Kempinski Buka Hotel di Myanmar

Pintu di lobi yang dihiasi ukiran masif.

Myanmar sedang berkembang. Tak ayal, negara yang dulu dikenal dengan nama Burma ini mulai dilirik investor. Jaringan hotel Kempinski Hotels membuka properti pertamanya di Myanmar, tepatnya di Naypyidaw. Pilihan lokasi ini dianggap paling tepat. Pasalnya, kota tersebut baru saja dinobatkan sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi paling cepat di jagat oleh CNN. Kempinski Hotel Naypyidaw terletak berdekatan dengan Myanmar International Convention Center serta menaungi 141 kamar dan suite. Desain yang dipilih cukup unik. Untuk properti anyarnya ini, Kempinski Hotels memilih desain yang terinspirasi dari gaya tradisional Myanmar. Semuanya diaplikasikan di berbagai sudut hotel. Yang paling menonjol bisa dilihat di Royal Pavilion yang terinspirasi arsitektur dari dinasti Kone Baung dari abad ke-18.

Kamar dan suite dibangun dengan langit-langit tinggi dan jendela besar guna menciptakan kesan lapang. Masing-masing unitnya dipermanis dengan televisi layar datar canggih. Guna memanjakan tamu, penginapan premium tersebut juga dilengkapi dengan koneksi WiFi gratis dan layanan butler. Hotel yang akan dibuka pada 1 November 2014 ini dilengkapi lima gerai F&B, enam ruang rapat yang mampu menampung hingga 400 tamu, kolam renang outdoor, lapangan tenis, pusat kebugaran, serta Kempinski Spa yang siap dibuka pada 2015. Selama masa pembukaan, hotel yang memulai debutnya untuk tamu ASEAN Summit ini menawarkan tarif perkenalan mulai dari $180 untuk kamar Premier Suite hingga 31 Desember 2014.

11-12 National Guest House Compound, Shwe Pyi Yaw Win Road , Dekkhina Thiri Township, Naypyidaw; 95-67/810-6061; Kempinski Hotel Naypyidaw; doubles mulai dari $190.

Comments