert)

  • Bandara Silangit tampak dari udara. (Foto: Flickr/PT Mitra Engineering Group)

    Bandara Silangit tampak dari udara. (Foto: Flickr/PT Mitra Engineering Group)

Click image to view full size

Bandara Kualanamu baru saja diresmikan bulan Juli lalu menggantikan Bandara Polonia. Salah satu bandara lain di Sumatera Utara yang siap difungsikan sebagai bandara komersial adalah Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara. Dibangun pada zaman penjajahan Jepang, bandar udara ini memiliki landasan dengan panjang 2.250 meter dan lebar 30 meter. Landasan pacu tersebut mampu dilandasi pesawat jenis Fokker F-100 dan Boeing 737-300. Malah, rombongan presiden pernah mendarat dengan menggunakan armada Boeing 737-500 pada 2011 silam.

Akhir tahun 2012, bandara tersebut pengelolaannya diserahkan pada PT. Angkasa Pura yang otomatis membuat bandara kuno ini menjadi bandara komersial. Menteri BUMN, Dahlan Iskan bahkan sudah meminta beberapa maskapai untuk membuka penerbangan ke Silangit. PT. Angkasa Pura sendiri telah menganggarkan dana sebesar Rp143 miliar untuk pengembangan bandara tersebut. Semenjak beralih fungsi menjadi bandara komersial beberapa maskapai kecil seperti Sky Aviation dan Susi Air membuka beberapa rute ke sana seperti Batam – Silangit, dan Pekanbaru – Silangit. Kabar terbaru, Lion Air juga akan membuka rute ke bandara ini.

Pengembangan bandara kuno ini direncanakan selesai akhir tahun 2016 dan diharapkan mampu mendukung pariwisata sekitarnya terutama Danau Toba yang legendaris itu.



Comments

Related Posts

4354 Views

Book your hotel

Book your flight